Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri
May 19, 2011
Beberapa tahun yang lalu saat VCD/DVD player masih booming, sambil mengisi waktu luang aku dengan dibantu kakakku sama-sama membuat box speaker Subwoofer. sistem Subwoofer ini memang aku tujukan untuk melengkapi sistem amplifierku yang masih kurang di nada bass (nada rendah). secara komplet, sistem amplifier yang aku rancang terdiri dari 2 speaker woofer untuk bass kiri kanan, 2 speaker tweeter untuk treble kiri kanan dan 1 speaker subwoofer untuk nada bass rendah. hasilnya cukup lumayan, walaupun buatan sendiri. sistem ini sudah aku ujicoba untuk komputer saat main game 3D FPS. efek suara dalam game seperti: suara tembakan tank, ledakan granat, ledakan bom serasa open dan berdentum. mantap kalau main game pake sound system seperti ini. kalau ingin beli jadi juga bisa, pilih speaker aktif yang dilengkapi dengan speaker subwoofer.
tapi kalau aku sendiri, lebih puas kalau merakit dan bereksperimen sendiri akan tetapi hasilnya juga ada. selain itu sistem amplifier yang sudah kulengkapi dengan Subwoofer juga sudah aku pakai untuk memperkuat sound keluaran dari MP4, DVD player, PC, dan laptop.

pada waktu itu aku sama sekali tidak punya pengetahuan membuat box speaker, tetapi lebih ke “trial & error”. pengalaman pertama membuat box speaker dengan kayu lunak hasilnya buruk sekali, suara bass tak keluar malah suara noise yang berlebihan karena kayu tidak kuat menahan getaran speaker. ternyata ada beberapa hal yang mempengaruhi hasil akhir suara yang dihasilkan oleh box speaker Subwoofer.
- sistem active crossover (subwoofer filter) atau low pass filter
pada awalnya saya mencoba beberapa rangkaian subwoofer filter atau tapis subwoofer tetapi yang paling pas adalah rangkaian subwoofer filter yang dilengkapi dengan pengatur frekuensi.
pengatur frekuensi digunakan untuk menentukan output nada rendah yang diinginkan dari frekuensi antara 20 Hz sampai 75 Hz.
pemilihan frekuensi untuk Subwoofer umumnya berkisar antara 20 Hz sampai 100 Hz, dan frekuensi bass diatas 100 Hz lebih cocok ditangani oleh speaker Woofer. skema rangkaian elektronika dan PCB dari Filter Subwoofer (Low Pass Filter) yang dilengkapi dengan kontrol frekuensi dapat dilihat dengan klik DISINI. - jenis kayu untuk box
kayu yang paling bagus menurut aku adalah kayu jati yang keras dan permukaannya sudah dihaluskan. - speaker yang digunakan di box Subwoofer harus khusus jenis speaker Subwoofer dan bukan speaker Woofer.
- output dari rangkaian subwoofer filter harus diumpankan ke power ampilifier yang mempunyai daya yang mencukupi dan tidak melebii spesifikasi daya maksimum speaker. misal jika menggunakan speaker Subwoofer dengan daya maksimum 200 W maka bisa dipakai power amplifier dengan daya 150 W.
Rancangan Box yang saya desain
box yang aku buat tidak didasarkan pada peritungan teoritis, akan tetapi menggunakan “feeling” ukuran yang aku nilai pantas.
jika kamu menginginkan box yang lebih tertib, silakan pergunakan panduan dan perhitungan ukuran pembuatan box subwoofer yang banyak beredar di internet. aku mengambil desain box dengan jenis box berventilasi karena alasan sederhana dan mudah untuk dibuat. spesifikasi dari box yang aku buat bisa dilihat di gambar.
berikut ini adalah ukuran-ukuran yang ada dalam rancangan box subwoofer saya sendiri:
desain box ini tidak di khususkan untuk penggunaan di mobil, box semacam ini hanya cocok untuk audio sistem rumahan yang biasanya dipergunakan untuk DVD media player, Komputer, ataupun game console. sebenarnya box subwoofer mempunyai aneka desain baik itu untuk car audio, speaker active, multimedia, maupun Home theater, untuk mengenal macam-macam box subwoofer silakan klik DISINI.
Silakan baca juga posting saya lainnya yang berjudul ”Membuat surround home theatre untuk komputer atau laptop” dengan klik DISINI. dalam posting tersebut saya membahas tentang Surround Home Theatre yang sederhana dan bisa digunakan untuk beragam sumber audio seperti: komputer, TV, MP4 player, DVD player, dll.
Oke, kembali ke topik…… inilah Spesifikasi speaker Subwoofer yang aku gunakan: Bossini 6 1/2 inch BS-6522 Max Power 200 W impedance 4 ohms Double coil high performance.
spesifikasi Power amplifier: 150 W OCL amplifier
spesifikasi Filter Subwoofer: Filter subwoofer dengan 20 – 75 Hz Frequency control.
kalau sempat, silakan kunjungi blog saya lainnya yaitu:
dan kunjungi juga artikel-artikel tulisan saya lainnya berikut ini:
>> Review: Headset Keenion Kdm-219 Value But Powerfull
>> Motorola Charm The “Blackberry” with Android taste
>> Make Various Kinds of Simple UHF Preamplifier (Booster)
>> Performance of Different Kinds Processors From Intel & AMD
>> Beautiful Sparkling Stars in The Milky Way
>> My Strawberry Plants in Pots
>> Stereo Audio Amplifier with Tda 2004
>> Built Your Own Fm Wireless Microphone
>> Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost
>> Amplified Uhf Antenna for Best Reception
>> Uhf Dipole Antenna Easy to Built





June 23, 2011 at 7:14 am
Kalau subwoofer 10 inch….ukuran box nya berapa mas…..mohon pencerahan…:D
June 24, 2011 at 12:48 am
kalau mau mengikuti ukuran sesuai dengan desain saya di posting, maka untuk speaker Subwoofer 10 inchi ukuran-ukuran box harus diperbesar 1,6 kali. (termasuk ketebalan material box, misalnya ketebalan kayu).
misal: lebar sisi 20 cm maka untuk speaker 10 inchi berlaku =>> 20cm x 1,6 =32cm begitu juga untuk ukuran-ukuran yang lain.
ketebalan kayu yang saya gunakan dalam posting untuk speaker subwoofer 6 inch adalah 0,8 cm, jadi untuk speaker 10 inch ketebalan kayu (material box) ada di sekitar 0,8 x 1,6 = 1,28 cm.
kalau ingin menghitung ukuran box secara presisi dan detail (tapi agak rumit) bisa kunjungi:
http://www.the12volt.com/caraudio/boxcalcs.asp
June 24, 2011 at 8:39 am
Thanks atas inponya mas…….kalau beli buatan pabrik subwoofer aktif merek apa yg bagus untuk disambungkan ke dvd compo dan bagaimana caranya supaya subwoofer bisa menghasilkan suara dentumannya seperti yg dipakai dimobil dan bisa terdengar sejauh 200 meter….
June 25, 2011 at 1:11 am
kalau menurut saya, merk dan kualitas suara tergantung selera pribadi masing-masing. tapi mungkin mas Eyank bisa mempertimbangkan beberapa merk subwoofer seperti dari Polytron, Simbadda, Altec Lansing, atau Logitech.
kalau pengen kaya di mobil biasanya setting box speaker diserahkan ke ahlinya karena biar resonansi nada rendahnya bisa maksimal.
speaker Subwoofer yang digunakan juga kualitasnya bagus (biasanya mahal mas). power amplifier yang digunakan juga besar.
yang ingin saya tahu mas, kenapa Subwoofer mas harus terdengar sampai 200 meter? apa gak kejauhan mas? karena untuk jarak jauh dan area luas speaker Subwoofer (range frekuensi suara dibawah 100 Hz) membutuhkan daya yang lebih besar daripada speaker woofer (range frekuensi suara antara 100 Hz – 10 KHz) dan speaker tweeter( range frekuensi suara diatas 10 KHz). karena secara alami telinga manusia kurang peka terhadap frekuensi dibawah 100 Hz.
June 25, 2011 at 3:14 am
Eyank pernah dengar suara bass yg berdentum dari sebuah mobil padahal mobil tsb jaraknya masih jauh tetapi ketika mobil tsb mendekati kita suara bassnya berkurang tidak seperti dari kejauhan…..nah yg seperti ini eyank maksud.
Tapi ada juga suara bass yang bagus terdengar hanya diruangan itu saja tetapi tidak bagus terdengarnya saat kita diluar ruangan tsb padahal pintu ruangan sudah dibuka sekalipun.
June 26, 2011 at 8:01 am
mirip sama Subwoofer saya itu mas Eyank, Subwoofer saya kalau di dalam ruangan: suara Subwoofer terdengar balance dengan suara dari tweeter maupun woofer, tapi pas saya keluar rumah yang kedengaran adalah suara bass Subwoofer nya. Nada Bass Subwoofernya terasa lebih dalam dan lebih mantap. saya pikir ini pengaruh resonansi dari dinding rumah. karena ketika tangan saya menyentuh dinding, dinding rumah bergetar sesuai dengan suara keluaran Subwoofer. bukankah benda yang bergetar itu akan menghasilkan suara? apalagi dinding rumah juga mempunyai luas bidang yang lebih lebar dan luas daripada membran speaker yang ukurannya hanya beberapa inchi. ini bisa diibaratkan sebagai speaker “kedua”. kalau kasus Subwoofer mobil, ada kemungkinan benda-benda di sekitar mobil (bangunan, kendaraan, pohon, body mobil) ikut memberikan kontribusi resonansi pada suara Subwoofer, sehingga suara yang dihasilkan Subwoofer lebih dikuatkan daripada jika didengarkan dari jarak dekat.
June 26, 2011 at 11:52 am
Pernahkah terpikirkan oleh anda untuk membuat subwoofer aktif yang mantap dan berniat untuk dipasarkan melalui internet atau dilingkungan anda?
June 27, 2011 at 12:17 am
sementara belum terpikir mas Eyank, karena apa yang saya lakukan itu cuma saya anggap hobby dan untuk mengisi waktu.
sejak kecil saya suka ngoprek-oprek yang berkaitan dengan elektronika mas.
June 29, 2011 at 7:20 am
Oh gitu toh mas……..ternyata pembuatan box subwoofer termasuk rumit utk teori dan rumusnya….tapi menurut saya kenapa gk langsung saja dari ahlinya memberikan ukuran jadi seperti desain punya mas….jadi kita langsung mengikuti ukuran yg sudah ada dan tidak pusing2 nge-rumus segala…..seperti pembuatan antena wajan bolic dari ahlinya ukuran sudah ada,tinggal kita mengikuti saja. an rumusnya….tapi menurut saya kenapa gk langsung saja dari ahlinya memberikan ukuran jadi seperti desain punya mas….jadi kita langsung mengikuti ukuran yg sudah ada dan tidak pusing2 nge-rumus segala…..seperti pembuatan antena wajan bolic dari ahlinya ukuran sudah ada,tinggal kita mengikuti saja.
June 29, 2011 at 12:26 pm
mungkin tidak disebarluaskan demi alasan kepentingan komersial mas, misalnya desain subwoofer suatu merk tertentu. akhirnya kalau orang lain mau membuat disuruh menghitung sendiri. saya sendiri tidak terlalu ambil pusing, asal Subwoofernya bisa menghasilkan suara bass rendah yang nendang, bagi saya itu sudah cukup bagus.
July 30, 2011 at 9:44 am
mas,,kalo untuk tempat speaker satu sisi dengan lubang ventilasi apakah ukuranya juga sama??hasil tanggapan suara apakah juga sama??trmksh ms,,
July 30, 2011 at 2:04 pm
saya sendiri belum pernah mencobanya mas, mungkin mas bisa bereksperimen untuk mendapat hasil terbaik. menurut pendapat saya, desain “letak speaker satu sisi dengan lubang ventilasi” mempunyai banyak kelemahan yaitu:
1. jarak membran speaker dengan dinding box yang menghadap speaker terlalu dekat (diukur secara tegak lurus), sehingga redaman akustiknya kurang.
redaman akustik yang kurang bisa menimbulkan noise dan getaran yang berlebihan pada box speaker.
pada desain yang saya kemukakan di posting, jarak antara membran speaker dengan sisi bawah box (diukur secara tegak lurus) lebih panjang sehingga redaman akustiknya lebih baik.
2. desain “letak satu sisi” hanya cocok digunakan untuk aplikasi box speaker full range dan bukan untuk box khusus subwoofer. itulah sebabnya box speaker subwoofer professional dan pabrikan jarang menggunakan desain seperti itu.
3. harus mempunyai peredam yang bagus.
saya pernah melihat sendiri, desain box speaker full range dengan letak speaker woofer, bass reflex dan tweeter terletak pada satu sisi, ternyata disemua dinding bagian dalamnya dilapisi busa yang tebal.
sedangkan desain box speaker seperti yang saya kemukakan hanya membutuhkan peredam di sisi bagian bawah box saja. (box speaker subwoofer saya, saya beri peredam dari gabus)
August 24, 2011 at 3:47 am
[...] >> Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri [...]
September 26, 2011 at 4:31 am
[...] >> Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri [...]
September 30, 2011 at 4:52 pm
salam kenal mas sesama pecinta elektronik..
nice post…!!
October 1, 2011 at 12:56 am
salam kenal juga mas Iccank, trims sudah mampir di blog saya…
October 6, 2011 at 12:17 pm
ass.slm knl mas arjip.aku hary.stlh bc blook pny ms .ku jd pngn sperti ms..tp sya mch awam sekali tntng elektronik.tp sy pngn bwt box subwofer 10″tp dlm satu box da 2 SUBWOOFER.tp speker tu tdk nampk dr luar hny saja kliatan lubang udara.a sja.apkah bisa.trus hsil suara.a bgemn.ukurn.a berapa y ms.trima ksih ms lm knl.
October 6, 2011 at 11:50 pm
salam kenal juga mas Hary…
kalau dalam 1 box ada 2 speaker dan 1 lubang ventilasi, mungkin desain yang mas Hary maksud adalah desain “Isobaric box”. saya belum pernah buat desain seperti itu, menurut saya agak rumit mas.
sedikit keterangan tentang “Isobaric box”:
Model menggunakan dua subwoofer dengan menempel face to face, dengan satu system cable yang berlawanan. Secara garis besar isobaric terdiri dari 2 subwoofer, 2 amplifier dari setengah ukuran box. Kelebihan : Ukurannya sangat kecil, distorsi rendah, Kekurangan : Efisiensi sangat kecil, ukurannya kecil untuk ukuran yang dianjurkan buat dua subwoofer.
untuk referensi lainnya bisa dilihat langsung di link-link ini mas:
http://www.instructables.com/id/Isobaric-Subwoofer/
http://www.diyaudio.com/forums/multi-way/91674-isobaric-subwoofer-do-not-do.html
http://www.diyaudio.com/forums/subwoofers/91374-commercial-isobaric-sub-inspiration.html
http://www.diyaudio.com/forums/multi-way/115116-isobaric-designs.html
October 10, 2011 at 1:57 pm
[...] >> Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri [...]
October 19, 2011 at 3:09 pm
emang berapa sih harga subwoofer itu..? Salam knal dari anak trenggalek…
October 19, 2011 at 10:43 pm
hallo mas Aris… salam kenal juga ya…
harga Speaker Subwoofer variatif tergantung merk, ukuran dan kualitas. Speaker Subwoofer memang lebih mahal bila dibandingkan dengan speaker Woofer untuk ukuran inch yang sama. untuk lebih jelasnya silakan survey harga Subwoofer lewat Google.
untuk Speaker Aktif Subwoofer lebih mahal lagi, karena sudah satu paket dengan box, rangkaian subwoofer dan amplifiernya.
October 24, 2011 at 11:45 pm
[...] >> Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri [...]
November 14, 2011 at 4:56 am
mas kalo buat OCL 150W mau dbikin BTL cocoknya beli speaker woofer/ fullrange yg berapa in dan kira2 habis berapa ya?
trims
November 14, 2011 at 11:49 pm
disesuaikan kebutuhan untuk daya yang besar bisa dipasang ukuran inch yang besar pula. untuk biaya total sebaiknya mas Munajib langsung survey harga-harga ke toko elektronikanya…
November 15, 2011 at 9:22 am
saya coba ocl dibuat btl cuma pake resistor jumper seperti yyg ada di internet tapi kok malah gak bunyi ya, barangkali bisa bantu saya
November 16, 2011 at 6:45 am
saya belum pernah pakai yang tipe BTL mas, kalau belum berhasil coba cek satu-satu komponen, perkawatan dan kaki-kaki transistor apakah sudah benar pemasangannya. dulu waktu OCL saya ngadat saya cek ternyata ada transistor yang udah rusak, trus saya ganti baru ternyata tetap tidak bisa, akhirnya saya tes pakai multitester ternyata penempatan kaki transistornya berbeda padahal tipenya sama.
November 16, 2011 at 8:48 am
sudah bisa ternyata tegangan supply kurang tinggi mas, oya kalo kira2 finalnya dua set 2n3055 cocoknya dibeliin speaker yg berapa in berapa watt ya mas
November 17, 2011 at 8:44 am
ukuran watt speaker usahakan lebih besar dari watt amplifier, kalau tipe BTL itu dayanya lebih besar dari tipe linear amplifier, mungkin 10 inchi keatas cocok mas…
November 17, 2011 at 11:53 am
ok.trims atas sarannya, kalo box subwoofer yg mas pernah bikin tuh dari kayu apa dan butuh berapa meter persegi belinya, kalo bs cantumin harganya ya.trims
November 22, 2011 at 12:15 am
kayunya yang saya pakai kayu jati mas, itupun saya ambil dari kayu bekas yang ada dirumah terus saya haluskan sendiri pakai amplas. kalau soal harga sebaiknya silakan survey langsung saja…
November 26, 2011 at 6:08 am
[...] >> Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri Share this:TwitterFacebookStumbleUponDiggRedditEmailLike this:LikeBe the first to like this post. Posted in komputer | Tagged audio, Bass, bass mantap, game online, HD audio, headphone, headset, headset game, Keenion, Keenion KDM-219, laptop game, murah, realtek HD, sound card, warnet | Leave a Comment » [...]
December 30, 2011 at 8:26 am
[...] filter, amplifier subwoofer, dan box subwoofer, silakan baca posting saya yang berjudul “membuat box speaker subwoofer desain sendiri” dengan klik [...]
January 1, 2012 at 10:39 pm
Mas arjib,,mau nanya ed slm kenal..punya tenggaga kebetulan subwoofernya akari dah rusak iseng2 sya bokar pingin tau jeroannya..ternyata disitu ada 2 speker hadap2pan, posi2nya agak miring…sya ingin nanya emang bisa 2 spekaer,,bagus yg pake 1 atu 2 speker…..trus sya punya komponen kit sbwofer 1O0wtt dengan speker subwoofernya 150 wtt..apa itu sudah pas dan mecing mas!!trims (jawbanya send ke email sya ya mas)
January 2, 2012 at 1:49 am
2 speaker bisa mas, nanti modelnya adalah Isobaric box. Subwoofer box dengan 1 dan 2 speaker punya kelebihan dan kelemahan masing-masing. kalau pengen box subwoofer yang sederhana dan mudah dibuat gunakan saja seperti desain yang saya buat diatas, yaitu dengan 1 speaker dan 1 lubang ventilasi.
untuk kit Subwoofer 1O0 Watt dengan speaker Subwoofernya 150 Watt saya rasa udah cukup mas. kit Subwoofer 100 Watt itu mempunyai filter subwoofer built-in ditambah power amplifier 100 Watt. kalau saya sendiri menggunakan filter subwoofer terpisah, ditambah dengan power amplifier OCL 150 Watt dan saya umpankan ke speaker Subwoofer 200 Watt