Saya mencoba menulis pengalaman saya sendiri dalam memperbanyak tanaman Strawberry dalam pot, saya sendiri memulai memelihara tanaman Strawberry sejak tahun 2007 sampai sekarang ini.

anda bisa lihat tanaman Strawberry saya lewat video Youtube dengan klik  –> DISINI.

walaupun awalnya dari “coba-coba” membeli 1 pot tanamam Strawberry, kemudian berlanjut menjadi keasyikan untuk bisa merawat tanaman Strawberry sendiri.
lihat saja pada kisah awal saya merawat dan memelihara tanaman Strawberry di posting saya yang berjudul “Berkebun strawberry di dataran rendah“.
Pembibitan Stroberi/Strawberry bisa dilakukan dengan penyemaian biji dan sulur tanaman (stolon).
pembibitan dengan stolon terbukti lebih cepat, praktis dan lebih banyak menghasilkan bibit Strawberry baru yang siap tanam.
maka dari itu para pemilik kebun Strawberry lebih menyukai perbanyakan Strawberry dengan teknik Stolon daripada perbanyakan dari biji.
pembibitan stroberi secara stolon dimana pembibitan ini menggunakan akar sulur pertama dan kedua.

Proses pemeliharaan stroberi dilakukan dengan cara pengairan dan pemupukan. Pengairan dilakukan menurut musim, yaitu pada musim hujan tanaman hanya disiram  selama 2 hari sekali, sedangkan pada musim kemarau dilakukan penyiraman selama 2 kali sehari.

tahapan-tahapan perbanyakan strawberry dengan menggunakan teknik stolon:

1.pilih tanaman strawberry yang mempunyai sulur tanaman (stolon) dengan panjang sulur sekitar 30 cm.
tampung ujung stolon dalam pot kecil gelas plastik bekas minuman atau pot besar.
untuk pot dari gelas plastik bekas minuman harus dilubangi bagian bawahnya dengan beberapa lubang agar air porous.

2.beri pengairan yang baik agar media tanam untuk stolon tidak kering, hal ini untuk merangsang bibit tanaman dari stolon mengeluarkan akar.
3.setelah beberapa minggu, bibit strawberry dalam pot dari gelas plastik bisa dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar jika sudah mempunyai 4 sampai 5 daun.
potonglah sulur tanaman yang menghubungkan anakan stolon dengan indukan tanaman strawberry.

4.Proses berikutnya yaitu pemeliharaan stroberi, dilakukan dengan pengairan dan pemupukan.
setelah itu tinggal tunggu bibit tanaman baru menjadi dewasa dan menghasilkan buah seperti foto Strawberry dalam pot saya dibawah inii.

Media Tanam
Jika ditanam dikebun, tanah yang dibutuhkan adalah tanah liat berpasir, subur, gembur, mengandung banyak bahan organik, tata air dan udara baik.
Derajat keasaman tanah ( pH tanah ) yang ideal untuk budidaya stroberi di kebun adalah 5,4 – 7,0. sedangkan untuk budidaya di pot adalah 6,5 – 7,0.
Jika ditanam dikebun maka kedalaman air tanah yang disyaratkan adalah 50 – 100 cm dari permukaan tanah. Jika ditanam didalam pot, media harus memiliki sifat poros, mudah merembeskan air dan unsur hara selalu tersedia.

————00————

Silakan kunjungi juga artikel & link saya lainnya:

>> Bukti bayaran Ipanelonline di 2014

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> How to Care for Your iPad or Tablet PC?

>> Benarkah gabung di situs survey online kita akan dibayar?

>> Many Ways to Control Body Weight

>> 10 Reasons Why The Tablet Pc Become Popular

>> Pilih browser untuk Gadget, Opera Mini atau Opera Mobile?

>> Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri

Blog saya lainnya:

>> Iconptc.blogspot.com

Menanam bayam dalam pot

September 9, 2010

Sebelum membaca posting saya kali ini, ada baiknya anda membaca posting saya terdahulu yaitu “berkebun strawberry di dataran rendah” dengan klik DISINI.

tanaman strawberry saya itu akhir-akhir ini kurang begitu produktif, saya mencoba menggantinya dengan menanam bayam di dalam pot.
saya sendiri suka makan sayuran segar atau lalapan, sehingga ingin mengembangkan sendiri tanaman-tanaman sayur di rumah.
saya mengambil biji biji bayam kemudian saya sebarkan di pot-pot berukuran sedang, satu pot bisa berisi 10 biji atau lebih.
jika tanaman ingin tumbuh lebih subur maka jumlah tanaman per pot bisa dikurangi.
beberapa hari kemudian akan muncul tunas-tunas kecil, ingat tanah harus dalam keadaan basah dan lembab agar biji cepat bertunas.
lebih bagus lagi kalau tanah disirami dengan air hujan. karena dari pengalaman saya, air hujan itu bagus untuk pertumbuhan tanaman dan mempercepat pertunasan biji.
jika pertumbuhan Bayam kurang baik, kurangi jumlah tanaman di dalam pot, atau ganti tanah pot dengan tanah yang baru, atau beri tambahan pupuk organik.
dibawah ini adalah foto dari salah satu pot saya yang sudah mulai ditumbuhi oleh tanaman Bayam yang masih muda.

ternyata bayam memang mudah untuk ditanam sendiri, bahkan di tempat saya yaitu kota Cepu yang berhawa panas di dataran rendah pun tanaman ini bisa tumbuh dengan baik.
kalau ada bayam yang sudah besar bisa diambil untuk dibuat sayur atau untuk lalapan. bayam kan banyak manfaatnya terutama buat kesehatan tubuh, maka dari itu tak ada salahnya anda juga ikut menanam bayam dari pot.
untuk bibit bayam bisa anda beli dari sayur bayam segar yang sering dijual di pasar-pasar tradisional,  saya sendiri melakukannya seperti itu.
pilih yang masih segar dan masih berakar, segera tanam dalam pot lalu siram tanahnya dengan air secukupnya.
teduhkan pot, jangan terkena sinar matahari langsung. setelah 3 hari baru letakkan pot tersebut di tempat yang terkena sinar matahari.
dari bayam yang sudah beberapa minggu ditanam bisa menghasilkan biji bayam yang cukup banyak. dari biji inilah kita bisa mendapat bibit bayam yang baru.

silakan juga kunjungi artikel saya lainnya:

The Most Beautiful and Charming Aglaonema

Good Ways to Care Your Laptop

Make Your Own All Band Receiver

Samsung C6625 My New Smartphone

The Quagi is Best Alternative Antenna