Bila anda hobby utak atik dan eksperimen elektronika, maka tak ada salahnya mencoba projek yang cukup menarik ini.
saya sendiri belum mencoba untuk membuat sendiri, tetapi artikel “The Amazing All-Band Receiver” sudah saya ketahui beberapa waktu yang lalu saat mencari info tentang airband receiver.
rangkian elektronikanya terbilang sangat sederhana karena hanya terdiri dari antenna, detektor dan penguat suara.

pada dasarnya All band receiver adalah suatu detektor dioda yang diikuti oleh high-gain amplifier audio.
Ini adalah tak sama dengan multi-band receiver atau radio scanner.
Detektor menggunakan dioda jenis Schottky yang sering digunakan untuk frekuensi jalur lebar dan kepekaan cukup baik.
detektor akan mendeteksi semua isyarat sinyal yang masuk dari frekuensi dibawah jalur AM sampai diatas jalur gelombang mikro.
Banyaknya isyarat menarik yang bisa ditangkap cukup mengejutkan.

Dengan penempatan dan penggunaan antena berbeda, radio penerima ini bisa menerima sinyal stasiun radio AM, FM, video TV (buzz), car lock transmitters, sinyal telepon seluler, dan bahkan oven microwave.
rangkaian ini mirip dengan radio kristal, cuma bedanya di sini tak ada rangkaian resonansinya sehingga semua frekuensi dari yang terendah sampai yang teratas bisa masuk.
batas range frekuensi yang bisa di dengar bisa sampai ke gelombang microwave.
kemungkinan sinyal radio yang bisa dengan mudah di terima oleh alat ini adalah:
komunikasi Airband (pesawat komersial), CB radio transmissions, pemancar amatir, pemancar “bugs”, wireless networks and devices, radar, radio control transmitters, certain security/alarm systems, dan bahkan osilasi dari rangkaian tertentu.

info lebih lanjut dan gambar skema rangkaian, silakan langsung saja kunjungi artikel “The Amazing All-Band Receiver” dengan klik DISINI.

atau dapat juga anda kunjungi artikel lainnya “The amazing portable all band receiver” dengan klik DISINI.

di bawah ini artikel-artikel saya lainnya yang masih berhubungan dengan radio receiver:

Membuat Radio Airband Receiver sederhana

Membuat radio penerima Shortwave atau SW receiver sederhana

Advertisements

Rangkaian ini saya ambil dari buku yang berjudul “”Data IC audio”.
sebenarnya TDA 2002 di desain untuk Car Radio Amplifier, akan tetapi bisa juga digunakan untuk aplikasi lainnya.
misalnya: stereo amplifier, untuk aplikasi stereo, butuh 2 rangkaian untuk menangani Right dan Left Channel.
TDA 2002 adalah audio amplifier klas B dengan arus maksimum adalah  3,5 A.
bisa dikoneksikan dengan low impedance speaker sampai 1,6 ohm.
biasanya speaker yang banyak dijual adalah mempuyai impedansi 8 ohm.
tegangan operasinya adalah 18 volt.

untuk skema rangkaian ini bisa dilihat secara lebih jelas di link INI.

ini adalah screenshoot dari prototype yang sudah saya buat.
ukurannya cukup kecil, cocok digunakan untuk aplikasi portabel.
saya sendiri menggunakannya untuk penguat audio Tuner FM.

berikut ini adalah beberapa artikel saya lainnya tentang Audio Amplifier yang saya posting di Triond:

Stereo Audio Amplifier with Tda 2004

Mini Amplifier with Lm386

Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost

Mini Audio Amplifier for Tuner or Simple Receiver

Three Transistor Mini Amplifier for Tuner or Simple Receiver

Mini Audio Amplifier with Ic An7112

Sewaktu saya masih SD sekitar tahun 90an, itu adalah era dimana TV swasta dimulai di indonesia.
stasiun relay nya biasanya hanya ada di kota-kota besar saja, apalagi jumlahnya juga tak banyak.
stasiun TV nya cukup sedikit hanya Indosiar, RCTI, TPI dan SCTV saja.
Siaran TV swasta berada di jalur UHF, untuk itu konstruksi antennanya berbeda dengan yang jalur VHF (dipakai oleh TVRI).
di dekat sekolahan SD saya tsb ada rumah yang memasang antenna TV yang bentuknya aneh mirip lingkaran-lingkaran.
antenna tsb diarahkan ke kota Surabaya yang jaraknya dari kota Cepu tempat saya tinggal, yaitu sekitar 100 Km.
antenna yang umum digunakan dan banyak dijual di toko elektronika adalah tipe antenna Yagi.
belakangan saya baru tahu kalau antenna tsb adalah jenis Antenna Helical yang mempunyai bentuk mirip Slingki yang di renggangkan.
antenna ini jarang digunakan untuk TV, biasanya digunakan untuk komunikasi di jalur UHF.
antenna Helical mempunyai polarisasi Circular, antenna Yagi mempunyai polarisasi horizontal atau vertikal.
tapi tak ada salahnya jika anda mencoba membuatnya untuk keperluan menangkap sinyal Televisi, atau untuk experimen DX antenna dan antenna Scanner.
apalagi penguatan (Gain) dari antenna ini juga cukup tinggi, berkisar antara 10 sampai 12 dBi.


cara pembuatan dan ukuran antenna Helical bisa dilihat di halaman ini:

5 Turn UHF-Helical       : http://www.uhf-satcom.com/uhf/uhfantenna.html
Maik 4 Elemen UHF-Yagi   : http://www.satellitenwelt.de/yagi260mhz.htm

Ikuti juga artikel-artikel lain saya, yang masih terkait dengan Antenna:

The Quagi is Best Alternative Antenna

Built Your Own Omnidirectional Airband Antenna

Amplified Uhf Antenna for Best Reception

Radio Fm Antennas for Best Reception

Uhf Dipole Antenna Easy to Built

Fm Antenna Diy with Booster Version Two

rangkaian pengubah tegangan atau Converter DC to DC ini dapat menyediakan arus 800mA dan tegangan 12V dari sumber 6V.
Sebagai contoh, kamu bisa menjalankan 12V asesoris mobil dengan tegangan sumber 6V.
bisa juga digunakan untuk mencatu Tuner, simple receiver, sound pre-amplifier, penguat sinyal (booster), mini amplifier dll.

posting saya tentang “Membuat Radio Airband Receiver sederhana” bisa dilihat dengan klik DISINI.
posting saya tentang “Membuat radio penerima Shortwave atau SW receiver sederhana” bisa dilihat dengan klik DISINI.
posting saya tentang “Mini Audio Amplifier with Ic An7112” bisa dilihat dengan klik DISINI.

rangkaian ini cukup sederhana, dengan efisiensi 75%.
Dengan mengubah hanya beberapa komponen, kamu dapat juga memodifikasinya untuk voltase keluaran yang berbeda.
L1 adalah induktor sekitar 80 lilitan kawat email diameter 0.5mm yang digulung di inti toroid yang berdiameter 40mm.
nilai D3 yang berbeda dapat digunakan untuk mendapatkan voltase keluaran berbeda dari sekitar 0.6V sampai sekitar 30V.
Catatan: bahwa pada voltase lebih tinggi rangkaian tidak boleh melaksanakan juga dan tidak [boleh/akan] menghasilkan sebanyak sekarang.
gunakan C3 yang bernilai besar untuk voltase yang lebih tinggi dan arus yang lebih tinggi.
Kamu dapat menggunakan suatu nilai lebih besar untuk C3 untuk menyediakan penyaringan arus yang lebih baik.
alat ini akan memerlukan sumber sekitar 2A dan 6V untuk menghasilkan 800mA penuh pada 12V.
hasil keluaran bisa bervariasi tergantung kondisi komponen, untuk memastikan gunakan alat ukur multimeter.

Berkebun tanaman hias adalah salah satu hobby yang sering saya lakukan beberapa waktu yang lalu.
saat itu sedang booming tanaman hias adenium dan aglaonema, sempat juga saya mengkoleksi beberapa tanaman hias mulai dari Aglaonema, adenium, euphorbia, petunia, anggrek, dan gloxinia.
tanaman hias selain dapat mempercantik rumah atau taman, juga banyak yang menjadikannya koleksi maupun untuk hiburan/hobby.
berikut adalah beberapa tanaman hias yang menjadi favorit masyarakat Indonesia:

1. Anggrek

tanaman Anggrek mudah ditemui di rumah-rumah sebagai tanaman penghias halaman.
tanaman ini memang banyak disuka oleh semua lapisan masyarakat, Bunganya yang indah berwarna-warni memang memendarkan pesona tersendiri.
Anggrek dapat ditanam di sekitar rumah atau pekarangan atau di kebun yaitu di bawah pohon atau dengan naungan yang diberi paranet atau sejenisnya dengan pengaturan intensitas cahaya tertentu atau di lahan terbuka.
Menurut catatan, potensi plasma nutfah anggrek asli dari Nusantara sekitar 5 ribu jenis, dan tidak sampai 10 persen yang dibudidayakan secara komersial.

2. sanseviera
tanaman ini di Indonesia dikenal sebagai “lidah mertua”.
Pilihan terhadap Sansevieria adalah karena tanaman sukulen yang mempunyai daun keras dan berujung meruncing ini merupakan tanaman yang telah terbukti mampu mengurangi polusi udara, karena menyerap zat beracun seperti karbondioksida, benzene, formaldehide & trichloroethylene.
Hal tersebut konon berdasarkan penelitian NASA bekerjasama dengan ALCA ( Sumber Wikipedia ).
Selain itu, tanaman inipun mudah ditanam dan mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Daunnya yg mengandung air menyebabkan sang Lidah Mertua ini tahan kekeringan, namun di daerah basah / lembab akan tumbuh lebih subur.

3. Aglaonema

Aglaonema atau dikenal sebagai “Sri rejeki”, tanaman ini mulai populer setelah disilangkan.Keindahan kelompok Aglonema itu terletak pada warna daunnya yang belang-belang mozaik.pada beberapa jenis, tanaman ini memiliki daun dengan campuran warna merah, cokelat, kuning, sedikit hijau, agak keputihan yang komposisi dan penampilannya seperti mozaik.Aglaonema asal Indonesia yang cukup terkenal adalah Aglo Pride of Sumatra dan Donna carmen.kedu jenis aglao itu merupakan hasil persilangan.


4. Adenium
Adenium dikenal juga dengan nama Kamboja jepang.
Adenium bentuknya memang unik terutama karena tanaman ini punya bonggol akar. Apalagi jika berbunga, cantik sekali.
Kini banyak silangan adenium yang menampilkan bunga dengan bermacam warna. Tapi sayangnya jika sekali berbunga, ditunggu-tunggu yang selanjutnya lama baru berbunga. .
Padahal, adenium bisa dibuat berbunga sepanjang waktu.

5. Euphorbia

Tempat hidupnya di daerah panas dan kering. Bentuk bunga euphorbia menyerupai angka delapan dengan beragam variasi. Mahkota bunganya ada yang bulat, bulat lancip, oval, dan berbentuk hati dengan posisi saling menumpuk, menyilang atau bersinggungan. Tak hanya bentuk, ukuran bunga pun ada yang kecil seukuran kancing baju  hingga sebesar koin.

—–00—–

Silakan juga kunjungi artikel-artikel saya yang lain:

Euphorbia Milii Have Beautiful and Unique Flower

The Most Beautiful and Charming Aglaonema

Gloxinia is My Favorite Flower

Mt Bromo is The Beautiful Mount in East Java

Four Ways to Improve Speed Access Internet

How to Optimized Your Mozilla Firefox Performance?