Membuat sendiri antenna UHF tipe Helical

August 25, 2010

Sewaktu saya masih SD sekitar tahun 90an, itu adalah era dimana TV swasta dimulai di indonesia.
stasiun relay nya biasanya hanya ada di kota-kota besar saja, apalagi jumlahnya juga tak banyak.
stasiun TV nya cukup sedikit hanya Indosiar, RCTI, TPI dan SCTV saja.
Siaran TV swasta berada di jalur UHF, untuk itu konstruksi antennanya berbeda dengan yang jalur VHF (dipakai oleh TVRI).
di dekat sekolahan SD saya tsb ada rumah yang memasang antenna TV yang bentuknya aneh mirip lingkaran-lingkaran.
antenna tsb diarahkan ke kota Surabaya yang jaraknya dari kota Cepu tempat saya tinggal, yaitu sekitar 100 Km.
antenna yang umum digunakan dan banyak dijual di toko elektronika adalah tipe antenna Yagi.
belakangan saya baru tahu kalau antenna tsb adalah jenis Antenna Helical yang mempunyai bentuk mirip Slingki yang di renggangkan.
antenna ini jarang digunakan untuk TV, biasanya digunakan untuk komunikasi di jalur UHF.
antenna Helical mempunyai polarisasi Circular, antenna Yagi mempunyai polarisasi horizontal atau vertikal.
tapi tak ada salahnya jika anda mencoba membuatnya untuk keperluan menangkap sinyal Televisi, atau untuk experimen DX antenna dan antenna Scanner.
apalagi penguatan (Gain) dari antenna ini juga cukup tinggi, berkisar antara 10 sampai 12 dBi.


cara pembuatan dan ukuran antenna Helical bisa dilihat di halaman ini:

5 Turn UHF-Helical       : http://www.uhf-satcom.com/uhf/uhfantenna.html
Maik 4 Elemen UHF-Yagi   : http://www.satellitenwelt.de/yagi260mhz.htm

Ikuti juga artikel-artikel lain saya, yang masih terkait dengan Antenna:

The Quagi is Best Alternative Antenna

Built Your Own Omnidirectional Airband Antenna

Amplified Uhf Antenna for Best Reception

Radio Fm Antennas for Best Reception

Uhf Dipole Antenna Easy to Built

Fm Antenna Diy with Booster Version Two

Advertisements

9 Responses to “Membuat sendiri antenna UHF tipe Helical”


  1. […] >> Membuat sendiri antenna UHF tipe Helical […]

  2. Tivisiana Says:

    mkasih tutorialnya bang arjip salam kenal

  3. Indr@ Says:

    trim’s…. artikelnya gan… kalau ada yg lebih praktis… buat komunikasi saat perjalanan gan… buat acara camping???

  4. HomeTivi Says:

    mkasih banget bang arjip kebetulan lagi nyari bahan bwat praktek tugas kampus neeh

  5. j Says:

    bhn nya apa aja,ukuran nya brapa,tlg d lengkapi,biar pembaca bisa lgsung coba

  6. najwakhae Says:

    Mas saya mau tanya, mungkin gak sih ada antena helix dg frek kerja 1.6ghz atau 1600mhz? Kalau ada biasanya digunakan untuk apa ya? (Ex: penguat wifi, antena tv)
    Trimss…

    • arjip Says:

      sangat mungkin Gan, antena helical lebih mudah diterapkan pada frekuensi VHF, UHF, sampai microwave. Dalam transmisi radio, polarisasi melingkar sering digunakan dimana orientasi relatif antena pemancar dan penerima tidak dapat dikendalikan dengan mudah, seperti pada pelacakan hewan dan komunikasi pesawat ruang angkasa, atau di mana polarisasi sinyal dapat berubah-ubah, jadi jenis antena helikal sering digunakan untuk aplikasi tsb. Karena ukuran antena helikal yang besar sulit dirakit dan berat untuk diarahkan, maka desain yang lebih kecil yang biasanya digunakan pada frekuensi yang lebih tinggi lebih digunakan, mulai dari jalur VHF hingga microwave. untuk lebih jelasnya bisa dibaca referensi di wikipedia: https://en.wikipedia.org/wiki/Helical_antenna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s