Menanam bayam dalam pot

September 9, 2010

Sebelum membaca posting saya kali ini, ada baiknya anda membaca posting saya terdahulu yaitu “berkebun strawberry di dataran rendah” dengan klik DISINI.

tanaman strawberry saya itu akhir-akhir ini kurang begitu produktif, saya mencoba menggantinya dengan menanam bayam di dalam pot.
saya sendiri suka makan sayuran segar atau lalapan, sehingga ingin mengembangkan sendiri tanaman-tanaman sayur di rumah.
saya mengambil biji biji bayam kemudian saya sebarkan di pot-pot berukuran sedang, satu pot bisa berisi 10 biji atau lebih.
jika tanaman ingin tumbuh lebih subur maka jumlah tanaman per pot bisa dikurangi.
beberapa hari kemudian akan muncul tunas-tunas kecil, ingat tanah harus dalam keadaan basah dan lembab agar biji cepat bertunas.
lebih bagus lagi kalau tanah disirami dengan air hujan. karena dari pengalaman saya, air hujan itu bagus untuk pertumbuhan tanaman dan mempercepat pertunasan biji.
jika pertumbuhan Bayam kurang baik, kurangi jumlah tanaman di dalam pot, atau ganti tanah pot dengan tanah yang baru, atau beri tambahan pupuk organik.
dibawah ini adalah foto dari salah satu pot saya yang sudah mulai ditumbuhi oleh tanaman Bayam yang masih muda.

ternyata bayam memang mudah untuk ditanam sendiri, bahkan di tempat saya yaitu kota Cepu yang berhawa panas di dataran rendah pun tanaman ini bisa tumbuh dengan baik.
kalau ada bayam yang sudah besar bisa diambil untuk dibuat sayur atau untuk lalapan. bayam kan banyak manfaatnya terutama buat kesehatan tubuh, maka dari itu tak ada salahnya anda juga ikut menanam bayam dari pot.
untuk bibit bayam bisa anda beli dari sayur bayam segar yang sering dijual di pasar-pasar tradisional,  saya sendiri melakukannya seperti itu.
pilih yang masih segar dan masih berakar, segera tanam dalam pot lalu siram tanahnya dengan air secukupnya.
teduhkan pot, jangan terkena sinar matahari langsung. setelah 3 hari baru letakkan pot tersebut di tempat yang terkena sinar matahari.
dari bayam yang sudah beberapa minggu ditanam bisa menghasilkan biji bayam yang cukup banyak. dari biji inilah kita bisa mendapat bibit bayam yang baru.

silakan juga kunjungi artikel saya lainnya:

The Most Beautiful and Charming Aglaonema

Good Ways to Care Your Laptop

Make Your Own All Band Receiver

Samsung C6625 My New Smartphone

The Quagi is Best Alternative Antenna


Advertisements

Berkebun tanaman hias adalah salah satu hobby yang sering saya lakukan beberapa waktu yang lalu.
saat itu sedang booming tanaman hias adenium dan aglaonema, sempat juga saya mengkoleksi beberapa tanaman hias mulai dari Aglaonema, adenium, euphorbia, petunia, anggrek, dan gloxinia.
tanaman hias selain dapat mempercantik rumah atau taman, juga banyak yang menjadikannya koleksi maupun untuk hiburan/hobby.
berikut adalah beberapa tanaman hias yang menjadi favorit masyarakat Indonesia:

1. Anggrek

tanaman Anggrek mudah ditemui di rumah-rumah sebagai tanaman penghias halaman.
tanaman ini memang banyak disuka oleh semua lapisan masyarakat, Bunganya yang indah berwarna-warni memang memendarkan pesona tersendiri.
Anggrek dapat ditanam di sekitar rumah atau pekarangan atau di kebun yaitu di bawah pohon atau dengan naungan yang diberi paranet atau sejenisnya dengan pengaturan intensitas cahaya tertentu atau di lahan terbuka.
Menurut catatan, potensi plasma nutfah anggrek asli dari Nusantara sekitar 5 ribu jenis, dan tidak sampai 10 persen yang dibudidayakan secara komersial.

2. sanseviera
tanaman ini di Indonesia dikenal sebagai “lidah mertua”.
Pilihan terhadap Sansevieria adalah karena tanaman sukulen yang mempunyai daun keras dan berujung meruncing ini merupakan tanaman yang telah terbukti mampu mengurangi polusi udara, karena menyerap zat beracun seperti karbondioksida, benzene, formaldehide & trichloroethylene.
Hal tersebut konon berdasarkan penelitian NASA bekerjasama dengan ALCA ( Sumber Wikipedia ).
Selain itu, tanaman inipun mudah ditanam dan mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Daunnya yg mengandung air menyebabkan sang Lidah Mertua ini tahan kekeringan, namun di daerah basah / lembab akan tumbuh lebih subur.

3. Aglaonema

Aglaonema atau dikenal sebagai “Sri rejeki”, tanaman ini mulai populer setelah disilangkan.Keindahan kelompok Aglonema itu terletak pada warna daunnya yang belang-belang mozaik.pada beberapa jenis, tanaman ini memiliki daun dengan campuran warna merah, cokelat, kuning, sedikit hijau, agak keputihan yang komposisi dan penampilannya seperti mozaik.Aglaonema asal Indonesia yang cukup terkenal adalah Aglo Pride of Sumatra dan Donna carmen.kedu jenis aglao itu merupakan hasil persilangan.


4. Adenium
Adenium dikenal juga dengan nama Kamboja jepang.
Adenium bentuknya memang unik terutama karena tanaman ini punya bonggol akar. Apalagi jika berbunga, cantik sekali.
Kini banyak silangan adenium yang menampilkan bunga dengan bermacam warna. Tapi sayangnya jika sekali berbunga, ditunggu-tunggu yang selanjutnya lama baru berbunga. .
Padahal, adenium bisa dibuat berbunga sepanjang waktu.

5. Euphorbia

Tempat hidupnya di daerah panas dan kering. Bentuk bunga euphorbia menyerupai angka delapan dengan beragam variasi. Mahkota bunganya ada yang bulat, bulat lancip, oval, dan berbentuk hati dengan posisi saling menumpuk, menyilang atau bersinggungan. Tak hanya bentuk, ukuran bunga pun ada yang kecil seukuran kancing baju  hingga sebesar koin.

—–00—–

Silakan juga kunjungi artikel-artikel saya yang lain:

Euphorbia Milii Have Beautiful and Unique Flower

The Most Beautiful and Charming Aglaonema

Gloxinia is My Favorite Flower

Mt Bromo is The Beautiful Mount in East Java

Four Ways to Improve Speed Access Internet

How to Optimized Your Mozilla Firefox Performance?