Kemarin saya datang ke rumah seorang kawan, ternyata dia punya problem dengan adaptor netbook-nya yang rusak. awalnya netbook dia menyala dengan normal, namun kemudian ketika dipakai oleh adiknya baru kemudian laptopnya mati. dia mencoba menghidupkan dengan baterai saja tanpa adaptor, ternyata bisa jalan normal. tetapi jika menggunakan adaptor langsung dan tanpa baterai laptopnya tidak bisa menyala. jadi di berkesimpulan ada kerusakan di adaptornya tersebut. laptop kawan saya adalah netbook Axioo PJM, umur pemakaian sekitar 2 tahun. silakan lihat posting saya yang mereview netbook tersebut di “Review Pribadi Netbook Axioo Pico DJV” .

untuk membeli adaptor baru, kawan saya agak keberatan. karena kisaran adaptor universal pengganti yang dijual dipasaran harganya bisa sampai 100 ribuan rupiah dan untuk adaptor original/asli bisa sampai 200 ribuan.
akhirnya adaptor tersebut saya bawa pulang ke rumah untuk saya tes dan periksa, karena siapa tahu masih bisa diperbaiki. saya awalnya mengukur tegangan keluaran adaptor ternyata memngang tidak ada arusnya. kemudian saya cek sambungan kabel adaptor yang menuju ke colokan input listrik AC 100-240V, ternyata masih bagus sambungannya. pada awalnya saya berfikir bahwa adaptornya sudah rusak, dan saya ingin membongkarnya. tapi kemudian saya urungkan dengan melihat kemungkinan lain yaitu adanya kabel yang putus antara adaptor dengan ujung colokan (jack) output adaptor.
kemudian saya gunting bagian kabel (kabel output yang menuju netbook) yang berada di dekat dengan kotak adaptor.

setelah itu kedua kabel saya tes dengan multitester, ternyata ada tegangannya dan di multitester tercatat 20,3 Volt. masih sesuai dengan standar spesifikasi yang tertulis di body adaptor netbook Axioo tersebut yaitu 20V 2A. ternyata adaptor-nya masih bagus, dan kerusakan ternyata ada di bagian sambungan kabelnya. kemungkinan ada kabel yang putus di dalam kabel antara adaptor dan colokan output yang menuju ke netbook.

pada akhirnya kabel yang putus saya buang, dengan kabel yang masih bagus saya sambung lagi ke adaptor itu. penyambungan kembali kabel harus dilakukan dengan cermat, agar polaritas ujung colokan output tidak terbalik.
demikianlah semoga pengalaman saya ini bisa menjadikan referensi untuk kerusakan adaptor pada laptop atau netbook.

—-00—–

silakan kunjungi juga posting-posting menarik berikut ini:

>> 8 cara mendapatkan uang dari blog

>> Pengalamanku memperbaiki laptop mati total

>> Benefits & Secrets of Young Coconut Water

>> What’s Best Android Apps in 2012? 

>> Orion Nebula, One of The Most Photographed Celestial Object

>>  Aneka info tanaman dan buah Strawberry (Stroberi)

Pada dasarnya adaptor, power supply dan charger mempunyai konstruksi sirkuit yang hampir sama yaitu terdiri dari trafo, rectifier (penyearah) dan penghalus tegangan.
untuk power supply biasanya ada tambahan stabilisator tegangan berupa IC voltage regulator seri LM 78XX atau LM 79XX.

di bawah ini adalah skema rangkaian adaptor, power supply, atau charger baterai (untuk gadget, handphone, MP4player, smartphone) yang sudah dilengkapi dengan stabilisator tegangan 5V:

Diode Bridge

diode bridge  atau dikenal dengan jembatan dioda adalah rangkaian yang digunakan untuk penyearah arus (rectifier) dari AC ke DC. untuk membuat diode bridge  dengan benar maka perlu diketahui tipe dioda yang akan digunakan, agar sesuai dengan kebutuhan. contoh: untuk membuat catu daya 12 Volt 3 Ampere maka diperlukan dioda tipe 1N5401, untuk lebih detail bagaimana cara memilih tipe dioda yang tepat untuk adaptor yang anda buat, silakan klik DISINI, atau klik gambar jembatan Dioda dibawah ini:

stabilisator tegangan

stabilisator tegangan yang umum digunakan adalah tipe LM 78XX atau 79XX, XX menunjukkan tegangan maksimum output yang dihasilkan. lihat contoh pada skema rangkaian diatas , untuk output 5 V maka digunakan tipe LM 7805. untuk tegangan yang lain harus disesuaikan dengan trafo dan IC stabilisatornya.

cara mencharge baterai dengan adaptor, silakan simak pada gambar dibawah ini:

hal-hal yang perlu anda perhatikan: selalu berhati-hatilah saat mencharge baterai, baterai kualitas rendah (non original) biasanya mudah melembung dan rusak saat dicharge. over charge bisa merusak dan memperpendek umur baterai. jika baterai terasa panas melebihi biasanya saat charge secara normal, maka sebaiknya hentikan aktifitas charging karena dikhawatirkan baterai terbakar.

untuk menambah referensi tentang power supply, silakan baca juga posting saya yang berjudul :

>> Survey online ini sudah terbukti membayar saya jutaan Rupiah
>> Cara efisien merubah tegangan 12 Volt ke 5 Volt
>> Kelebihan dan kelemahan IC regulator LM 7805
>> Membuat Powerbank dari baterai HP bekas
>> Rangkaian power supply, catu daya 12V 3A
>> Adjustable Power Supply 5A kisaran 4,5V sampai 15V
>> Adaptor netbook/laptop rusak? di cek dulu saja

—–00—–

silakan kunjungi juga artikel dan link saya lainnya berikut ini:

>> Play Game Grid 2 with low end laptops

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> Pengubah tegangan DC 6V ke 12V

>> Growing strawberries in small pots

>> Bukti bayaran Ipanelonline di 2014