Pada posting ini saya mencoba membahas cara membuat lampu dengan LED CREE berukuran mini, yang bisa masuk dengan mudah dalam saku baju atau saku celana. lampu yang saya maksud dalam posting ini adalah lampu flashlight atau lampu senter yang berukuran kecil dan ringan. untuk lebih jelasnya silakan anda simak video yang saya posting di Youtube berikut, silakan klik pada gambarnya:

mini-cree-blog

Proyek lampu senter (flashlight) ini cukup sederhana untuk dirangkai sendiri (DIY) dan merupakan lampu senter mini yang menggunakan LED CREE Chip emitter.

bahan-bahan atau material yang dibutuhkan:
1x lampu T10 Cree 3 Watt
1x resistor 10 ohm
1x Mini saklar
kawat kabel tembaga padat
sepotong plastik tebal untuk pemegang dasar
Li-Ion 720 mAh (baterai kamera)

langkah pembuatannya:
buat dudukan dasar (custom) dari bahan plastik (DIY holder base), bahan plastik bisa menggunakan toples plastik bekas atau plastik mika. gunakan parameter dan penyesuaian dengan ukuran baterai Li-Ion yang akan digunakan yaitu baterai dengan bentuk kotak (saya mengambil dari baterai kamera saku digital)…
bongkar lampu Cree T10 dan lepaskan semua resistor yang terpasang di dalamnya (hal ini bisa disebut hack lampu LED T10 CREE 12 Volt dan memodifikasinya untuk bisa digunakan dengan baterai kamera Li-ion 3,7 volt)
menempatkan semua bagian komponen dalam holder (lihat wiring diagram dalam video yang saya maksud di atas).
untuk membuat senter tahan lama, maka perlu ditambah casing yang sesuai ukuran. masukkan baterai Li-ion 720 mAh pada holder, dan lampu senter mini ini bisa digunakan.

lampu senter LED CREE ini memang punya ukuran yang mini, tapi jangan salah, cahaya yang dihasilkan cukup terang untuk digunakan dalam ruangan atau di dalam rumah…
mungkin Anda dapat merancang dan melakukan percobaan (DIY) untuk menghasilkan lampu senter yang lebih kompak dan mini dalam ukuran tetapi mempunyai kinerja yang lebih baik dari apa yang sudah saya jelaskan diatas…
tapi jika Anda ingin membuat proyek DIY senter LED yang sederhana, Anda dapat memulai membuat dengan apa yang sudah saya jelaskan dalam posting dan video di atas.

jika anda sudah membuat lampu senter ini dan tidak puas dengan intensitas cahayanya, Anda dapat menurunkan nilai resistor di bawah 10 ohm, yaitu misalnya menggunakan resistor 5 ohm, tapi pilihan ini dapat membuat modul LED CREE dan reflektor mudah panas dan perlu dipasang heatsink sebagai peredam panas…

silakan kunjungi juga posting-posting menarik berikut ini:

> Cara membuat Powerbank dari baterai

> Berkebun Strawberry di Dataran Rendah

> Membuat lampu LED multifungsi dilengkapi dimmer

> Membuat mainan kapal tenaga surya

> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt

Pada dasarnya adaptor, power supply dan charger mempunyai konstruksi sirkuit yang hampir sama yaitu terdiri dari trafo, rectifier (penyearah) dan penghalus tegangan.
untuk power supply biasanya ada tambahan stabilisator tegangan berupa IC voltage regulator seri LM 78XX atau LM 79XX.

di bawah ini adalah skema rangkaian adaptor, power supply, atau charger baterai (untuk gadget, handphone, MP4player, smartphone) yang sudah dilengkapi dengan stabilisator tegangan 5V:

Diode Bridge

diode bridge  atau dikenal dengan jembatan dioda adalah rangkaian yang digunakan untuk penyearah arus (rectifier) dari AC ke DC. untuk membuat diode bridge  dengan benar maka perlu diketahui tipe dioda yang akan digunakan, agar sesuai dengan kebutuhan. contoh: untuk membuat catu daya 12 Volt 3 Ampere maka diperlukan dioda tipe 1N5401, untuk lebih detail bagaimana cara memilih tipe dioda yang tepat untuk adaptor yang anda buat, silakan klik DISINI, atau klik gambar jembatan Dioda dibawah ini:

stabilisator tegangan

stabilisator tegangan yang umum digunakan adalah tipe LM 78XX atau 79XX, XX menunjukkan tegangan maksimum output yang dihasilkan. lihat contoh pada skema rangkaian diatas , untuk output 5 V maka digunakan tipe LM 7805. untuk tegangan yang lain harus disesuaikan dengan trafo dan IC stabilisatornya.

cara mencharge baterai dengan adaptor, silakan simak pada gambar dibawah ini:

hal-hal yang perlu anda perhatikan: selalu berhati-hatilah saat mencharge baterai, baterai kualitas rendah (non original) biasanya mudah melembung dan rusak saat dicharge. over charge bisa merusak dan memperpendek umur baterai. jika baterai terasa panas melebihi biasanya saat charge secara normal, maka sebaiknya hentikan aktifitas charging karena dikhawatirkan baterai terbakar.

untuk menambah referensi tentang power supply, silakan baca juga posting saya yang berjudul :

>> Survey online ini sudah terbukti membayar saya jutaan Rupiah
>> Cara efisien merubah tegangan 12 Volt ke 5 Volt
>> Kelebihan dan kelemahan IC regulator LM 7805
>> Membuat Powerbank dari baterai HP bekas
>> Rangkaian power supply, catu daya 12V 3A
>> Adjustable Power Supply 5A kisaran 4,5V sampai 15V
>> Adaptor netbook/laptop rusak? di cek dulu saja

—–00—–

silakan kunjungi juga artikel dan link saya lainnya berikut ini:

>> Play Game Grid 2 with low end laptops

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> Pengubah tegangan DC 6V ke 12V

>> Growing strawberries in small pots

>> Bukti bayaran Ipanelonline di 2014