Bagi anda yang punya komputer atau laptop dengan kualitas suara biasa saja, pasti kurang puas saat digunakan untuk menonton film, memainkan lagu, atau saat bermain game. untuk itu banyak pengguna kompter kemudian mencoba menaikkan kualitas suara keluaran dari komputer atau laptop dengan sound card standar (stereo output), salah satu caranya dengan menambah speaker aktif. saat ini banyak orang yang lebih menyukai menggunakan speaker aktif untuk komputer atau laptop, umumnya sistem sederhana 2.1 channel dengan merk Polytron, Simbadda, Altec Lansing, Genius, Edifier, Dazumba, Logitech, Sonic Gear dll. tata suara 2.1 channel mempunyai  arti: menggunakan 2 speaker satelit ditambah 1 spekaer subwoofer. 2 speaker satelit audionya berupa stereo full range sedangkan 1 speaker subwoofer adalah mono dengan range frekuensi di sub-bass. seperti contoh pada foto di bawah ini:

image: Edifier C2 plus

sistem speaker aktif 2.1 memang tidak buruk, akan tetapi masih tidak bisa menampilkan image suara surround yang biasanya dibutuhkan untuk mengeluarkan efek-efek suara 3 dimensi saat menonton film atau bermain game. sistem tersebut masih bisa diupgrade dengan mengubahnya menjadi surround home theatre 4.1 (4 speaker satelit ditambah 1 speaker subwoofer).

semua yang saya bahas disini adalah Home Theatre system analog sederhana dan bukan digital. salah satu ciri khas sistem analog adalah selalu menggunakan input sumber double channel (stereo L dan R).

saya mencoba membahas Home Theatre yang sederhana dan mudah dibuat, bukan system delay yang relatif lebih rumit dan sulit dibuat. metode yang sangat saya sarankan ini termasuk mudah dibuat sendiri: home theatre ini merupakan modifikasi dari simple “Hafler” Surround-Sound Matrix (Home Theatre 4.0 channel dan tanpa decoder). modifikasi ada pada penambahan subwoofer channel dan komponen tambahan berupa elco dan resitor untuk speaker surround belakang. rangkaian dan konfigurasi dapat dilihat dalam skema berikut ini:

klik pada gambar untuk melihat skema tersebut (di tab baru)

speaker-speaker yang digunakan:

subwoofer untuk deep bass (sub-bass),  full range speaker (untuk surround rear speaker),  full range speaker (untuk front speaker). gunakanlah speaker subwoofer (bukan speaker woofer) untuk channel subwoofer dan speaker full range untuk speaker satelit. speaker full range bisa juga diganti dengan kombinasi speaker tweeter dan woofer.

salah satu contoh foto speaker subwoofer:

image: wikipedia

salah satu contoh foto speaker full range:

image: europe-audio

khusus untuk bagian subwoofer filter, amplifier subwoofer, dan box subwoofer, silakan baca posting saya yang berjudul “membuat box speaker subwoofer desain sendiri” dengan klik DISINI.

Polaritas speaker

polaritas speaker sangat penting dalam Home theatre system, karena berkaitan dengan fase frekuensi suara yang dihasilkan speaker. berhatikan bahwa ground selalu dihubungkan dengan kutub negatif speaker, kecuali untuk speaker belakang (surround rear speaker) karena ada rangkaian khusus disana.

Penempatan Speaker dalam ruangan yang disarankan bisa dilihat dalam gambar dibawah ini:

Home Theatre ini masih perlu disetting untuk kalibrasi nada lewat tone control di power amplifier speaker satelit, juga kalibrasi volume subwoofer, dan kalibrasi frekuensi subwoofer, agar terjadi keseimbangan dalam semua channel speaker.  Home Theatre ini bisa juga digunakan untuk perangkat audio lainnya seperti: Netbook, tablet PC, Ipad, Ipod, DVD player, MP4 player, MP3 player, FM stereo receiver, Walkman, stereo TV, Smartphone, Handphone, dll.

——-00——–

 silakan kunjungi juga posting-posting saya lainnya:

>> 2 bulan berturut earning Triond saya tembus 10$

>> Menulis artikel singkat bisa dapat dollar tiap bulan?

>> Buat sendiri aneka macam audio amplifier 

>> Apakah seri Intel HD Graphics bagus buat game? 

>>  Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>>  Keenion KDM-219 Headset Game yang murah tapi tidak murahan

>> Membuat aneka macam Booster antena UHF (UHF preamplifier)

Beberapa tahun yang lalu saat VCD/DVD player masih booming, sambil mengisi waktu luang saya dengan dibantu kakak saya, sama-sama membuat box speaker Subwoofer. sistem Subwoofer ini memang saya tujukan untuk melengkapi sistem amplifier saya yang masih kurang di nada bass (nada rendah). secara komplet, sistem amplifier yang saya rancang terdiri dari 2 speaker woofer untuk bass kiri kanan, 2 speaker tweeter untuk treble kiri kanan dan 1 speaker subwoofer untuk nada bass rendah. hasilnya cukup lumayan, walaupun buatan sendiri. sistem ini sudah saya ujicoba untuk komputer saat main game 3D FPS. efek suara dalam game seperti: suara tembakan tank, ledakan granat, ledakan bom serasa open dan berdentum. mantap kalau main game pake sound system seperti ini. kalau ingin beli jadi juga bisa, pilih speaker aktif yang dilengkapi dengan speaker subwoofer.
tapi kalau saya sendiri, lebih puas kalau merakit dan bereksperimen sendiri akan tetapi hasilnya juga ada. selain itu sistem amplifier yang sudah kulengkapi dengan Subwoofer juga sudah saya pakai untuk memperkuat sound keluaran dari MP4, DVD player, PC, dan laptop.

pada waktu itu saya sama sekali tidak punya pengetahuan membuat box speaker, tetapi lebih ke “trial & error”. pengalaman pertama membuat box speaker dengan kayu lunak hasilnya buruk sekali, suara bass tak keluar malah suara noise yang berlebihan karena kayu tidak kuat menahan getaran speaker. ternyata ada beberapa hal yang mempengaruhi hasil akhir suara yang dihasilkan oleh box speaker Subwoofer.

  1. sistem active crossover (subwoofer filter) atau low pass filter
    pada awalnya saya mencoba beberapa rangkaian subwoofer filter atau tapis subwoofer tetapi yang paling pas adalah rangkaian subwoofer filter yang dilengkapi dengan pengatur frekuensi.
    pengatur frekuensi digunakan untuk menentukan output nada rendah yang diinginkan dari frekuensi antara 20 Hz sampai 75 Hz.
    pemilihan frekuensi untuk Subwoofer umumnya berkisar antara 20 Hz sampai 100 Hz, dan frekuensi bass diatas 100 Hz lebih cocok ditangani oleh speaker Woofer.  skema rangkaian elektronika dan PCB dari Filter Subwoofer (Low Pass Filter) yang dilengkapi dengan kontrol frekuensi dapat dilihat dengan klik DISINI.
  2. jenis kayu untuk box speaker
    kayu yang paling bagus untuk box speaker menurut saya adalah kayu yang tidak lunak, bisa menggunakan kayu triplex yang agak tebal atau juga kayu jati yang permukaannya sudah dihaluskan.
  3. speaker yang digunakan di box Subwoofer harus khusus jenis speaker Subwoofer dan bukan speaker Woofer.
  4. output dari rangkaian subwoofer filter harus diumpankan ke power ampilifier yang mempunyai daya yang mencukupi dan tidak melebii spesifikasi daya maksimum speaker. misal jika menggunakan speaker Subwoofer dengan daya maksimum 200 W maka bisa dipakai power amplifier dengan daya 150 W.

Rancangan Box yang saya desain
box yang saya buat tidak didasarkan pada peritungan teoritis, akan tetapi menggunakan “feeling” ukuran yang saya nilai pantas.
jika kamu menginginkan box yang lebih tertib, silakan pergunakan panduan dan perhitungan ukuran pembuatan box subwoofer yang banyak beredar di internet. saya mengambil desain box dengan jenis box berventilasi karena alasan sederhana dan mudah untuk dibuat. spesifikasi dari box yang saya buat bisa dilihat di gambar.
berikut ini adalah ukuran-ukuran yang ada dalam rancangan box subwoofer saya sendiri:
desain box ini tidak di khususkan untuk penggunaan di mobil, box semacam ini hanya cocok untuk audio sistem rumahan yang biasanya dipergunakan untuk DVD media player, Komputer, ataupun game console. sebenarnya box subwoofer mempunyai aneka desain baik itu untuk car audio, speaker active, multimedia, maupun Home theater, untuk mengenal macam-macam box subwoofer silakan klik DISINI.

Silakan baca juga posting saya lainnya yang berjudul  “Membuat surround home theatre untuk komputer atau laptop” dengan klik DISINI. dalam posting tersebut saya membahas tentang Surround Home Theatre yang sederhana dan bisa digunakan untuk beragam sumber audio seperti: komputer, TV, MP4 player, DVD player, dll.

Salah satu contoh speaker aktif sistem 2.1 di pasaran yang dilengkapi dengan Box Subwoofer tipe ported adalah Altec Lansing VS 4621, silakan simak pembahasannya dengan klik DISINI.

Oke, kembali ke topik……  inilah Spesifikasi speaker Subwoofer yang saya gunakan:  Bossini 6 1/2 inch BS-6522 Max Power 200 W impedance 4 ohms Double coil high performance.
spesifikasi Power amplifier: 150 W OCL amplifier
spesifikasi Filter Subwoofer: Filter subwoofer dengan 20 – 75 Hz Frequency control.


——00——

kunjungi juga posting & link menarik lainnya berikut ini:

>> Survey online ini terbukti membayar saya jutaan Rupiah

>> Membuat Powerbank yang Simpel & Tipis (Slim Design)

>> Cara efisien merubah tegangan 12 Volt ke 5 Volt

>> Membuat Powerbank dengan baterai Smartphone

>> Powerbank Samsung 25000mAh ini asli atau palsu?

>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt

>> DIY homemade portable speaker for gadget 

>> Play Game Grid 2 with low end laptops

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost

Dalam posting ini, saya mencoba menunjukkan beberapa desain UHF preamplifier (UHF booster) yang simple dan mudah dibuat.
UHF preamplifier ini bisa dianggap sederhana karena hanya mempunyai komponen aktif 1 transistor atau dengan 2 transistor.
berikut adalah rangkaian-rangkaian tersebut:

1. UHF preamplifier dengan transistor C3355 atau C3358
komponen transistor yang digunakan bisa dengan tipe C3355 atau bisa juga diganti dengan C3358.

gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

2. UHF preamplifier dengan transistor MPSH10
komponen transistor yang digunakan bisa dengan tipe MPSH10.
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

3. UHF preamplifier dengan 2 transistor BF197
Booster antena ini menjangkau jalur VHF-UHF 40-500MHz
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

4. UHF preamplifier dengan transistor BSX20 atau 2N2369
rangkaian ini adalah VHF/UHF wideband Preamp oleh ON6MU
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

5. UHF preamplifier dengan transistor C2570
preamplifier dapat menjangkau jalur VHF, UHF  sampai 3000 MHz.
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

6. UHF preamplifier dengan transistor BFR90 atau BFR91 atau BFW92
circuit ini dibangun dengan transistor (UHF low signal device) BFW 92.
transistor ini dapat ber0perasi di frekuensi yang tinggi sekitar 1.6 GHz, dan gain 23 dB.
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

silakan kunjungi juga artikel-artikel berikut ini:

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar? 

>> Membuat sendiri Antenna TV UHF 

>> Tanaman hias favorit masyarakat indonesia

>> Aneka macam antenna wifi untuk nembak hotspot atau RTRWnet

>> Buat sendiri aneka macam audio amplifier 

>> Cara membuat adaptor, power supply, charger handphone (gadget) 

Booster, Preamplifier atau penguat sinyal, mungkin masyarakat sudah banyak yang kenal terutama untuk Booster TV. biasanya banyak yang kurang puas kalau antena TV nya tidak dilengkapi dengan Booster.

bagi yang suka eksperimen atau hobby elektronika, silakan coba saja proyek elektronika yang satu ini. rangkaiannya tidak terlalu rumit. lumayan kalau jadi kan bisa dimanfaatkan untuk antenna TV UHF di rumah.

UHF antena booster ini dapat digunakan untuk tujuan penerimaan yang lebih baik, terutama jika Anda jauh dari stasiun TV / pemancar relay.   booster antena UHF ini bekerja di kisaran 400-850 MHz.
Berikut ini adalah diagram rangkaian booster antena UHF:

Rangkaian hanya menggunakan satu transistor, dengan penguatan antara 10 hingga 15 dB, cukup lumayan untuk banyak situasi.
Bagian paling penting adalah bahwa sirkuit transistor harus terlindung dari sirkuit input, seperti ditunjukkan dalam diagram skematik oleh garis putus-putus (metal shield/pelindung logam). hal ini bertujuan untuk menghindari interferensi.
rangkaian ini dicatu dari power supply yang terpisah melalui kabel sinyal (sistemnya mirip dengan booster UHF yang dijual ditoko, yaitu power supply diletakkan di dalam rumah atau di dekat TV ),  karena rangkaian booster ini harus sedekat mungkin dengan antena. Hal ini sangat penting karena amplifier harus memperkuat sinyal yang diperoleh oleh antena, bukan noise yang ditangkap oleh antara kabel antena dan rangkaian.
Antena dan rangkaian booster dapat dipasang di atas atap rumah Anda. 75 ohm Panjang kabel koaksial dapat digunakan dari output rangkaian booster ini ke unit power supply yang berada dekat dengan TV.

konstruksi power supply sangat sederhana, digunakan sebuah induktor 50-100 uh atau RF choke antara kabel output dan catu daya.
kapasitor keramik kecil 100pF digunakan untuk memblokir tegangan DC dari power supply. Sesuaikan P1 untuk mendapatkan penerimaan yang terbaik, dan hal ini untuk mengatur konsumsi arus saat digunakan yaitu sekitar 5-15 mA.

catatan:

tipe transistor yang disarankan disini adalah transistor 2SC3358, tetapi apabila susah didapat maka bisa diganti dengan yang tipe 2SC3355. biasanya tipe 2SC3358 mempunyai penguatan yang lebih bagus dari 2SC3355.

silakan kunjungi artikel-artikel saya lainnya:

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> 8 tips menghemat tagihan listrik

>> Air terjun Niagara, kawasan alami yang menyehatkan

>> 10 manfaat buah semangka untuk kesehatan

>> Membuat sendiri antenna UHF tipe Helical

>> Istilah Populer pada Notebook: Centrino, Core Duo, Core 2 Duo, Dual core, Celeron

>> Bukti pasif income dari menulis di situs Triond


 

silakan kunjungi artikel-artikel saya lainnya:

>> Cara membuat adaptor, power supply, charger handphone (gadget)

>> Bukti pasif income dari menulis di situs Triond

>> Cara mudah membuat banner untuk blog dan promosi

>> How to Select Right Diode for AC Adapter?

>> 8 tips menghemat tagihan listrik

 

 

Audio amplifier banyak tersedia di toko elektronika, baik dalam bentuk jadi (branded) ataupun kit elektronikanya. tapi mungkin harganya tidak murah dan Anda mungkin juga tidak menyukainya. Anda dapat membuat sendiri penguat audio yang cocok untuk beraneka macam gadget dan juga dengan biaya rendah. jika Anda lebih memilih untuk membuat sendiri, mungkin beberapa artikel berikut dapat membantu Anda:

  1. Stereo Audio Amplifier with Tda 2004
  2. Make Simple Subwoofer Box with My Design (Part I)
  3. Mini Audio Amplifier with Tda 2002
  4. Three Transistor Mini Amplifier for Tuner or Simple Receiver
  5. Mini Audio Amplifier for Tuner or Simple Receiver
  6. Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost
  7. Mini Amplifier with Lm386
  8. Creating Home Theater Surround Sound for Your Computer
  9. Mini Audio Amplifier with Ic An7112
  10. Stereo Audio Amplifier With BA 5406

rangkaian penguat audio yang disebutkan di atas, sangat cocok untuk mengutkan sumber suara dari beberapa gadget atau sistem audio kecil.
(kit radio tuner, radio portabel, atau pemutar MP4 Anda).
untuk gadged, cocok juga untuk Ipod, Smartphone, Laptop, Netbook, dan Ipad.

dari pengalaman pribadi saya, membuat sendiri beberapa proyek elektronik menyenangkan dan itu merupakan bagian dari hobi saya. desain amplifier audio dapat disesuaikan untuk penerima portabel PCB dengan ukuran kompak dan mini, sehingga dapat ditampung di box kecil. untuk power amplifier audio, Anda dapat memilih lebih IC power amplifier audio yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya berapa daya maksimum yang ingin anda gunakan.
jalur rangkaian dapat dengan mudah dicetak dengan PCB atau Anda dapat menggunakan PCB matriks yang lebih fleksibel. tetapi  hasil terbaik dan desain solid dapat diperoleh jika Anda menggunakan PCB. saya sering menggunakan PCB untuk proyek elektronik saya.

 

 

 

 

 

 

 

 

—-00—-

silakan kunjungi juga posting lainnya berikut ini:

>> Tomat banyak manfaatnya untuk kesehatan

>> 10 Awesome Health Benefits of Bananas

>> Kapan tanaman Strawberry akan berbuah?

>> The design of Active Speaker 2.1 Altec Lansing vs4621

>> Travelling: Rumah Strawberry Lembang Bandung

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> 10 Best Place to Create a Free Blog

Untuk posting saya yang lain yang masih berhubungan dengan pemancar FM yaitu “macam pemancar FM”, bisa dilihat postingnya dengan klik DISINI.

Pemancar stereo yang saya bahas kali ini mempunyai daya yang kecil, cukup untuk menjangkau area di sekitar rumah.
sehingga cocok untuk memancarkan sumber suara dari iPod, komputer, discman, walkman, TV / SAT receiver, dan banyak sumber audio lainya.
untuk keperluan pemancar stasiun radio FM dengan jarak jangkau yang jauh, maka saya sarankan agar rangkaian ini dimodifikasi dengan di perkuat rangkaian “power RF amp”.
tentu saja Pemancar FM dengan daya kuat memerlukan izin agar tidak dianggap ilegal.

penjelasan lebih lanjut tentang pemancar ini (PCB layout, komponen, dll), bisa dilihat dengan klik DISINI.
untuk antenna yang cocok untuk jenis pemancar ini yaitu jenis “ground plane” karena jenis ini bisa menangani daya pancar yang cukup tinggi.
untuk pembahasan tentang antena “ground plane”, saya posting DISINI.
pada posting tsb, panjang elemen antenna vertikal radiator dan panjang elemen antenna radial bisa dihitung dengan rumus.
untuk pemancar FM, artinya frekuensinya diambil diantara 88 sampai 108 MHz.

jika anda tidak bisa menemukan komponen-komponen dalam rangkaian ini di toko elektronika, saya sarankan untuk membeli di supplier komponen online.
situs yang bisa anda kunjungi yaitu www.BGmicro.com,  BGmicro melayani pemesanan secara internasional dan di sana anda akan menemukan beragam komponen dan bisa dibeli dengan Paypal.
review tentang situs http://www.BGmicro.com bisa dilihat dengan klik DISINI.
jika anda belum punya Paypal, silakan kunjungi posting saya tentang “cara pendaftaran di Paypal” dengan klik DISINI.
kalau anda ingin mengisi saldo Paypal dengan mudah maka silakan kunjungi blog saya yang lain yaitu “iconptc.blogspot.com
di blog tsb, ada beragam program daftar gratis yang dibayar Dollar ke rekening Paypal kita.

silakan juga kunjungi artikel-artikel tulisan saya lainnya yaitu:

Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

Mini Audio Amplifier for Tuner or Simple Receiver

Make a Simple Shortwave Sw Radio Receiver

Amplified Uhf Antenna for Best Reception

Fm Antenna Diy with Booster Version Two

Radio Fm Antennas for Best Reception

oleh: Kamarudin
blog: arjip.wordpress.com
(boleh copy paste artikel ini asalkan mencantumkan sumbernya, trims)

Airband adalah jalur frekuensi radio yang digunakan untuk keperluan komunikasi antara pilot pesawat dengan tower bandara. sebenarnya jalur ini tertutup untuk keperluan komunikasi publik, tapi itu bukan berarti kita tidak bisa memonitornya.
Radio receiver, radio Scanner, radio General coverage biasanya sudah dilengkapi fitur Airband receiver jadi bisa digunakan untuk memantau komunikasi Penerbangan. komunikasi penerbangan ini hanya dipakai untuk keperluan penerbangan komersial dan bukan untuk militer.
komunikasi antar pesawat dengan tower bisa terdengar ber kilo kilometer, ini karena pesawat terbang di ketinggian sehingga sinyalnya terpancar cukup jauh. frekuensi Airband adalah 118 – 136 MHz dijalur VHF dan dengan sistem AM. jarak jangkauan sinyal di jalur VHF adalah berdasar Line of Sight (LOS). jadi selama kita masih bisa melihat sebuat pesawat secara langsung maka komunikasinya bisa kita monitor.

Radio Scanner atau radio receiver yang dilengkapi penerimaan jalur Airband yang beredar dipasaran sangat mahal harganya. untuk itu dalam posting saya kali ini, ingin membahas cara membuat Airband Receiver sederhana atau radio penerima jalur komunikasi penerbangan. mengapa rangkaiannya bisa sangat sederhana? hal itu dikarenakan jenis receiver ini adalah “super-regenerative receiver”. umumnya radio penerima (receiver) yang banyak dijual adalah berdasar jenis “heterodyne” yang tentu lebih mahal dan rumit rangkaiannya.

rangkaian yang saya kemukakan ini merupakan hasil modifikasi dari rangkaian aslinya yang dibuat oleh Rick Andersen. artikel dari Rick Andersen bisa dilihat dengan klik  DISINI.
anda bisa banyak belajar tentang “super-regenarative receiver” di situsnya Rick Andersen, karena saya pada mulanya juga belajar dari artikel-artikel di situs tsb. Airband receiver versi Rick Andersen menggunakan komponen transistor 2N3904, transistor ini cukup sulit di dapat di Indonesia.
oleh karena itu saya memodifikasinya dengan transistor VHF lain yaitu transistor C930 atau 2SC930, yang lebih mudah didapat.
anda bisa memodifikasi rangkaian ini dengan menggunakan transistor tipe lain, asal transistor tsb bisa bekerja di jalur VHF dan UHF.

untuk  layout  PCB (Printed Circuit Board) dari rangkaian ini bisa dilihat dengan klik DISINI.
untuk komponen “tuning” saya ambil dari tuning bekas radio 3 Band (AM,FM,SW1), komponen tuning ini bisa mudah dicari di toko elektronika.

rangkaian ini tidak dilengkapi dengan penguat suara atau amplifier, masih diperlukan untuk penguatan audio.
untuk rangkaian amplifier yang cocok silakan klik DISINI.

rangkaian amplifier versi lainnya yang juga cocok, silakan klik DISINI.

berikut adalah foto rangkaian yang sudah dilengkapi dengan penguat suara (amplifier).

untuk antenna bisa menggunakan antenna dari kabel dengan panjang 120 cm dan diposisikan vertikal, dikenal dengan “Vertikal half wave antenna”. posting saya yang masih berkaitan tentang “Vertikal half wave antenna” bisa dilihat DISINI. bisa juga dengan menggunakan antenna telescopic (whip) yang biasa dipakai di radio portabel. untuk hasil yang lebih baik bisa menggunakan antenna eksternal ground plane khusus untuk frekuensi Airband.
untuk lebih jelasnya tentang “Antenna ground plane untuk Airband” silakan klik DISINI.

sebenarnya dengan hanya menggunakan antena telescopic sudah sangat mencukupi, karena radio regenerative dan super-regenerative receiver mempunyai kelebihan dalam kepekaan (sensitifitas) untuk penerimaan sinyal. bila ingin memperkuat sinyal Airband agar bisa lebih jauh jangkauan penerimaannya, maka silakan tambah penguat sinyal (booster). posting artikelnya bisa dilihat DISINI.

untuk power supply gunakan baterai 9 Volt, atau gunakan baterai HandPhone 2 buah @ 4,2 Volt di susun dan dihubungkan secara seri.
dari pengalaman saya menggunakan adaptor hasilnya kurang bagus, rangkaian sulit ber osilasi dan hal ini mungkin disebabkan arus dari adaptor tidak sehalus dari baterai. saya sendiri menggunakan batere bekas laptop 2 cell diseri (@ 4,2 Volt) jadi kalau habis bisa dicharge sewaktu-waktu. jika rangkaian mulai bekerja tidak normal setelah beberapa waktu pemakaian, mungkin baterainya sudah mulai habis dan segera ganti dengan yang baru atau gunkan baterai yang bisa di charge.

cara pengoperasian:
(ampliifier, antena dan baterai harus sudah terpasang dengan benar)
putar potensio Regen sampai suara berdecit hilang dan berganti dengan suara desis “hizzz”, seperti suara radio FM di frekuensi kosong. desis ini menandakan bahwa rangkaian ini mulai berisolasi dan bekerja normal. pada saat rangkaian mulai berisolasi, maka kepekaan terhadap sinyal adalah sangat tinggi. jika “regen control” ditambah terus maka kepekaannya berkurang. jika tidak ada suara desis maka itu artinya rangkaian tidak berisolasi, cek kembali rangkaian yang anda buat. mungkin ada hubungan antar komponen yang kurang pas. jika hal ini masih terjadi maka coba ganti dengan transistor lain. putar tuning untuk mencari frekuensi yang sedang digunakan. saat ada sinyal yang masuk, desis otomatis akan hilang dan menjadi suara percakapan komunikasi. komunikasi di jalur Airband mempunyai ciri “singkat dan jelas”. jadi komunikasi berjalan dengan sangat cepat.cobalah memonitor saat jam penerbangan sibuk, maka anda akan menemui banyak percakapan komunikasi di jalur Airband (umumnya komunikasi menggunakan bahasa inggris).

perhatian:
karena rangkaian ini menggunakan osilator aktif yang berfungsi sebagai detector AM, maka tidak disarankan membawa alat ini di dalam kabin pesawat. karena interferensinya bisa mengganggu komunikasi pilot dengan tower bandara. tidak terlalu masalah, bila anda mengoperasikan alat ini di rumah. jika anda berminat untuk membuat Airband receiver yang tidak menggunakan osilator (rangkaian pasif), silakan kunjungi artikel ini: —> “Passive Aircraft Receiver“.
Update 1 Juni 2012
silakan kunjungi kelanjutan dari posting saya ini, yang masih membahas tentang radio penerima Airband.
pada posting baru saya itu berjudul “Membuat-radio airband receiver portabel“, klik DISINI untuk melihatnya.

anda dapat mengunjungi artikel artikel saya yang lain:

Stereo Audio Amplifier with Tda 2004

Make Your Own All Band Receiver

Make a Simple Shortwave Sw Radio Receiver

Built Your Own Fm Wireless Microphone

Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost

Amplified Uhf Antenna for Best Reception

Uhf Dipole Antenna Easy to Built

Software Video Converter for Blackberry, iPod, PSP and iPhone

Beautiful Wallpaper for Blackberry, Smartphone, Windows Mobile, and Qwerty Phone

Amplifier stereo sederhana LM 379 dengan bass booster rangkaian yang sederhana ini diambil dari buku ” Data IC Audio” karangan P. Wijayacitra. mengapa rangkaian ini bisa disebut sederhana? sebab rangkaian elektronika ini hanya mempunyai satu komponen aktif. satu-satunya komponen aktif di dalam rangkaian ini yaitu LM 379 dari IC Audio Nasional.  LM 379 mempunyai daya 6 watt/channel dengan beban 8 ohm per channel. voltase maksimum adalah 35 Volt. kamu dapat membuat ini untuk memperkuat suara dari perangkat walkman, radio portabel, MP4 player, atau dari laptop. rangkaian ini dilengkapi dengan fitur “Bass Booster”, sehingga suara outputnya terasa lebih powerful, alami, dan lembut. nada nada rendah juga semakin menonjol. cocok digunakan saat kamu mendengarkan musik, game atau film pada laptop, Ipod, Iphone, Ipad, PC, MP4 player, PS, PSP, HP atau dari smartphone.

Gambar skema rangkaian secara DETAIL,  BESAR dan lebih JELAS bisa dilihat dengan klik DISINI.

kamu dapat juga mengunjungi artikel ku yang lain:

>> Make Simple Subwoofer Box with My Design (Part I)

>> Make Simple Subwoofer Box with My Design (Part II)

>> Amplified Uhf Antenna for Best Reception

>> Radio Fm Antennas for Best Reception

>> Uhf Dipole Antenna Easy to Built

>> Fm Antenna Diy with Booster Version One

>> Built Your Own Fm Wireless Microphone

Rangkaian atau skema Pemancar FM yang beredar di internet memang banyak sekali, umumnya di tujukan untuk keperluan edukasi dan hobby elektronika. Dahulu di era tahun 90an, di kampung saya merebak radio komunikasi dengan jalur FM, bahkan diantaranya bisa menjangkau jarak sampai puluhan kilometer. kalau sekarang kebanyakan sudah berpindah ke jalur ke VHF (2 meter band). berikut ini saya tampilkan beberapa skema rangkaian pemancar FM dari yang sederhana sampai dengan yang medium. tipe pemancar Fm yang sangat sederhana biasa digunakan untuk home monitor, hobbi merakit kit elektronika dan FM wireless mic, atau bisa dikombinasikan dengan “VHF power amplifier” agar mempunyai daya yang lebih besar dan jarak jangkau yang lebih jauh.  artikel saya tentang “VHF power amplifier” bisa dilihat dengan klik DISINI.

1.posting “rangkaian FM wireless mic” bisa dilihat DISINI.

2.pemancar FM dengan 1 transistor BC547, postingnya bisa dilihat dengan klik di link INI.

3.kalau yang satu ini rangkaian Pemancar FM 1 Watt, silakan klik di Link  INI.

4.Walky talky FM oleh Pradeep G. bisa digunakan untuk komunikasi 2 arah jarak dekat pada jalur FM, sebaiknya gunakan di frekuensi yang kosong.

5.Pemancar FM 12 Watt oleh Dwi Hartanto bisa download secara gratis PDF nya. bagian I klik DISINI,  bagian II klik DISINI, bagian III klik DISINI

6.Pemancar FM stereo. posting lengkapnya bisa dilihat dengan klik DISINI.

————00———–

kalau sempat, silakan kunjungi blog saya lainnya yaitu:

iconptc.blogspot.com

dan kunjungi juga artikel-artikel tulisan saya lainnya berikut ini:

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> 3 Transistor Mini Amplifier for Tuner or Simple Receiver

>> Mini Amplifier with Lm386

>> Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost

>> Radio Fm Antennas for Best Reception

>> Uhf Dipole Antenna Easy to Built

>> Fm Antenna Diy with Booster Version One

>> My Old Phone Se T610

>> Why I Am Happy Using Facebook?

>> Farthest Object That Can be Seen by The Naked Eye