Laptop yang panas saat digunakan adalah sangat umum terjadi, dan paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari karena memang desain pendinginan di laptop tidak seperti pada komputer PC. bentuk laptop yang dibuat ringkas, tentu sangat membatasi jika harus menggunakan headsink dan kipas (fan) dengan ukuran yang lebih besar.

sumber assets nydailynews comilustrasi sumber: assets.nydailynews.com

ada banyak cara untuk mengatasi laptop yang kepanasan, silakan simak beberapa caranya berikut ini:

1. Undervolt
cara ini lebih efektif dalam menurunkan suhu prosesor dan akibatnya suhu laptop secara keseluruhan juga ikut turun.
2. Membersihkan heatsink dan fan prosesor
setelah pemakaian 1 sampai 2 tahun biasanya heatsink prosesor akan terlapisi oleh debu, menyebabkan pelepasan panas menjadi kurang efektif.
akibatnya prosesor laptop menjadi lebih cepat panas saat digunakan. untuk itulah heatsink dan fan prosesor laptop perlu dibersihkan secara berkala.
3. Memberi tambahan cooling pad
memakai cooling pad adalah pilihan yang paling umum untuk mendinginkan laptop, walaupun cooling pad yang harganya murah mungkin tidak memberikan penurunan suhu laptop yang signifikan.
4. Menambah kipas angin
jangan heran, banyak para gamer laptop di Indonesia yang menggunakan cara ini yaitu dengan menambah kipas angin untuk mendinginkan laptop, biasanya diletakkan di samping laptop.
selain karena kipas angin adalah benda yang umum dijumpai di rumah, juga memberi pendinginan yang lebih efektif daripada memakai cooling pad.
5. Ruangan ber AC
ruangan ber AC tentu suhunya lebih dingin dibandingkan dengan suhu ruangan normal. laptop menjadi lebih dingin saat digunakan di ruangan ber AC.
6. Mengurangi berbagai program yang jalan di startup
tanpa kita sadari banyak program dan service yang berjalan di background Windows. tentu hal ini akan menyita kemampuan prosesor. kurangi program yang tidak diinginkan lewat startup.
7. Pasang Antivirus
beberapa jenis virus juga bisa menghabiskan resource prosesor, pada beberapa kasus laptop yang mengalami kepanasan, setelah diselidiki ternyata disebabkan oleh virus. prosesor dipaksa bekerja dengan keras terus menerus padahal laptop sedang dalam tidak digunakan. akibatnya laptop menjadi panas. jadi laptop kita akan lebih aman kalau kita memasang program Antivirus untuk menghalau virus semacam itu.

supaya lebih jelasnya, anda bisa menyimak pengalaman saya dalam mendinginkan laptop Acer Aspire pada link berikut —>  Pengalaman saya mendinginkan laptop Acer yang panas.

Lalu apa dampak buruk bagi laptop yang sering kepanasan dalam jangka waktu yang lama? coba simak beberapa referensi dari posting-posting saya sebelumnya berikut ini:

>> Pengalamanku memperbaiki laptop mati total

>> Penyebab kerusakan laptop display blank atau black screen

silakan kunjungi juga posting-posting saya lainnya:

>> Survey online ini terbukti sudah membayar saya jutaan Rupiah

>> Spintires game simulator yang cocok untuk Intel HD

Advertisements

Laptop lama yang saya punyai adalah laptop lama dengan spesifikasi yang untuk ukuran sekarang tergolong low end, ini bisa terlihat dari spesifikasi awal laptop tersebut yaitu:
merk laptop Optima Centoris G200N, OS Windows XP Professional (SP 2)
prosesor Pentium M 1,5 GHz (kira-kira performanya setara dengan Pentium 4 2,4 GHz), DDR SDRAM 512 MB PC2700 (bisa ditingkatkan maksimal 2 GB), VGA Intel Extreme Graphics 2.

laptop tersebut kalau sedang digunakan multitasking (misalnya membuka 2 browser berbeda dan multimedia player sekaligus) sering nge-lag, dan dengan prosesor Pentium M 1.5 GHz tersebut saya kira masih kurang untuk memenuhi kebutuhan komputasi di era sekarang, seiring perkembangan waktu software-software terbaru membutuhkan prosesor yang lebih bertenaga, misalnya saja seperti software antivirus, editing gambar, multimedia player, flash player, dll.
untuk itulah timbul keinginan saya untuk mengupgrade laptop saya tersebut, biar performa lebih terdongkrak (meningkatkan kemampuan).

dari browsing-browsing saya menemukan bahwa prosesor dan RAM laptop untuk kebutuhan upgrade tersebut bisa saya dapatkan cukup murah di situs Ebay. lihat saja, harga satu buah prosesor Pentium M 1,7 GHz (kira-kira performanya setara dengan Pentium 4 2,8 GHz), harga total berikut onkir adalah sekitar $11 saja.
harga 1 buah RAM SODIMM Kingston 512 MB PC2700 adalah cukup ditebus 10$ saja (gratis ongkos kirim).
akhirnya saya putuskan untuk membeli di Ebay, jadi seluruh biaya upgrade cuma habis total sekitar 20$ saja, atau kalau di Rupiah-kan sekitar 200 ribu Rupiah. 🙂
untuk biaya bongkar pasang laptop saya anggap tidak ada, karena saya kerjakan sendiri. untuk lebih detailnya silakan simak posting saya yang berjudul –>> Pengalamanku membeli barang di ebay

lalu bagaimana cara saya mendapat uang untuk membeli barang di Ebay? nah untuk membeli barang di Ebay itu, kita butuh rekening Paypal yang sudah terisi oleh duit Dollar $$ dengan saldo yang mencukupi,  silakan simak blog saya lainnya dengan klik DISINI, yang membahas beragam cara untuk mencari duit dollar $$ yang hasilnya bisa ditampung di rekening Paypal yang kita punya.

dibawah ini adalah foto saat saya membongkar laptop untuk upgrade prosesor:

untuk melepas prosesor dari dudukannya maka terlebih dahulu kita membuka kunci soket prosesor, putar sekrup pengunci dengan obeng berlawanan arah jarum jam sampai full. kalau misalnya prosesor masih sulit dilepas dari soket, maka itu tandanya kunci soket belum diputar sampai full.

sekalian heatsink (pendingin) prosesor dibersihkan dari tumpukan debu, biar laptop tidak mudah cepat panas.

lalu prosesor pengganti dipasang ke soket, prosesor tersebut tidak saya beri thermal pad tapi saya ganti dengan olesan minyak goreng 🙂

dibawah ini adalah foto-foto saat saya membuka penutup RAM dibawah laptop untuk upgrade kapasitas memory RAM pada laptop, RAM pada laptop:

performa akhir; dengan prosesor yang lebih kencang yaitu Pentium M 1,7 GHz dan kapasitas RAM yang lebih lega yaitu 768 MB. saya merasakan sudah ada peningkatan performa, dan tidak ada lag seperti yang saya alami sebelumnya. ternyata upgrade laptop itu tidak harus mahal alias murah dan tidak pula harus menguras kantong. untuk laptop lama kemungkinan harga sparepartnya sudah cukup terjangkau. jadi kalau upgrade pada laptop lama kemungkinan tidak akan makan banyak biaya.

—–00——

kunjungi juga posting-posting menarik berikut ini:

>> Keindahan Gunung Rinjani di Pulau Lombok

>> Active Speaker 2.1 Altec Lansing vs4621

>> 10 manfaat kesehatan yang mengagumkan dari Pisang

>> Travelling: Rumah Strawberry Lembang Bandung

>> Bali Being Second Best Island in The World

>> 10 Best Place to Create a Free Blog

>> Manfaat & Rahasia dari Air Kelapa Muda

Kemampuan VGA Radeon HD 6290

September 11, 2012

Netbook dan Laptop (notebook) yang dilengkapi dengan graphics Ati Radeon HD 6290, mempunyai harga yang lebih ekonomis dan terjangkau, di Indonesia harga  berkisar 3 jutaan rupiah atau kurang. walaupun terjangkau, lalu bagaimanakah kemampuan dan kualitas dari VGA Ati Radeon HD 6290 ini? VGA Radeon HD 6290 ini sebenarnya termasuk integrated graphics kelas low, walaupun low end akan tetapi sudah dilengkapi dengan support DirectX 11, Shader 5.

berikut ini penjelasan tentang Radeon HD 6290 sesuai dengan review dan benchmark dari sumber notebookcheck dot net.
AMD Radeon HD 6290 (atau kadang-kadang juga disebut ATI Mobility Radeon HD 6290) adalah kartu grafis terintegrasi yang terdapat di beberapa prosesor netbook platform Ontario (misalnya, prosesor AMD C-60). Hal ini didasarkan pada inti grafis yang sama dengan ATI Mobility Radeon HD 4330 tetapi tanpa memori khusus (VRAM). Selain itu, HD 6290 memiliki prosesor UVD3 video baru. Dibandingkan dengan HD 6250 yang lebih lambat, HD 6290 mempunyai fitur Turbo Core untuk overclock secara otomatis ke 400MHz.

keluarga AMD Brazos Series mempunyai anggota Radeon HD sebagai berikut:
Radeon HD 6250 pipelines 80 unified @ 280MHz
Radeon HD 6290 pipelines 80 unified @ 280MHz – 400MHz
Radeon HD 6310 pipelines 80 unified @ 500MHz
Radeon HD 7310 pipelines 80 unified @ 500MHz
Radeon HD 6320 pipelines 80 unified @ 500MHz – 600MHz
Radeon HD 7340 pipelines 80 unified @ 523MHz – 680MHz

Kinerja 3D HD 6290 terletak di kelas low end, di atas level kartu grafis chipset terintegrasi dari chipset 880M (misalnya Radeon HD 4250).  Karena prosesornya lambat, kemampuan untuk memainkan game sangat terbatas.
Hanya game lama dan mempunyai grafik rendah dapat dijalankan dengan lancar dalam setting low sampai medium, (misalnya Half Life 2). Bahkan game seperti Trackmania Nations akan sangat lancar jika dimainkan dalam detail rendah. Namun, jika dibandingkan dengan kartu grafis terintegrasi di prosesor Atom (GMA 3150), HD 6290 jelas lebih menang performanya.

Benchmark:

3DMark 06 rata-rata 1596 poin.
The Elder Scrolls V: Skyrim (2011) low 8 fps.
Fifa 12 (2011) low 18 fps, medium 11 fps.
F1 2011 (2011) medium 12 fps.
Dirt 3 (2011) low 15 fps medium 12 fps
Call of Duty: Black Ops (2010) low 6 fps, medium 5 fps
Fifa 11 (2010) low 38 fps, ultra 13 fps
Mafia 2 (2010) low 5 fps, medium 4,8 fps, high 4,6 fps
Battlefield: Bad Company 2 (2010) low 9 fps medium 7,2 fps
Trackmania Nations Forever (2008) low 30 fps, high 8 fps
Call of Duty 4 – Modern Warfare (2007): Playable low setting
World of Warcraft (2005) low 47 fps, medium 23 fps

Decoder UVD3 video yang ada memungkinkan untuk decoding video HD menggunakan kartu grafis. Hal ini memungkinkan decoding paralel dari dua MPEG2, H.264 dan VC-1 dan karena itu kompatibel untuk BD-Live. Selain itu, UVD3 baru juga mendukung DivX, Xvid dan MPEG4 Part 2 decoding. Blu-Ray 3D melalui MCV (Multiview Video Coding) dari UVD3 ini tidak didukung karena kekuatan pemrosesan yang rendah. Konsumsi daya dari HD 6290 cukup rendah dikarenakan graphics integrated terintegrasi dalam prosesor. Prosesor secara keseluruhan mengandung bagian northbridge, sebuah controller memori dan GPU ditentukan dengan 9 Watt TDP.

spesifikasi
Codename Zacate
Architecture Terascale 2
Pipelines 80 – unified
Core Speed * 280 – 400 MHz
Shader Speed * 280 – 400 MHz
Shared Memory yes
DirectX DirectX 11, Shader 5.0
technology 40 nm
Features DirectX 11, UVD3, Turbo Core 400MHz

—00—

silakan kunjungi juga posting dan link menarik lainnya berikut ini:

>> Blur Game PC Gameplay Radeon HD 6320

>> Iconptc (ini juga salah satu blog yang saya punyai)

>> Game Battlefield 2142 Verdun with SweetFX

>> Kenapa laptop cepat panas?

>> Test kecepatan Flash Disk dengan Check Flash

>> AMD E350 is Not Enough for Serious Gaming

>> Aneka info Strawberry (Stroberi)

>> Kumpulan artikel tentang kesehatan

>> Manfaat buah manggis untuk kesehatan

Kemarin saya datang ke rumah seorang kawan, ternyata dia punya problem dengan adaptor netbook-nya yang rusak. awalnya netbook dia menyala dengan normal, namun kemudian ketika dipakai oleh adiknya baru kemudian laptopnya mati. dia mencoba menghidupkan dengan baterai saja tanpa adaptor, ternyata bisa jalan normal. tetapi jika menggunakan adaptor langsung dan tanpa baterai laptopnya tidak bisa menyala. jadi di berkesimpulan ada kerusakan di adaptornya tersebut. laptop kawan saya adalah netbook Axioo PJM, umur pemakaian sekitar 2 tahun. silakan lihat posting saya yang mereview netbook tersebut di “Review Pribadi Netbook Axioo Pico DJV” .

untuk membeli adaptor baru, kawan saya agak keberatan. karena kisaran adaptor universal pengganti yang dijual dipasaran harganya bisa sampai 100 ribuan rupiah dan untuk adaptor original/asli bisa sampai 200 ribuan.
akhirnya adaptor tersebut saya bawa pulang ke rumah untuk saya tes dan periksa, karena siapa tahu masih bisa diperbaiki. saya awalnya mengukur tegangan keluaran adaptor ternyata memngang tidak ada arusnya. kemudian saya cek sambungan kabel adaptor yang menuju ke colokan input listrik AC 100-240V, ternyata masih bagus sambungannya. pada awalnya saya berfikir bahwa adaptornya sudah rusak, dan saya ingin membongkarnya. tapi kemudian saya urungkan dengan melihat kemungkinan lain yaitu adanya kabel yang putus antara adaptor dengan ujung colokan (jack) output adaptor.
kemudian saya gunting bagian kabel (kabel output yang menuju netbook) yang berada di dekat dengan kotak adaptor.

setelah itu kedua kabel saya tes dengan multitester, ternyata ada tegangannya dan di multitester tercatat 20,3 Volt. masih sesuai dengan standar spesifikasi yang tertulis di body adaptor netbook Axioo tersebut yaitu 20V 2A. ternyata adaptor-nya masih bagus, dan kerusakan ternyata ada di bagian sambungan kabelnya. kemungkinan ada kabel yang putus di dalam kabel antara adaptor dan colokan output yang menuju ke netbook.

pada akhirnya kabel yang putus saya buang, dengan kabel yang masih bagus saya sambung lagi ke adaptor itu. penyambungan kembali kabel harus dilakukan dengan cermat, agar polaritas ujung colokan output tidak terbalik.
demikianlah semoga pengalaman saya ini bisa menjadikan referensi untuk kerusakan adaptor pada laptop atau netbook.

—-00—–

silakan kunjungi juga posting-posting menarik berikut ini:

>> 8 cara mendapatkan uang dari blog

>> Pengalamanku memperbaiki laptop mati total

>> Benefits & Secrets of Young Coconut Water

>> What’s Best Android Apps in 2012? 

>> Orion Nebula, One of The Most Photographed Celestial Object

>>  Aneka info tanaman dan buah Strawberry (Stroberi)

Belum lama ini, kakak saya baru saja membeli sebuah laptop baru merk Byon yang bisa dibilang cukup murah, hanya 3 jutaan saja.  laptop kepunyaan kakak saya itu adalah Byon type M8341, dengan prosesor Intel® Pentium® Dual-Core P6200 (@ 2.13 GHz, Cache 3 MB) DDR3 2GB / HDD 500 GB dan kakak saya membelinya dengan harga sekitar Rp.3300000,-
sebenarnya seri Byon M8341 ini mempunyai banyak varian, yang membedakan di tiap varian adalah di bagian prosesor-nya. setiap varian juga mempunyai harga sendiri yang berbeda satu dengan yang lainnya. teknologi yang diusung juga tergolong baru. saya sendiri juga sempat mencoba laptop ini, dan saya cukup terkesan karena walaupun murah tapi tidak murahan.

Byon juga menurut saya termasuk merk laptop yang cukup punya kualitas, lihat saja spesifikasinya:
untuk layar sudah mendukung HD 14″ WXGA LED
prosesor Pentium dual core generasi baru (seri P) dengan performa setara dengan Intel Core 2 duo, yang masih termasuk prosesor kelas mainstream.
memori RAM sudah memakai DDR3 dan bisa diekspansi Up to 8GB
fitur tambahan juga komplet; webcam, Bluetooth, Wifi, Card reader, DVD±RW.
kelemahan laptop ini mungkin hanya di graphics device-nya, karena masih memakai integrated yaitu Intel HD sehingga kemampuannya kurang jika digunakan untuk bermain game ataupun editing grafik/video.
silakan simak kemampuan grafis intel HD secara detail dalam posting saya dengan klik DISINI.

 

laptop tersebut saat ini dijalankan dengan OS Windows 7 Professional (OS tidak termasuk dalam penjualan laptop Byon seri M8341 ini).
kinerja laptop ini lumayan responsif, walaupun banyak widget yang dipasang tapi secara umum saya tidak merasakan laptop ini lelet.
tapi jika aplikasi background yang terlalu banyak yang aktif bisa memperlambat waktu start up, sebaiknya kurangi software yang tidak terlalu dibutuhkan di setting msconfig. khusus untuk kinerja multimedia semisal memainkan video HD, saya rasa laptop ini sudah mumpuni. sedangkan untuk demanding game masih bisa, tetapi dengan setting low atau medium.
silakan simak kemampuan grafis intel HD untuk bermain game secara detail dalam posting saya dengan klik DISINI.

kesimpulan:
dengan harga 3 jutaan dan layar sudah 14 inch, laptop ini  bisa saya sebut sebagai laptop murah. saya rasa tak rugi untuk memilih laptop ini untuk keperluan office dan memainkan multimedia. karena spesifikasi hardware-nya bisa dibilang baru. performa dan kelas secara keseluruhan adalah bisa digolongkan laptop kelas mainstream karena pemilihan hardware prosesor dan graphics nya juga ada di kelas mainstream. untuk memaksimalkan kemampuan laptop ini, maka pasanglah RAM minimal 2 GB (Windows 7) atau minimal 1 GB (Windows XP).

spesifikasi
Intel Pentium P6200 (@ 2.13 GHz, Cache 3 MB), 14 inch HD LED, DVD RW, Intel HD graphihcs (up to 752 MB)
Webcam, Card reader, Bluetooth, Wifi
Interface Provided 3x USB 2.0 , 1 x HDMI , 1x e-SATA
kelengkapan: tas, CD driver, manual book, adapter
kisaran harga
dengan DDR3 1GB / HDD 320 GB Rp.3200000,-
dengan DDR3 2GB / HDD 500 GB Rp.3300000,-

—–00—–

silakan kunjungi juga artikel-artikel tulisan saya lainnya berikut ini:

>> Sudah $82.06 saya dapat dari Triond

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> Creating Home Theater Surround Sound for Your Computer

>> Bersih-bersih Windows dengan antivirus update terbaru

>> Perbanyakan bibit Strawberry lewat stolon

>> Review: Headset Keenion Kdm-219 Value But Powerfull

>> 10 Reasons Why The Tablet PC Become Popular

Bagi anda yang punya komputer atau laptop dengan kualitas suara biasa saja, pasti kurang puas saat digunakan untuk menonton film, memainkan lagu, atau saat bermain game. untuk itu banyak pengguna kompter kemudian mencoba menaikkan kualitas suara keluaran dari komputer atau laptop dengan sound card standar (stereo output), salah satu caranya dengan menambah speaker aktif. saat ini banyak orang yang lebih menyukai menggunakan speaker aktif untuk komputer atau laptop, umumnya sistem sederhana 2.1 channel dengan merk Polytron, Simbadda, Altec Lansing, Genius, Edifier, Dazumba, Logitech, Sonic Gear dll. tata suara 2.1 channel mempunyai  arti: menggunakan 2 speaker satelit ditambah 1 spekaer subwoofer. 2 speaker satelit audionya berupa stereo full range sedangkan 1 speaker subwoofer adalah mono dengan range frekuensi di sub-bass. seperti contoh pada foto di bawah ini:

image: Edifier C2 plus

sistem speaker aktif 2.1 memang tidak buruk, akan tetapi masih tidak bisa menampilkan image suara surround yang biasanya dibutuhkan untuk mengeluarkan efek-efek suara 3 dimensi saat menonton film atau bermain game. sistem tersebut masih bisa diupgrade dengan mengubahnya menjadi surround home theatre 4.1 (4 speaker satelit ditambah 1 speaker subwoofer).

semua yang saya bahas disini adalah Home Theatre system analog sederhana dan bukan digital. salah satu ciri khas sistem analog adalah selalu menggunakan input sumber double channel (stereo L dan R).

saya mencoba membahas Home Theatre yang sederhana dan mudah dibuat, bukan system delay yang relatif lebih rumit dan sulit dibuat. metode yang sangat saya sarankan ini termasuk mudah dibuat sendiri: home theatre ini merupakan modifikasi dari simple “Hafler” Surround-Sound Matrix (Home Theatre 4.0 channel dan tanpa decoder). modifikasi ada pada penambahan subwoofer channel dan komponen tambahan berupa elco dan resitor untuk speaker surround belakang. rangkaian dan konfigurasi dapat dilihat dalam skema berikut ini:

klik pada gambar untuk melihat skema tersebut (di tab baru)

speaker-speaker yang digunakan:

subwoofer untuk deep bass (sub-bass),  full range speaker (untuk surround rear speaker),  full range speaker (untuk front speaker). gunakanlah speaker subwoofer (bukan speaker woofer) untuk channel subwoofer dan speaker full range untuk speaker satelit. speaker full range bisa juga diganti dengan kombinasi speaker tweeter dan woofer.

salah satu contoh foto speaker subwoofer:

image: wikipedia

salah satu contoh foto speaker full range:

image: europe-audio

khusus untuk bagian subwoofer filter, amplifier subwoofer, dan box subwoofer, silakan baca posting saya yang berjudul “membuat box speaker subwoofer desain sendiri” dengan klik DISINI.

Polaritas speaker

polaritas speaker sangat penting dalam Home theatre system, karena berkaitan dengan fase frekuensi suara yang dihasilkan speaker. berhatikan bahwa ground selalu dihubungkan dengan kutub negatif speaker, kecuali untuk speaker belakang (surround rear speaker) karena ada rangkaian khusus disana.

Penempatan Speaker dalam ruangan yang disarankan bisa dilihat dalam gambar dibawah ini:

Home Theatre ini masih perlu disetting untuk kalibrasi nada lewat tone control di power amplifier speaker satelit, juga kalibrasi volume subwoofer, dan kalibrasi frekuensi subwoofer, agar terjadi keseimbangan dalam semua channel speaker.  Home Theatre ini bisa juga digunakan untuk perangkat audio lainnya seperti: Netbook, tablet PC, Ipad, Ipod, DVD player, MP4 player, MP3 player, FM stereo receiver, Walkman, stereo TV, Smartphone, Handphone, dll.

——-00——–

 silakan kunjungi juga posting-posting saya lainnya:

>> 2 bulan berturut earning Triond saya tembus 10$

>> Menulis artikel singkat bisa dapat dollar tiap bulan?

>> Buat sendiri aneka macam audio amplifier 

>> Apakah seri Intel HD Graphics bagus buat game? 

>>  Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>>  Keenion KDM-219 Headset Game yang murah tapi tidak murahan

>> Membuat aneka macam Booster antena UHF (UHF preamplifier)

Menjelang tahun baru 2012 ini,  saya akan cerita tentang pengalaman pribadi yaitu:  “menendang” virus yang cukup dianggap ganas, bahkan untuk skala Internasional. beberapa hari yang lalu, Windows XP di laptop saya terserang virus Sality. virus yang sempat bikin saya “sibuk”. virus itu menular dari hard disk eksternal saya, sedangkan Hard disk saya tersebut menyimpan virus saat saya gunakan di salah satu warnet. warnet memang salah satu tempat penyebaran virus yang umum di Indonesia, selain dari itu tempat lainnya yaitu: rental komputer atau bisa juga dari flash disk teman atau saudara. serangan virus kali ini cukup merepotkan bagi saya, hampir semingguan saya berkutat untuk menyingkirkan virus ini. padahal biasanya kalau laptop saya diserang virus, saya cukup booting lewat safe mode dan membersihkan lewat anti virus.

tetapi kali ini berbeda, virus yang saya hadapi adalah virus-virus yang cukup merepotkan, saya mencoba dari beberapa anti virus, mulai dari Avira, SmadAV, Salitykiller, Norman Malware Cleaner, AVG dll. sebelumnya saya memang malas mengaktifkan fitur active guard Avira dan SmadAV, padahal kedua Antivirus itu terinstall di laptop saya.

Sality remover; jika anda terkena virus Sality, saran saya gunakan terlebih dahulu software salitykiller dari Kaspersky, yang terbaru kalau tidak salah versi 1.3.6.0

setelah itu lanjutkan dengan menggunakan AVG Anti Virus versi terbaru,  scan seluruh sistem dan partisi, termasuk eksternal removable USB disk. sebelum mengistall AVG maka uninstall dulu antivirus yang berpotensi konflik misal: Avira antivirus, kalau SmadAV tidak perlu di uninstall.

apa dampak yang ditimbulkan dari virus Sality?

dampaknya yaitu terkuncinya task manager, tidak bisa menjalankan safe mode, windows explorer crash setelah digunakan beberapa waktu dan beberapa program software tidak bisa di gunakan. ternyata setelah saya scan semua dengan AVG, Virus yang lain ikut muncul juga. setelah scanning seluruh system di Windows XP laptop saya dengan AVG update terbaru, muncul ribuan file yang terinfeksi virus dan trojan dengan jenisnya yaitu:

  1. Virus Win32/Zbot.G
  2. Virus VBS/Generic
  3. Virus Win32/Alman
  4. Virus Win32/Sality
  5. Virus Win32/CryptExe.A
  6. virus Win32/Parite
  7. Trojan horse Dropper.Agent.DNR
  8. Trojan horse Generic4.KVY
  9. Trojan horse Generic20.SUG
  10. Trojan horse downloader.agent2.VAC

syukurlah semua file yang terinfeksi virus sudah dinetralkan dengan AVG. sisanya yang membandel dipindahkan ke virus vault. AVG 2011 yang saya gunakan versi 10.0.1321 dengan Virus database 1500/3540.

berikut saya ungkapkan ciri-ciri komputer/laptop yang terkena virus, trojan, dan malware: (menurut pengalaman saya pribadi)

  1.  CPU load lebih dari 30 persen secara terus menerus, padahal komputer dalam keadaan idle.
  2. kipas laptop menyala terus menerus (kecepatan sedang atau tinggi) bahkan beberapa saat setelah komputer dinyalakan.
  3. indikator hard disk sibuk terus (berkedip-kedip) padahal kita tidak sedang mengakses apapun, menandakan ada aktivitas background yang sedang bekerja, bisa jadi virus atau trojan.
  4. laptop/komputer jadi lebih cepat panas karena prosesor dan hard disk dipaksa bekerja secara terus menerus.

setelah bersih dari virus, laptop saya restart dan ketika booting laptop saya jadi lebih hening.

30 menitan dari sejak dihidupkan kipas prosesor masih tetap diam, dimana saat itu saya sedang browsing dengan membuka Opera, Firefox dan 3 aplikasi di background, dan itu hanya 2 sampai 6 persen saja dari CPU load.

laptop saya masih menggunakan prosesor jadul yaitu Intel Pentium M 1500 MHz, dan itu termasuk low end proccessor. Operating sistem yang digunakan di laptop saya yaitu: Windows XP SP2 kustomisasi sendiri dari aslinya, sehingga tampilannya mirip-mirip Windows 7.

————00———–

silakan kunjungi juga posting-posting saya lainnya berikut ini:

>> Mantap, ini bayaran ke-18 saya dari Triond

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> Intel HD is Not Enough for Serious Gaming

>> What Causes Laptop Display Blank or Black Screen?

>> 10 Reasons Why The Tablet PC Become Popular

>> Amplified UHF Antenna for Best Reception

Salah satu kerusakan laptop yang sering muncul adalah “black screen”, layar gelap, layar mati, atau “blank display “. mungkin anda yang memiliki laptop pernah mengalami hal seperti itu, termasuk saya sendiri. kemarin laptop Vaio VGN NR31Z saya juga mengalami kerusakan “black screen” yaitu saat dinyalakan laptop tidak menayangkan gambar sama sekali di display walaupun lampu LED hardisk menyala dan kipas prosesor aktif. akhirnya laptop itu saya kirim ke tempat service, tapi saya masih punya laptop 1 lagi yaitu tipe Optima Centoris G20 yang masih normal, walaupun laptopnya jadul tapi yang penting bisa buat online, he he he…

Anda bisa membaca posting saya yang berkait dengan laptop Optima Centoris G200 saya tersebut dengan klik DISINI.

lalu apakah yang menjadi penyebab “black screen” pada laptop?

setelah itu saya mencoba mencari tahu sebab-sebabnya melalui internet, dari yang saya ketahui penyebabnya sebagian besar oleh cacat/defect pada chipset VGA (GPU) dan kerusakan panel Display (LCD). secara umum ada beberapa sebab, mungkin salah satunya ada dibawah ini:

1.Panel Display rusak

untuk memastikan bahwa Panel Display rusak, maka cobalah hubungkan laptop dengan layar eksternal. ubah mode layar melalui keyboard laptop dari mode layar internal ke mode layar eksternal. jika layar eksternal berhasil menayangkan display maka bisa dipastikan kerusakan ada di panel display internal. layar eksternal bisa berupa monitor CRT jika output berupa monitor (VGA) port, atau HDTV jika output berupa HDMI. kerusakan di panel display ada beberapa yaitu diantaranya: kerusakan di inverter, kabel fleksibel, dan LCD. kalau ada gambar tipis seperti bayangan di LCD, maka kemungkinan yang rusak adalah lampu LCD (CCFL), atau kabel fleksibelnya.

2.kerusakan pada VGA

kerusakan chipset VGA umumnya dialami oleh VGA laptop yang dedicated semisal dari nVidia atau Ati. kerusakan VGA dari Chipset integrated misal VGA Intel sangat jarang terjadi, kerusakan VGA yang terjadi berbandingannya sekitar 10 dedicated berbanding 1 integrated. yang sering terkena pada bagian VGA adalah soket chipset, memori RAM VGA dan chipset GPU nya.

beberapa seri laptop yang sering terkena black screen :

seri HP TX1000, seri Sony Vaio VGN, dan seri lainnya yang kebanyakan memakai nVidia seri 8400 dan 8600. nVidia seri GeForce 8400 dan GeForce 8600 keluaran sekitar tahun 2008 an terkenal paling sering rusak setelah digunakan antara 2 sampai 4 tahun, hal ini memang karena ada kesalahan produksi. tetapi nVidia sudah memperbaikinya untuk produk-produknya yang baru.

posting tentang kerusakan laptop HP TX1000 bisa anda baca dengan klik DISINI.

Solusi kerusakan/ perbaikan

untuk kerusakan pada panel LCD: bawa laptop anda ke tempat service untuk diketahui bagian mana di panel LCD laptop anda yang mengalami kerusakan sehingga bisa diperbaiki atau diganti komponennya.

untuk kerusakan pada VGA:

solusi termurah: chipset di Reflow (di blower dengan hot gun) akan tetapi kerusakan akan timbul lagi dengan mudah hanya dalam jangka waktu beberapa hari saja.

Reball: mengganti bola-bola pin di bawah dudukan chipset, sehingga sambungan yang jelek bisa diperbaiki lagi.

bola-bola pin yang terbuat dari lead free soldering (bebas timbal) lebih mudah rusak karena perubahan suhu bila dibandingkan dengan menggunakan menggunakan bahan leaded soldering.

itulah mengapa setelah beberapa waktu banyak VGA dari nVidia menjadi rusak dengan gejala Artifak dan black screen.

jika chipset sudah mengalami kerusakan parah bisa diganti dengan chipset yang baru, itupun jika chipsetnya tersedia.

solusi lain adalah dengan mengganti Motherboard, sayangnya solusi ini adalah solusi yang memakan biaya paling mahal yaitu antara 1 sampai 2 juta-an.

jangan gegabah untuk mengganti motherboard jika persoalan laptop anda hanya “no display”/ blank display/ black screen, karena selain mahal juga masih ada alternatif solusi lain yaitu dengan reball chipset.

tarif reball chipset berkisar antara 500 sampai 700an ribu Rupiah, di kota-kota besar di Indonesia sekarang sudah banyak tempat servis laptop/notebook yang melayani jasa reflow dan reball chipset. mereka umumnya mempunyai alat BGA Rework Station, jadi anda tak perlu khawatir jika ternyata laptop anda mengalami persoalan tersebut.

———00——

silakan kunjungi juga artikel & link menarik lainnya berikut ini:

>> Survey online ini sudah terbukti membayar saya jutaan Rupiah

>> Membuat baterai eksternal laptop versi 2

>> Membuat Powerbank dengan kapasitas besar

>> Berkebun strawberry di dataran rendah

>> Kenapa laptop cepat panas?

>> Pengalaman  beli online jam tangan di Ebay

>> Play Game GRID 2 with low end laptops

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> Survey online ini terbukti sdh membayar saya jutaan Rupiah

saya tidak membahas tentang netbook di posting ini, karena secara umum spesifikasi netbook adalah low end yang ditujukan untuk meningkatkan performa baterai/mobilitas. bukankah browsing (internetan) dan office sudah cukup dipenuhi dengan spesifikasi low end?
dikarenan fungsi khusus yang ada pada netbook (baca:untuk internetan), maka netbook dapat dikatakan berbeda platform dengan laptop (notebook).
untuk laptop (notebook) pemilihan hardwarenya didesain berdasarkan fungsi utamanya apakah digunakan untuk Office, mobile, bisnis, presentasi, multimedia, browsing, game, atau editing dan grafis? sehingga secara umum ada 3 penggolongan laptop berdasarkan spesifikasi dan kinerjanya yaitu:

Laptop low-end

– prosesor kelas low end, low budget (laptop murah) dan biasanya juga ultra low voltage
– kapasitas RAM terisi biasanya antara 256 MB sampai 1 GB
– ukuran layar 13 atau 14 inch wide.
– hanya cocok digunakan untuk office dan browsing
– hard disk low performance dan kapasitas kecil
– baterai tahan lama (bisa sampai 4 jam lebih)
– integrated graphics card dengan shared memory, kurang mendukung untuk video HD dan aplikasi 3D.

laptop mid-end

– prosesor kelas mid-end
– ukuran layar standard 14 atau 13 inch wide
– kapasitas RAM terisi biasanya antara 1 GB sampai 4 GB
– cocok untuk all around task (game ringan, browsing, video HD, office)
– daya tahan baterai 2 sampai 3 jam
– bisa integrated atau dedicated graphics card dengan kemampuan directX terbaru tetapi dengan clock rendah dan memory terbatas. lancar memainkan game kasual atau game 3D ringan.

laptop high-end

– prosesor kelas high-end, high budget
– ukuran kapasitas HDD cukup besar
– kapasitas RAM terisi biasanya antara 4 GB sampai 12 GB
– ukuran layar lebar dan besar, 14, 15 atau 17 inch wide
– baterai biasanya boros dengan kisaran pemakaian 2 jam atau kurang
– biasanya laptop jenis ini lebih cepat panas bila dibandingkan dengan laptop kelas mid ataupun low.
– dukungan sound premium, misal Dolby Home Theatre, SRS Premium sound, Realtek HD, Intel HD.
– dukungan input, output yang komplet (HDMI, firewire, exspress card)
– cocok untuk heavy game 3D terbaru, editing grafis, video HD, multimedia
– dedicated/discrete graphics card dengan kemampuan directX terbaru dengan clock tinggi dan memory dedicated besar.
selain bisa dengan lancar memainkan game terbaru, biasanya juga masih bisa memainkan 3d game next generation.

——00—–

Kunjungi juga artikel-artikel menarik berikut:

>> Menikmati indahnya langit malam dengan binokular 

>> Netbook si laptop mini 

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> Manfaat buah Mangga untuk kesehatan

>> Kumpulan artikel komputer, internet, dan software bagus

>> Makan daun kemangi banyak manfaatnya loh 

Salah satu teknologi keluaran terbaru dari AMD yaitu AMD Fusion, tak jarang pula produk laptop dan PC dekstop yang dipersenjatai dengan AMD fusion yang telah beredar di pasaran Indonesia.

salah satu seri AMD Fusion yang cukup banyak digunakan yaitu AMD E-350, merupakan salah satu jajaran AMD Fusion dengan chip Accelerated Processing Unit (APU) lineup.  AMD fusion cocok digunakan dalam melakukan tugas sehari-hari, seperti: video, browsing, Office dan game.

Tentang AMD E-350 / Radeon HD 6310 Chip
Seperti yang sama seperti APU’S AMD lainnya, yang mencakup CPU, grafis, video HD decoder, dan memori controller pada single die (satu kemasan).

tipe E-350 memiliki CPU dual core clock 1.6GHz, AMD Radeon HD 6310 GPU terintegrasi, 1080p UVD3 video decoder, dan dukungan untuk memori DDR3 1066.  mengkonsumsi 18W daya, sebagaimana yang sama dengan seri Low-end E-240 yaitu dengan inti CPU tunggal.  Kedua E-Series dengan kode nama “Zacate” dan dirancang untuk digunakan dalam notebook mainstream terjangkau, High-end netbook, dan PC desktop kecil. Di sisi lain, C-Series “Ontario” APU’s mengkonsumsi 9W dan dibuat untuk daya rendah netbook, tablet, dan perangkat sejenis lainnya. “Zacate” dan “Ontario” APUS milik platform AMD “Brazos” dan diproduksi menggunakan teknologi 40nm.

dari Newtechnik melaporkan Test System dari AMD E-350 yaitu sebagai berikut ini:
dengan spek MSI E350IA-E45 mini-ITX motherboard yang dilengkapi dengan AMD E-350 / Radeon HD 6310. 4GB GeIL value RAM DDR3, dan 3,5 inci 7.200 rpm SATA2 Seagate hard drive 1TB. Sistem ini didukung oleh power supply 350W, yang cukup untuk setup ini. Tolok ukur dilakukan di bawah Windows 7 Ultimate 64-bit OS.

Web Browsing dan Kinerja Kantor
Web browsing di Firefox adalah tajam, tanpa tertinggal bahkan ketika kita membuka sebuah situs blog yang besar dengan gambar yang besar, saat memutar video YouTube 720p dalam tab lain.
tidak ada masalah saat menjalankan file Word Microsoft dan beberapa dokumen Excel pada saat yang sama. (ekstensi file berupa Doc dan Xls)

Kinerja Gaming
bechmark game: Crysis, Far Cry 2, World in Conflict, Half Life 2, dan Quake 4 pada AMD E-350 / HD 6310 sistem, dan berikut ini adalah hasil frame-ratenya:
Crysis pada pengaturan yang rendah (resolusi 1280 × 720) 27.5fps rata-rata, frame rate yang kurang nyaman dimainkan, dan tidak sempurna mulus.
Far Cry 2 pada pengaturan Low (1280 × 720), dengan rata-rata 24.2fps.
World in Conflict pada Low resolusi yang sama memberikan 24fps, bisa agak meningkat jika Anda menjalankan permainan pada pengaturan terendah yang tersedia.
Sebuah game lama “Half Life 2 – Lost Coast” berjalan sangat baik pada pengaturan tinggi (1280 × 720), dengan rata-rata 49.89fps.
Anda bahkan dapat menempatkan AA dan AF pada maksimum dan masih mendapatkan 44.27fps.
Quake 4, bisa dimainkan sepenuhnya dengan mulus pada pengaturan tinggi 1280 × 720 di 45.85fps rata-rata, serta pada Ultra High dengan pengurangan frame rate kecil menjadi 43,42fps.

1080p, 720p HD Video Playback
Sistem ini mampu memainkan full HD tanpa celah (1080p) dan pemutaran video 720p. Sebuah Trailer Film Transformers dimainkan dengan baik melalui YouTube dalam resolusi 1080p dan 720p. sumber daya CPU yang dikonsumsi antara 29% dan 37%.
Ketika dimainkan di Windows Media Player, “the Coral Reef Adventure” full HD menimbulkan sekitar 10-15% pada beban CPU, sementara dengan 720p versi itu adalah antara sekitar 8 dan 13%. Dalam kedua kasus pemutaran video benar-benar halus.

Hasil Benchmark AMD E-350 / Radeon HD 6310
Windows 7 Experience Index: grafis dan RAM yang baik, akan tetapi kinerja CPU agak lemah.
skor PCMark Vantage 2736 poin.
skor 3DMark06 2246 poin pada pengaturan default.
skor 3DMark Vantage nilai 3795 poin


Kesimpulan
AMD E-350-powered laptop dan desktop akan melakukan tugas-tugas komputasi sehari-hari Anda, seperti surfing Web, e-mail, dan mengedit dokumen, tanpa glitch. Anda tidak akan membutuhkan sistem yang lebih kuat hanya hal-hal tersebut. Di sisi lain, kinerja grafis Radeon 6310 adalah yang terbaik dalam kelasnya (terintegrasi), tapi jangan mengharapkan kecepatan dari sebuah video card rendah atau mid-range khusus.
Akhirnya, jika tujuan utama Anda adalah untuk menggunakan platform ini untuk multimedia HD, Anda tidak akan kecewa, karena memberikan pemutaran halus bahkan di Full HD dan tambahan semua atau hampir semua sistem Fusion AMD memiliki output HDMI.
Tapi bagian yang terbaik pastilah dari sisi harga. netbook berbasis E-350 dihargai mulai dari $ 300, laptop full size dan All-in-one desktop mulai dari sekitar $ 350, dan desktop motherboard dengan APU integrated berharga sekitar $ 120.

Review Tambahan:
Apakah ATI Radeon HD 6310 merupakan video card (VGA) yang kuat dan tangguh?
ATI Radeon HD 6310 sudah mampu menangani grafik game dengan DirectX 11 dan playback video HD 1080p. sesorang yang akan membeli laptop menjadi ingin tahu apakah VGA yang satu akan membuat dirinya bisa bermain game seperti World of Warcraft atau Team Fortress 2 dengan FPS yang baik
Hal ini karena dukungan hardware grafis yang sangat bagus untuk video HD akan tetapi hanya cukup baik untuk game kasual. untuk Game yang lebih serius membutuhkan kartu grafis “Dedicated” seperti contohnya Radeon HD 6470M .
Test Game untuk VGA Radeon HD6310 seperti dikutip dari Yahoo Answers:

Game yang bisa berjalan lancar:
Call of Duty 4 – medium details (800×600 low – 61fps)
Quake Wars: 1024 Normal Quality: 20.4fps – in lower quality settings it should run fluently
Left 4 Dead 2 – 1366×768 medium details playable

dapat dimainkan dengan sedikit tersendat:
Alien Swarm – 1366×768 low-medium: 15-30fps – playable
Call of Duty 6 Modern Warfare 2 – 1024 low 28fps – barely playable?
Dragon Age: Origins: 1024×768 low – 22fps – stuttering
StarCraft 2: 1366 low – 35fps – playable (no big battles)
Dirt 2 – 1366×768 low – 20fps – barely playable

Game yang tidak dapat dimainkan:
Bioshock 2 – 1024 low – 23 fps
Civilization V Benchmark: 1366 low – GPU:7.8fps, CPU:25.4fps
Far Cry 2 – lowest Details in 1366×768  16.6 fps
Just Cause 2 Demo – 800×600 low 18-20fps

———00——–

Silakan kunjungi juga blog saya lainnya:

>> iconptc.blogspot.com

Kunjungi juga artikel-artikel menarik berikut:

>> Menikmati indahnya langit malam dengan binokular

>> Membuat Box speaker Subwoofer desain sendiri

>> Kumpulan artikel komputer, internet, dan software bagus

>> Membuat sendiri Antenna TV UHF

>> Bagaimana menjaga potensi Otak itu?