Saya sudah beberapa kali membuat sendiri rangkaian penguat antenna untuk UHF TV dengan menggunakan transistor, dan belum berhasil karena hasilnya sama saja jika tidak pakai. entah apa penyebabnya, bisa jadi karena rangkaian tersebut tidak match impedansinya, rangkaian berisolasi,  stray capacitance & stray inductance dari komponen, terlalu banyak kemungkinan.

dari beberapa referensi di internet saya mengetahui bahwa ada alternatif lain  yaitu menggunakan komponen MMIC, apa itu MMIC? silakan baca pada posting saya berikut –>  Mengenal komponen elektronika: MMIC

beberapa keuntungan menggunakan komponen MMIC untuk penguat antenna yaitu:

rangkaian booster menjadi sangat sederhana, bisa dibuat sistem masthead (booster di dekat antenna dan power supply diumpan dari bawah), rangkaian stabil, penguatan tinggi, wideband, bisa dirangkai secara cascade untuk meningkatkan gain, komponen MMIC cukup murah harganya.

silakan baca posting saya —>  Membuat penguat (booster) antenna murah meriah

dari pengalaman saya menggunakan MMIC untuk rangkaian penguat (booster) antenna UHF didapat hasil yang bagus, ada peningkatan kualitas penerimaan dan gambar di TV juga terlihat lebih jelas dari sebelumnya. untuk lebih jelasnya silakan simak posting saya berikut ini:

bagian pertama —> Membuat booster antena TV UHF dengan MMIC
bagian kedua    —> Hasil uji coba booster antena TV UHF dengan MMIC

Bagaimana jika anda sudah memasang antena luar tapi sinyal dari stasiun pemancar radio FM yang kita ingin dengar siarannya masih kurang jelas dan banyak noise? Antena mempunyai keterbatasan dalam menangkap sinyal, untuk itu perlu adanya alat tambahan yaitu penguat sinyal atau booster untuk menyempurnakan penerimaan sinyal dari antena. Dengan menambah antena dengan booster maka dapat meningkatkan jarak tangkap sinyal antena tersebut.
Penggunaan antena yang kurang tepat semisal menggunakan antena sederhana dengan penguatan antena yang rendah pada daerah yang lemah sinyalnya akan mengakibatkan  penerimaan menjadi buruk. Penggunaan antena dengan penguatan rendah bisa juga ditingkatkan dengan menambah booster sehingga antena tersebut dapat berperilaku seperti antena khusus untuk  daerah dengan sinyal lemah atau jauh dari stasiun pemancar karena antena ini mempunyai penguatan yang cukup tinggi.
Berikut ini akan disampaikan beberapa tipe dari rangkaian booster untuk penerima FM, booster ini dirangkai dengan menggunakan komponen-komponen yang mudah didapat, biaya pembuatan yang murah serta mudah, tetapi tetap dapat menghasilkan sinyal yang berkualitas.

  1. Penguat sinyal (booster) FM dengan menggunakan MMIC BGA614, penguat sinyal FM ini adalah cocok untuk meningkatkan kualitas penerimaan dari radio FM (FM receiver), FM stereo tuner, FM radio mobil, dan bisa juga digunakan untuk SDR. penguat sinyal ini dapat menambah kualitas sinyal dari stasiun FM yang jauh jaraknya.  apabila penguat sinyal ini dihubungkan dengan antena dipole, maka hasilnya akan lebih baik daripada menggunakan antena teleskopik built-in.
    di link video saya di Youtube, saya mendemokan penggunaan booster dengan MMIC BGA614, komponen ini buatan Infineon dan merupakan komponen aktif.  antena FM yang saya gunakan adalah antena dipole indoor dengan ketinggian sekitar 3 meter. Penguat sinyal dengan MMIC memiliki kelebihan, yaitu stabil, tanpa modulasi silang, Noise Figure (NF) yang rendah dan penguatan (Gain) yang tinggi. booster atau penguat sinyal dengan MMIC sering disebut sebagai LNA (Low Noise Amplifier) .  saya dapat menerima dengan cukup jernih dari beberapa stasiun radio FM di kota Surabaya yang jaraknya +/- 100 Km dari tepat tinggal saya. penguat sinyal ini sudah saya uji coba sendiri dan hasilnya bagus di sepanjang spektrum FM. silahkan klik pada gambar di bawah ini untuk melihat videonya:
    FM signal amplifieruntuk rangkaian lengkap, layout PCB, antena FM dan saat uji coba, silakan klik pada gambar diatas untuk melihat video saya di Youtube. ketika penerima radio radio FM Anda menerima sinyal lemah dari stasiun FM yang jauh, Anda dapat dengan mudah membuat penguat sinyal FM dengan MMIC seperti yang saya lakukan. bila menggunakan antena dipole penerimaan sinyal masih kurang bagus, maka bisa diganti dengan antena Yagi dan juga antena Single Quad Loop.
  2. Penguat sinyal FM dengan 2 transistor, rangkaian ini sudah saya coba dan bisa digunakan untuk jalur gelombang FM broadcast dan juga Airband, untuk lebih jelasnya silakan kunjungi pada posting saya dengan klik DISINI.
  3. Booster FM dengan satu transistor.  rangkaian ini belum saya uji coba tapi cukup umum ditemui yang beredar di blog-blog dan website elektronika. untuk semua komponen resistor yang ada dalam rangkaian-rangkaian yang digunakan adalah ukuran ¼ Watt. rangkaian ini mungkin pilihan yang murah untuk booster FM, yang dapat digunakan untuk mendengarkan program siaran dari stasiun-stasiun FM pada jarak yang cukup jauh dengan jelas. Rangkaian ini didasarkan pada sebuah prapenguat transistor RF untuk jalur VHF/UHF yaitu type 2SC2570. (biasanya hanya tertulis C2570 pada body transistor). Rakitlah rangkaian ini pada PCB yang berkualitas. PCB untuk rangkaian ini tidak dijual bebas, untuk itu bisa dibuat sendiri atau menggunakan veroboard. Aturlah input/output trimmer (VC1/VC2) untuk penguatan maksimum (gain maximum). Jika anda kesulitan untuk mendapatkan nilai trimmer yang sesuai anda bisa menggantinya dengan kapasitor tetap yang nilainya bervariasi dari 15 sampai 40 pf. anda bisa mengubah-ubah nilai kapasitor tetap tersebut sampai didapat penguatan yang paling maksimal.lilitan 1 (L1) mempunyai 4 tab dililit dengan menggunakan kawat email jenis 20SWG dengan diameter lilitan 5 mm. 1 tab dari ground dibuat cabang yang dihubungkan dengan input. Untuk lilitan 2 (L2) dengan spesifikasi sama dengan L1 tetapi dibuat hanya 3 tab. Untuk keseluruhan konfigurasi dan pin transistor bisa dilihat lebih jelas pada gambar. Khusus transistor apabila anda kesulitan untuk mendapatkan transistor type 2SC2570, anda dapat menggantinya dengan tipe lain yang kompatibel yaitu antara lain: 2SC2498, 2N5179, SK9139, NTE10. transistor-transistor tersebut berjenis NPN untuk penggunaan di jalur VHF/UHF.

(klik gambar untuk memperbesar/ zoom rangkaian).

untuk menambah referensi anda, silakan baca juga posting-posting  saya lainnya yang masih berkaitan dengan topik yang saya bahas dalam posting ini:

>> Meningkatkan sensitifitas penerimaan radio saku AM/FM/SW (Part 1)

>> Meningkatkan sensitifitas penerimaan radio saku AM/FM/SW (Part 2)

>> Membuat radio receiver Airband yang sensitif

>> Radio receiver dan hobby monitoring frekuensi radio

———-00———