Saya sudah beberapa kali membuat sendiri rangkaian penguat antenna untuk UHF TV dengan menggunakan transistor, dan belum berhasil karena hasilnya sama saja jika tidak pakai. entah apa penyebabnya, bisa jadi karena rangkaian tersebut tidak match impedansinya, rangkaian berisolasi,  stray capacitance & stray inductance dari komponen, terlalu banyak kemungkinan.

dari beberapa referensi di internet saya mengetahui bahwa ada alternatif lain  yaitu menggunakan komponen MMIC, apa itu MMIC? silakan baca pada posting saya berikut –>  Mengenal komponen elektronika: MMIC

beberapa keuntungan menggunakan komponen MMIC untuk penguat antenna yaitu:

rangkaian booster menjadi sangat sederhana, bisa dibuat sistem masthead (booster di dekat antenna dan power supply diumpan dari bawah), rangkaian stabil, penguatan tinggi, wideband, bisa dirangkai secara cascade untuk meningkatkan gain, komponen MMIC cukup murah harganya.

silakan baca posting saya —>  Membuat penguat (booster) antenna murah meriah

dari pengalaman saya menggunakan MMIC untuk rangkaian penguat (booster) antenna UHF didapat hasil yang bagus, ada peningkatan kualitas penerimaan dan gambar di TV juga terlihat lebih jelas dari sebelumnya. untuk lebih jelasnya silakan simak posting saya berikut ini:

bagian pertama —> Membuat booster antena TV UHF dengan MMIC
bagian kedua    —> Hasil uji coba booster antena TV UHF dengan MMIC

Dalam posting ini, saya mencoba menunjukkan beberapa desain UHF preamplifier (UHF booster) yang simple dan mudah dibuat.
UHF preamplifier ini bisa dianggap sederhana karena hanya mempunyai komponen aktif 1 transistor atau dengan 2 transistor.
berikut adalah rangkaian-rangkaian tersebut:

1. UHF preamplifier dengan transistor C3355 atau C3358
komponen transistor yang digunakan bisa dengan tipe C3355 atau bisa juga diganti dengan C3358.

gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

2. UHF preamplifier dengan transistor MPSH10
komponen transistor yang digunakan bisa dengan tipe MPSH10.
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

3. UHF preamplifier dengan 2 transistor BF197
Booster antena ini menjangkau jalur VHF-UHF 40-500MHz
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

4. UHF preamplifier dengan transistor BSX20 atau 2N2369
rangkaian ini adalah VHF/UHF wideband Preamp oleh ON6MU
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

5. UHF preamplifier dengan transistor C2570
preamplifier dapat menjangkau jalur VHF, UHF  sampai 3000 MHz.
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

6. UHF preamplifier dengan transistor BFR90 atau BFR91 atau BFW92
circuit ini dibangun dengan transistor (UHF low signal device) BFW 92.
transistor ini dapat ber0perasi di frekuensi yang tinggi sekitar 1.6 GHz, dan gain 23 dB.
gambar rangkaian dan penjelasan secara lebih detail bisa dilihat dengan klik DISINI.

silakan kunjungi juga artikel-artikel berikut ini:

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar? 

>> Membuat sendiri Antenna TV UHF 

>> Tanaman hias favorit masyarakat indonesia

>> Aneka macam antenna wifi untuk nembak hotspot atau RTRWnet

>> Buat sendiri aneka macam audio amplifier 

>> Cara membuat adaptor, power supply, charger handphone (gadget) 

Booster, Preamplifier atau penguat sinyal, mungkin masyarakat sudah banyak yang kenal terutama untuk Booster TV. biasanya banyak yang kurang puas kalau antena TV nya tidak dilengkapi dengan Booster.

bagi yang suka eksperimen atau hobby elektronika, silakan coba saja proyek elektronika yang satu ini. rangkaiannya tidak terlalu rumit. lumayan kalau jadi kan bisa dimanfaatkan untuk antenna TV UHF di rumah.

UHF antena booster ini dapat digunakan untuk tujuan penerimaan yang lebih baik, terutama jika Anda jauh dari stasiun TV / pemancar relay.   booster antena UHF ini bekerja di kisaran 400-850 MHz.
Berikut ini adalah diagram rangkaian booster antena UHF:

Rangkaian hanya menggunakan satu transistor, dengan penguatan antara 10 hingga 15 dB, cukup lumayan untuk banyak situasi.
Bagian paling penting adalah bahwa sirkuit transistor harus terlindung dari sirkuit input, seperti ditunjukkan dalam diagram skematik oleh garis putus-putus (metal shield/pelindung logam). hal ini bertujuan untuk menghindari interferensi.
rangkaian ini dicatu dari power supply yang terpisah melalui kabel sinyal (sistemnya mirip dengan booster UHF yang dijual ditoko, yaitu power supply diletakkan di dalam rumah atau di dekat TV ),  karena rangkaian booster ini harus sedekat mungkin dengan antena. Hal ini sangat penting karena amplifier harus memperkuat sinyal yang diperoleh oleh antena, bukan noise yang ditangkap oleh antara kabel antena dan rangkaian.
Antena dan rangkaian booster dapat dipasang di atas atap rumah Anda. 75 ohm Panjang kabel koaksial dapat digunakan dari output rangkaian booster ini ke unit power supply yang berada dekat dengan TV.

konstruksi power supply sangat sederhana, digunakan sebuah induktor 50-100 uh atau RF choke antara kabel output dan catu daya.
kapasitor keramik kecil 100pF digunakan untuk memblokir tegangan DC dari power supply. Sesuaikan P1 untuk mendapatkan penerimaan yang terbaik, dan hal ini untuk mengatur konsumsi arus saat digunakan yaitu sekitar 5-15 mA.

catatan:

tipe transistor yang disarankan disini adalah transistor 2SC3358, tetapi apabila susah didapat maka bisa diganti dengan yang tipe 2SC3355. biasanya tipe 2SC3358 mempunyai penguatan yang lebih bagus dari 2SC3355.

silakan kunjungi artikel-artikel saya lainnya:

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> 8 tips menghemat tagihan listrik

>> Air terjun Niagara, kawasan alami yang menyehatkan

>> 10 manfaat buah semangka untuk kesehatan

>> Membuat sendiri antenna UHF tipe Helical

>> Istilah Populer pada Notebook: Centrino, Core Duo, Core 2 Duo, Dual core, Celeron

>> Bukti pasif income dari menulis di situs Triond