Samsung smartphone atau gadget yang dicharge dengan powerbank yang banyak dijual di pasaran adalah suatu hal biasa, seperti merk power bank Hippo, Xiaomi, Vivan, Samsung, Yoobao, Sony, Veger, Robot, Asus ZenPower, SPC, Dellcell Ultra, dll. apa jadinya jika Samsung smartphone dicharge dengan menggunakan DIY power bank? DIY (Do it Yourself) power bank bisa diartikan sebagai powerbank yang dirakit sendiri. pada kesempatan kali ini saya sebagai admin blog arjip wordpress ini ingin menunjukkan bahwa DIY powerbank juga bisa digunakan untuk mengisi ulang atau mencharge gadget smartphone dari Samsung, tipe yang saya gunakan untuk test adalah Samsung Galaxy Note 3. silakan simak pada video saya di youtube, silakan klik pada gambar dibawah ini:

Powerbank rakitan sendiri dalam test yang saya lakukan adalah berdesain tipis dan mempunyai kapasitas yang tidak terlalu besar (sekitar 2250mAh). karena bersifat rakitan maka baterai bisa dipilih dan diganti dengan yang mempunyai kapasitas besar misalnya 4000mAh sebagai bahan baterai untuk powerbank. silakan simak cara membuat Powerbank sendiri yang berdesain tipis pada video Youtube saya, silakan klik pada gambar dibawah ini:

dari video di atas Powerbank yang saya rakit sendiri bisa bekerja dengan cukup baik untuk mencharge smartphone Samsung dan juga sudah saya uji coba pada beberapa smartphone lainnya seperti: Sony Ericsson Aspen, Lenovo Vibe K4 Note, dan Asus Zenfone 4 T001.

silakan kunjungi juga posting posting menarik lainnya berikut ini:

>> Survey online ini terbukti membayar saya jutaan Rupiah

>> Membuat Powerbank yang Simpel & Tipis (Slim Design)

>> Membuat Powerbank dengan baterai Smartphone

>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt

Rangkaian elektronika berikut cukup sederhana terdiri hanya beberapa komponen dan mudah dibuat, bisa digunakan untuk mendeteksi level baterai Li-ion 18650 apakah sedang dalam keadaan kosong, terisi atau penuh. Proyek elektronik sederhana yang bisa dilihat pada link video di bawah posting adalah hanya terdiri dengan beberapa komponen, yaitu satu transistor BC547, tiga resistor, 2 LED kecil, dan satu dioda 1N4148.  Indikator Level Baterai Li-Ion ini dapat difungsikan sebagai indikator misalnya untuk mengetahui level baterai di Power Bank buatan sendiri, atau dapat digunakan untuk test pada baterai yang berjenis Li-Ion, misalnya menguji pada Li-Ion 18650, baterai Li-Ion 16340, baterai type 14500, baterai Li-ion pada Smartphone, Li-Ion tipe 26650, dll

                                                          Gambar: Sony Rechargeable Li-Ion Battery 18650

kit ini bisa dipakai untuk beberapa proyek elektroika, yaitu: indikator baterai untuk Powerbank, indikator baterai untuk Solar Cell Powerbank, Uji kondisi tingkat baterai Li-Ion, dll.

rangkaian hanya terdiri beberapa komponen, sehingga Anda dapat dengan mudah membuatnya untuk proyek Anda.
dapat mendeteksi kondisi tingkat baterai Li-Ion di kondisi Low, Medium, High, dan Full.  jika tegangan baterai turun sampai ke level “medium”, LED merah menjadi menyala, dan akan lebih terang jika baterai dalam kondisi tingkat “low” (saat tegangan baterai turun disekitar 3,6 Volt).  dalam uji coba, LED hijau selalu menyala tetapi akan lebih terang jika baterai berada di level “high”.

untuk lebih jelasnya, anda dapat melihat skema rangkaian, demonstrasi, dan deskripsi pada link video Youtube dibawah ini, silakan langsung klik pada gambarnya:

Di pasaran beredar charger yang berbasis pada sumber tenaga surya, yang populer adalah solar charger dan solar cell powerbank. solar charger biasanya hanya terdiri dari solar cell dan regulator pengatur tegangan, ukuran solar cell yang digunakan juga lebih lebar dan besar.

apa perbedaan antara solar charger dengan solar cell powerbank? solar charger hanya bisa digunakan untuk mencharge pada siang hari atau saat ada sinar cahaya. solar cell powerbank bisa digunakan di malam hari karena mempunyai baterai back-up seperti powerbank biasa. kelemahan yang ada pada solar powerbank adalah ukuran panel solar cell kecil sehingga butuh waktu lama untuk mencharge sampai penuh baterai back upnya. sedangkan solar charger berbeda, karena punya Watt yang lebih besar maka bisa langsung digunakan untuk mencharge beberapa gadget dan powerbank sekaligus saat ada sinar matahari. salah satu contoh Solar charger yang ada adalah brand Goal Zero.

solar panel charger - solar cell powerbank

Anda sedang mencari solar charger? carilah yang memang telah dioptimalkan untuk daya USB, memberikan efisiensi yang lebih tinggi. Solar charger professional biasanya mempunyai output berkisar dari 3 Watt sampai dengan 20 Watt. untuk memilih Solar Charger yang tepat bagi Anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

  1. menyesuaikan pada jenis gadget yang ingin digunakan. Ingin mengisi / mencharge ponsel, smartphone, dan MP3 player?  Ambil yang kemampuannya 3W atau 5W. untuk mengisi Tablet PC maka Ambil solar panel yang 7W atau 10W.
  2. Solar charger bekerja melalui pengisian matahari secara langsung.  Ini berarti bahwa solar panel harus berada di bawah sinar matahari langsung agar pengisian berlangsung.  cuaca berawan atau mendung secara drastis dapat mengurangi efisiensi solar panel, terutama dengan solar panel yang lebih kecil ukurannya.
  3. Karena fakta bahwa matahari tidak selalu bersinar sepanjang hari, sangat disarankan agar menggunakan Solar charger bersama-sama dengan lithium-ion (Li-Ion) Power Bank. Li-Ion Powerbank bisa diisi (dicharge) pada siang hari sehingga Anda akan memiliki banyak daya yang tersedia untuk mengisi gadget Anda di malam hari. jika anda tertarik untuk membuat Powerbank sendiri, silakan baca dulu posting saya berikut ini –> Membuat Powerbank dengan kapasitas besar

Solar charger, biasa digunakan saat dalam perjalanan traveling, atau saat berada di gunung yang tidak ada sumber listrik. solar charger tergolong ringan dan mudah dibawa tapi harganya tidak seringan bobotnya.

Solar Cell powerbank harganya lebir murah dan ukurannya ringkas seperti powerbank biasa, tapi hanya menawarkan lebar solar cell yang terbatas, sehingga pengisian pada baterai powerbank (built-in) berlangsung lebih lama.

Silakan kunjungi juga posting-posting menarik lainnya berikut ini:

> Survey online yg sdh membayar saya jutaan Rupiah

> Membuat sendiri Solar Charger murah meriah

> Membuat mainan kapal tenaga surya

> Membuat Powerbank dengan baterai Li-Ion Smartphone

> Powerbank Samsung 25000mAh ini asli atau palsu?

> Android anda sering lag? silakan coba aplikasi ini

Posting ini merupakan ringkasan dari posting asli dari blog saya:  XPandro-id.blogspot.com yang berjudul “Membuat Powerbank Tablet PC dari baterai bekas laptop” silakan klik DISINI untuk membacanya.

pada dasarnya semua jenis baterai bisa dijadikan Powerbank, tak terkecuali baterai Laptop. bahkan aki di emergency lamp yang mempunyai tegangan 6 Volt pun bisa anda ubah menjadi Powerbank dengan output 5 Volt dengan menambah rangkaian regulator.

Anda punya modul baterai laptop bekas yang tidak terpakai? atau mungkin sudah drop dan rusak? anda harus tahu, bahwa modul baterai tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat powerbank 5 Volt. seperti yang kita tahu bahwa charger untuk tablet standar adalah mempunyai spesifikasi tegangan output 5 Volt dan arus 2 Ampere.  salah satu contohnya adalah charger Tablet PC Android Ainol Aurora yang saya punyai.

saya sudah mencoba membuat powerbank untuk tablet PC, dan hasilnya tidak kalah dengan powerbank yang dijual di pasaran. bahan baterai saya ambil dari modul baterai laptop bekas Sony Vaio.  anda tahu sendiri bukan kualitas barang produksi dari merk Jepang itu? ya, kualitasnya tidak usah diragukan lagi.

baterai tersebut digunakan untuk penyimpanan daya utama di powerbank, sedangkan rangkaian regulator menggunakan IC regulator 5 Volt yaitu IC LM7805.

nah jika anda penasaran bagaimana cara membuatnya, maka silakan ikuti posting yang membahas secara lebih detail baik itu rangkaian dan beserta uji cobanya,  silakan kunjungi posting berikut –>> Membuat Powebank Tablet PC dari baterai bekas laptop

—-00—–

silakan kunjungi juga artikel/posting menarik berikut ini:

>> Membuat Powerbank dengan baterai Li-Ion Smartphone

>> 2 bulan berturut earning Triond saya tembus 10$

>> Membongkar Powerbank, ada apa di dalamnya?

>> Sudah 109 US Dollar lebih saya raup dari situs Triond

>> Pengalamanku membeli barang di Ebay

>> Samsung Still Dominate, Sony and HTC Displace Blackberry

>> iPad Mini, Mini But Maxi

>> Review Smartphone Lg Optimus L3 E400

>> Orion Nebula, One of The Most Photographed Celestial Object