Penggunaan komponen LED (Light Emitting Diode) untuk menggantikan bola lampu konvensional saat ini sudah semakin meluas, mulai dari lampu pada motor , lampu penerangan rumah, lampu emergency, lampu hemat daya, lampu senter (flashlight), dll.  lampu dari LED mempunyai kelebihan yaitu:

  1. Cahaya yang terang tapi konsumsi daya yang rendah (watt kecil)
  2. Umur pemakaian yang panjang
  3. Mempunyai berbagai pilihan warna serta cahayanya dingin

pada kesempatan kali ini, saya akan membahas membuat Lampu LED banyak guna (multifungsi) yang dilengkapi Dimmer, saya sudah membuatnya sendiri dan menguji coba hasilnya cukup lumayan. rangkaian sangat sederhana karena hanya terdiri dari beberapa komponen, berikut adalah skema rangkaian (circuit) dari lampu LED multifungsi yang dilengkapi dengan dimmer:

 

membuat lampu LED

daftar komponen yang digunakan:

  • 1 konektor USB male beserta kabelnya
  • 4 buah Super Bright LED ukuran 4,8 mm warta putih (white super bright LED)
  • 1 variabel resistor (potensiometer) 10 K
  • 1 resistor 27 ohm

berikut ini adalah link video Youtube dari ujicoba prototype lampu LED yang telah saya buat, silakan klik DISINI atau bisa juga dengan klik gambar di bawah ini:

membuat lampu LED youtube

Lampu LED buatan sendiri tersebut menggunakan sumber daya USB 5 Volt,  dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti: Lampu Darurat atau emergency lamp (dengan powerbank sebagai power supply), Lampu untuk laptop (dicolokkan ke port USB di laptop sebagai sumber daya), LED Night Light (dengan USB adaptor/charger sebagai power supply).  rangkaian sederhana dan punya daya yang rendah, terdiri dari 4 LED super terang (super bright LED), variabel resistor (potensio) untuk dimming kontrol, resistor untuk membatasi arus, dan konektor USB.

berikut beberapa posting yang masih terkait dengan topik seputar lampu LED:

>> Merakit Lampu LED COB Portabel & Serbaguna

>> Cara Membuat Lampu LED CREE Ukuran Mini

>> Cara Sederhana Merakit Lampu LED Cree 2 Mode

 

silakan kunjungi juga posting-posting menarik berikut ini:

>> Membuat Powerbank dengan baterai Smartphone

>> Powerbank Samsung 25000mAh ini asli atau palsu?

>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt

>> DIY homemade portable speaker for gadget 

>> Survey online yg sdh membayar saya jutaan Rupiah

>> Pengalaman saya  beli online jam tangan di Ebay

>> Play Game Grid 2 with low end laptops

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> Lamborghini Gallardo in Circuit de Spa Francorchamps (Real Racing 3)

Posting ini merupakan ringkasan dari posting asli dari blog saya:  XPandro-id.blogspot.com yang berjudul “Membuat Powerbank Tablet PC dari baterai bekas laptop” silakan klik DISINI untuk membacanya.

pada dasarnya semua jenis baterai bisa dijadikan Powerbank, tak terkecuali baterai Laptop. bahkan aki di emergency lamp yang mempunyai tegangan 6 Volt pun bisa anda ubah menjadi Powerbank dengan output 5 Volt dengan menambah rangkaian regulator.

Anda punya modul baterai laptop bekas yang tidak terpakai? atau mungkin sudah drop dan rusak? anda harus tahu, bahwa modul baterai tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat powerbank 5 Volt. seperti yang kita tahu bahwa charger untuk tablet standar adalah mempunyai spesifikasi tegangan output 5 Volt dan arus 2 Ampere.  salah satu contohnya adalah charger Tablet PC Android Ainol Aurora yang saya punyai.

saya sudah mencoba membuat powerbank untuk tablet PC, dan hasilnya tidak kalah dengan powerbank yang dijual di pasaran. bahan baterai saya ambil dari modul baterai laptop bekas Sony Vaio.  anda tahu sendiri bukan kualitas barang produksi dari merk Jepang itu? ya, kualitasnya tidak usah diragukan lagi.

baterai tersebut digunakan untuk penyimpanan daya utama di powerbank, sedangkan rangkaian regulator menggunakan IC regulator 5 Volt yaitu IC LM7805.

nah jika anda penasaran bagaimana cara membuatnya, maka silakan ikuti posting yang membahas secara lebih detail baik itu rangkaian dan beserta uji cobanya,  silakan kunjungi posting berikut –>> Membuat Powebank Tablet PC dari baterai bekas laptop

—-00—–

silakan kunjungi juga artikel/posting menarik berikut ini:

>> Membuat Powerbank dengan baterai Li-Ion Smartphone

>> 2 bulan berturut earning Triond saya tembus 10$

>> Membongkar Powerbank, ada apa di dalamnya?

>> Sudah 109 US Dollar lebih saya raup dari situs Triond

>> Pengalamanku membeli barang di Ebay

>> Samsung Still Dominate, Sony and HTC Displace Blackberry

>> iPad Mini, Mini But Maxi

>> Review Smartphone Lg Optimus L3 E400

>> Orion Nebula, One of The Most Photographed Celestial Object

Bagi anda yang punya komputer atau laptop dengan kualitas suara biasa saja, pasti kurang puas saat digunakan untuk menonton film, memainkan lagu, atau saat bermain game. untuk itu banyak pengguna kompter kemudian mencoba menaikkan kualitas suara keluaran dari komputer atau laptop dengan sound card standar (stereo output), salah satu caranya dengan menambah speaker aktif. saat ini banyak orang yang lebih menyukai menggunakan speaker aktif untuk komputer atau laptop, umumnya sistem sederhana 2.1 channel dengan merk Polytron, Simbadda, Altec Lansing, Genius, Edifier, Dazumba, Logitech, Sonic Gear dll. tata suara 2.1 channel mempunyai  arti: menggunakan 2 speaker satelit ditambah 1 spekaer subwoofer. 2 speaker satelit audionya berupa stereo full range sedangkan 1 speaker subwoofer adalah mono dengan range frekuensi di sub-bass. seperti contoh pada foto di bawah ini:

image: Edifier C2 plus

sistem speaker aktif 2.1 memang tidak buruk, akan tetapi masih tidak bisa menampilkan image suara surround yang biasanya dibutuhkan untuk mengeluarkan efek-efek suara 3 dimensi saat menonton film atau bermain game. sistem tersebut masih bisa diupgrade dengan mengubahnya menjadi surround home theatre 4.1 (4 speaker satelit ditambah 1 speaker subwoofer).

semua yang saya bahas disini adalah Home Theatre system analog sederhana dan bukan digital. salah satu ciri khas sistem analog adalah selalu menggunakan input sumber double channel (stereo L dan R).

saya mencoba membahas Home Theatre yang sederhana dan mudah dibuat, bukan system delay yang relatif lebih rumit dan sulit dibuat. metode yang sangat saya sarankan ini termasuk mudah dibuat sendiri: home theatre ini merupakan modifikasi dari simple “Hafler” Surround-Sound Matrix (Home Theatre 4.0 channel dan tanpa decoder). modifikasi ada pada penambahan subwoofer channel dan komponen tambahan berupa elco dan resitor untuk speaker surround belakang. rangkaian dan konfigurasi dapat dilihat dalam skema berikut ini:

klik pada gambar untuk melihat skema tersebut (di tab baru)

speaker-speaker yang digunakan:

subwoofer untuk deep bass (sub-bass),  full range speaker (untuk surround rear speaker),  full range speaker (untuk front speaker). gunakanlah speaker subwoofer (bukan speaker woofer) untuk channel subwoofer dan speaker full range untuk speaker satelit. speaker full range bisa juga diganti dengan kombinasi speaker tweeter dan woofer.

salah satu contoh foto speaker subwoofer:

image: wikipedia

salah satu contoh foto speaker full range:

image: europe-audio

khusus untuk bagian subwoofer filter, amplifier subwoofer, dan box subwoofer, silakan baca posting saya yang berjudul “membuat box speaker subwoofer desain sendiri” dengan klik DISINI.

Polaritas speaker

polaritas speaker sangat penting dalam Home theatre system, karena berkaitan dengan fase frekuensi suara yang dihasilkan speaker. berhatikan bahwa ground selalu dihubungkan dengan kutub negatif speaker, kecuali untuk speaker belakang (surround rear speaker) karena ada rangkaian khusus disana.

Penempatan Speaker dalam ruangan yang disarankan bisa dilihat dalam gambar dibawah ini:

Home Theatre ini masih perlu disetting untuk kalibrasi nada lewat tone control di power amplifier speaker satelit, juga kalibrasi volume subwoofer, dan kalibrasi frekuensi subwoofer, agar terjadi keseimbangan dalam semua channel speaker.  Home Theatre ini bisa juga digunakan untuk perangkat audio lainnya seperti: Netbook, tablet PC, Ipad, Ipod, DVD player, MP4 player, MP3 player, FM stereo receiver, Walkman, stereo TV, Smartphone, Handphone, dll.

——-00——–

 silakan kunjungi juga posting-posting saya lainnya:

>> 2 bulan berturut earning Triond saya tembus 10$

>> Menulis artikel singkat bisa dapat dollar tiap bulan?

>> Buat sendiri aneka macam audio amplifier 

>> Apakah seri Intel HD Graphics bagus buat game? 

>>  Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>>  Keenion KDM-219 Headset Game yang murah tapi tidak murahan

>> Membuat aneka macam Booster antena UHF (UHF preamplifier)

Beberapa tahun yang lalu saat VCD/DVD player masih booming, sambil mengisi waktu luang saya dengan dibantu kakak saya, sama-sama membuat box speaker Subwoofer. sistem Subwoofer ini memang saya tujukan untuk melengkapi sistem amplifier saya yang masih kurang di nada bass (nada rendah). secara komplet, sistem amplifier yang saya rancang terdiri dari 2 speaker woofer untuk bass kiri kanan, 2 speaker tweeter untuk treble kiri kanan dan 1 speaker subwoofer untuk nada bass rendah. hasilnya cukup lumayan, walaupun buatan sendiri. sistem ini sudah saya ujicoba untuk komputer saat main game 3D FPS. efek suara dalam game seperti: suara tembakan tank, ledakan granat, ledakan bom serasa open dan berdentum. mantap kalau main game pake sound system seperti ini. kalau ingin beli jadi juga bisa, pilih speaker aktif yang dilengkapi dengan speaker subwoofer.
tapi kalau saya sendiri, lebih puas kalau merakit dan bereksperimen sendiri akan tetapi hasilnya juga ada. selain itu sistem amplifier yang sudah kulengkapi dengan Subwoofer juga sudah saya pakai untuk memperkuat sound keluaran dari MP4, DVD player, PC, dan laptop.

pada waktu itu saya sama sekali tidak punya pengetahuan membuat box speaker, tetapi lebih ke “trial & error”. pengalaman pertama membuat box speaker dengan kayu lunak hasilnya buruk sekali, suara bass tak keluar malah suara noise yang berlebihan karena kayu tidak kuat menahan getaran speaker. ternyata ada beberapa hal yang mempengaruhi hasil akhir suara yang dihasilkan oleh box speaker Subwoofer.

  1. sistem active crossover (subwoofer filter) atau low pass filter
    pada awalnya saya mencoba beberapa rangkaian subwoofer filter atau tapis subwoofer tetapi yang paling pas adalah rangkaian subwoofer filter yang dilengkapi dengan pengatur frekuensi.
    pengatur frekuensi digunakan untuk menentukan output nada rendah yang diinginkan dari frekuensi antara 20 Hz sampai 75 Hz.
    pemilihan frekuensi untuk Subwoofer umumnya berkisar antara 20 Hz sampai 100 Hz, dan frekuensi bass diatas 100 Hz lebih cocok ditangani oleh speaker Woofer.  skema rangkaian elektronika dan PCB dari Filter Subwoofer (Low Pass Filter) yang dilengkapi dengan kontrol frekuensi dapat dilihat dengan klik DISINI.
  2. jenis kayu untuk box speaker
    kayu yang paling bagus untuk box speaker menurut saya adalah kayu yang tidak lunak, bisa menggunakan kayu triplex yang agak tebal atau juga kayu jati yang permukaannya sudah dihaluskan.
  3. speaker yang digunakan di box Subwoofer harus khusus jenis speaker Subwoofer dan bukan speaker Woofer.
  4. output dari rangkaian subwoofer filter harus diumpankan ke power ampilifier yang mempunyai daya yang mencukupi dan tidak melebii spesifikasi daya maksimum speaker. misal jika menggunakan speaker Subwoofer dengan daya maksimum 200 W maka bisa dipakai power amplifier dengan daya 150 W.

Rancangan Box yang saya desain
box yang saya buat tidak didasarkan pada peritungan teoritis, akan tetapi menggunakan “feeling” ukuran yang saya nilai pantas.
jika kamu menginginkan box yang lebih tertib, silakan pergunakan panduan dan perhitungan ukuran pembuatan box subwoofer yang banyak beredar di internet. saya mengambil desain box dengan jenis box berventilasi karena alasan sederhana dan mudah untuk dibuat. spesifikasi dari box yang saya buat bisa dilihat di gambar.
berikut ini adalah ukuran-ukuran yang ada dalam rancangan box subwoofer saya sendiri:
desain box ini tidak di khususkan untuk penggunaan di mobil, box semacam ini hanya cocok untuk audio sistem rumahan yang biasanya dipergunakan untuk DVD media player, Komputer, ataupun game console. sebenarnya box subwoofer mempunyai aneka desain baik itu untuk car audio, speaker active, multimedia, maupun Home theater, untuk mengenal macam-macam box subwoofer silakan klik DISINI.

Silakan baca juga posting saya lainnya yang berjudul  “Membuat surround home theatre untuk komputer atau laptop” dengan klik DISINI. dalam posting tersebut saya membahas tentang Surround Home Theatre yang sederhana dan bisa digunakan untuk beragam sumber audio seperti: komputer, TV, MP4 player, DVD player, dll.

Salah satu contoh speaker aktif sistem 2.1 di pasaran yang dilengkapi dengan Box Subwoofer tipe ported adalah Altec Lansing VS 4621, silakan simak pembahasannya dengan klik DISINI.

Oke, kembali ke topik……  inilah Spesifikasi speaker Subwoofer yang saya gunakan:  Bossini 6 1/2 inch BS-6522 Max Power 200 W impedance 4 ohms Double coil high performance.
spesifikasi Power amplifier: 150 W OCL amplifier
spesifikasi Filter Subwoofer: Filter subwoofer dengan 20 – 75 Hz Frequency control.


——00——

kunjungi juga posting & link menarik lainnya berikut ini:

>> Survey online ini terbukti membayar saya jutaan Rupiah

>> Membuat Powerbank yang Simpel & Tipis (Slim Design)

>> Cara efisien merubah tegangan 12 Volt ke 5 Volt

>> Membuat Powerbank dengan baterai Smartphone

>> Powerbank Samsung 25000mAh ini asli atau palsu?

>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt

>> DIY homemade portable speaker for gadget 

>> Play Game Grid 2 with low end laptops

>> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

>> Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost

Booster, Preamplifier atau penguat sinyal, mungkin masyarakat sudah banyak yang kenal terutama untuk Booster TV. biasanya banyak yang kurang puas kalau antena TV nya tidak dilengkapi dengan Booster.

bagi yang suka eksperimen atau hobby elektronika, silakan coba saja proyek elektronika yang satu ini. rangkaiannya tidak terlalu rumit. lumayan kalau jadi kan bisa dimanfaatkan untuk antenna TV UHF di rumah.

UHF antena booster ini dapat digunakan untuk tujuan penerimaan yang lebih baik, terutama jika Anda jauh dari stasiun TV / pemancar relay.   booster antena UHF ini bekerja di kisaran 400-850 MHz.
Berikut ini adalah diagram rangkaian booster antena UHF:

Rangkaian hanya menggunakan satu transistor, dengan penguatan antara 10 hingga 15 dB, cukup lumayan untuk banyak situasi.
Bagian paling penting adalah bahwa sirkuit transistor harus terlindung dari sirkuit input, seperti ditunjukkan dalam diagram skematik oleh garis putus-putus (metal shield/pelindung logam). hal ini bertujuan untuk menghindari interferensi.
rangkaian ini dicatu dari power supply yang terpisah melalui kabel sinyal (sistemnya mirip dengan booster UHF yang dijual ditoko, yaitu power supply diletakkan di dalam rumah atau di dekat TV ),  karena rangkaian booster ini harus sedekat mungkin dengan antena. Hal ini sangat penting karena amplifier harus memperkuat sinyal yang diperoleh oleh antena, bukan noise yang ditangkap oleh antara kabel antena dan rangkaian.
Antena dan rangkaian booster dapat dipasang di atas atap rumah Anda. 75 ohm Panjang kabel koaksial dapat digunakan dari output rangkaian booster ini ke unit power supply yang berada dekat dengan TV.

konstruksi power supply sangat sederhana, digunakan sebuah induktor 50-100 uh atau RF choke antara kabel output dan catu daya.
kapasitor keramik kecil 100pF digunakan untuk memblokir tegangan DC dari power supply. Sesuaikan P1 untuk mendapatkan penerimaan yang terbaik, dan hal ini untuk mengatur konsumsi arus saat digunakan yaitu sekitar 5-15 mA.

catatan:

tipe transistor yang disarankan disini adalah transistor 2SC3358, tetapi apabila susah didapat maka bisa diganti dengan yang tipe 2SC3355. biasanya tipe 2SC3358 mempunyai penguatan yang lebih bagus dari 2SC3355.

silakan kunjungi artikel-artikel saya lainnya:

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> 8 tips menghemat tagihan listrik

>> Air terjun Niagara, kawasan alami yang menyehatkan

>> 10 manfaat buah semangka untuk kesehatan

>> Membuat sendiri antenna UHF tipe Helical

>> Istilah Populer pada Notebook: Centrino, Core Duo, Core 2 Duo, Dual core, Celeron

>> Bukti pasif income dari menulis di situs Triond


 

silakan kunjungi artikel-artikel saya lainnya:

>> Cara membuat adaptor, power supply, charger handphone (gadget)

>> Bukti pasif income dari menulis di situs Triond

>> Cara mudah membuat banner untuk blog dan promosi

>> How to Select Right Diode for AC Adapter?

>> 8 tips menghemat tagihan listrik

 

 

Rangkaian atau skema Pemancar FM yang beredar di internet memang banyak sekali, umumnya di tujukan untuk keperluan edukasi dan hobby elektronika. Dahulu di era tahun 90an, di kampung saya merebak radio komunikasi dengan jalur FM, bahkan diantaranya bisa menjangkau jarak sampai puluhan kilometer. kalau sekarang kebanyakan sudah berpindah ke jalur ke VHF (2 meter band). berikut ini saya tampilkan beberapa skema rangkaian pemancar FM dari yang sederhana sampai dengan yang medium. tipe pemancar Fm yang sangat sederhana biasa digunakan untuk home monitor, hobbi merakit kit elektronika dan FM wireless mic, atau bisa dikombinasikan dengan “VHF power amplifier” agar mempunyai daya yang lebih besar dan jarak jangkau yang lebih jauh.  artikel saya tentang “VHF power amplifier” bisa dilihat dengan klik DISINI.

1.posting “rangkaian FM wireless mic” bisa dilihat DISINI.

2.pemancar FM dengan 1 transistor BC547, postingnya bisa dilihat dengan klik di link INI.

3.kalau yang satu ini rangkaian Pemancar FM 1 Watt, silakan klik di Link  INI.

4.Walky talky FM oleh Pradeep G. bisa digunakan untuk komunikasi 2 arah jarak dekat pada jalur FM, sebaiknya gunakan di frekuensi yang kosong.

5.Pemancar FM 12 Watt oleh Dwi Hartanto bisa download secara gratis PDF nya. bagian I klik DISINI,  bagian II klik DISINI, bagian III klik DISINI

6.Pemancar FM stereo. posting lengkapnya bisa dilihat dengan klik DISINI.

————00———–

kalau sempat, silakan kunjungi blog saya lainnya yaitu:

iconptc.blogspot.com

dan kunjungi juga artikel-artikel tulisan saya lainnya berikut ini:

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> 3 Transistor Mini Amplifier for Tuner or Simple Receiver

>> Mini Amplifier with Lm386

>> Simple Stereo Amplifier Lm 379 with Bass Boost

>> Radio Fm Antennas for Best Reception

>> Uhf Dipole Antenna Easy to Built

>> Fm Antenna Diy with Booster Version One

>> My Old Phone Se T610

>> Why I Am Happy Using Facebook?

>> Farthest Object That Can be Seen by The Naked Eye