Mengenal Objek Antariksa: Komet

March 25, 2011

Planet-planet dan bulan adalah anggota keluarga yang sering terlihat di Tata Surya, tetapi sebenarnya ada benda lainnya yang juga mengorbit Matahari. Komet, meteorid, dan asteroid adalah obyek penting lainnya dalam tata surya. Anda mungkin pernah mendengar tentang komet Halley.  Sebuah komet terdiri dari partikel debu dan batuan beku bercampur dengan air, metana, dan amonia.

Komet Halley

terakhir komet ini terlihat dari Bumi pada tahun 1986. Astronom Inggris Edmund Halley menyadari bahwa penampakan komet yang telah terjadi sekitar setiap 76 tahun ini benar-benar adalah penampakan dari komet yang sama.

Komet ini, yang memakan waktu sekitar 76 tahun untuk mengorbit Matahari, kemudian diberi nama komet Halley.

Awan Oort,  Astronom Jan Oort mengusulkan gagasan bahwa miliaran komet mengelilingi tata surya. Ini merupakan awan komet, disebut Awan Oort, yang terletak di luar orbit Pluto. Oort menyarankan bahwa gravitasi dari Matahari dan bintang-bintang terdekat berinteraksi dengan komet di Awan Oort.

Komet Hale-Bopp

Pada tanggal 23 Juli 1995, dua astronom amatir membuat penemuan yang menarik. Sebuah komet baru, Komet Hale-Bopp, adalah sedang menuju mendekati Matahari.  itu adalah komet paling terang terlihat dari Bumi dalam 20 tahun. Ditunjukkan pada Gambar dibawah, Komet Hale-Bopp yang muncul pada bulan Maret dan April 1997.  gambar dibawah ini adalah foto komet Hale-Bopp yang diambil sesaat setelah matahari tenggelam.

Struktur Komet

Teleskop luar angkasa Hubble dan spacecrafts seperti International cometary Explorer telah mengumpulkan informasi tentang komet. Pada tahun 2006, pesawat ruang angkasa yang disebut Stardust akan kembali ke bumi dengan kapsul berisi sampel debu dari ekor komet. struktur dari sebuah komet yang ditunjukkan pada Gambar dibawah ini:

Ini adalah massa es beku dan batu yang mirip dengan bola salju yang besar dan kotor. Sebagai sebuah komet yang sedang mendekati Matahari, maka Komet berubah. Es air, metana, dan amonia menguap karena panas dari matahari, melepaskan debu dan batuan. Gas-gas dan debu terlihat terang di sekitar inti (bagian padat dari komet) disebut koma . Angin matahari mendorong pada gas dan debu dalam inti, menyebabkan partikel membentuk ekor yang berlawanan dari arah Matahari (menjauhi matahari).  Setelah melakukan perjalanan mengelilingi matahari, sebagian besar es di inti sebuah komet telah menguap. Semua yang tersisa adalah debu dan batu, yang tersebar di seluruh orbit komet.

Silakan kunjungi juga artikel-artikel saya lainnya:

>> Fakta fakta menarik tentang sedekah

>> Indahnya gemerlap bintang di Galaksi Bima Sakti

>> Kumpulan artikel Astronomy & Stargazing

>> How to Login Facebook with Smartphone and Pc Tablet?

>> Ketahui performa dari segala macam prosesor Intel dan AMD

 

One Response to “Mengenal Objek Antariksa: Komet”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s