Kemampuan VGA Radeon HD 6290

September 11, 2012

Netbook dan Laptop (notebook) yang dilengkapi dengan graphics Ati Radeon HD 6290, mempunyai harga yang lebih ekonomis dan terjangkau, di Indonesia harga  berkisar 3 jutaan rupiah atau kurang. walaupun terjangkau, lalu bagaimanakah kemampuan dan kualitas dari VGA Ati Radeon HD 6290 ini? VGA Radeon HD 6290 ini sebenarnya termasuk integrated graphics kelas low, walaupun low end akan tetapi sudah dilengkapi dengan support DirectX 11, Shader 5.

berikut ini penjelasan tentang Radeon HD 6290 sesuai dengan review dan benchmark dari sumber notebookcheck dot net.
AMD Radeon HD 6290 (atau kadang-kadang juga disebut ATI Mobility Radeon HD 6290) adalah kartu grafis terintegrasi yang terdapat di beberapa prosesor netbook platform Ontario (misalnya, prosesor AMD C-60). Hal ini didasarkan pada inti grafis yang sama dengan ATI Mobility Radeon HD 4330 tetapi tanpa memori khusus (VRAM). Selain itu, HD 6290 memiliki prosesor UVD3 video baru. Dibandingkan dengan HD 6250 yang lebih lambat, HD 6290 mempunyai fitur Turbo Core untuk overclock secara otomatis ke 400MHz.

keluarga AMD Brazos Series mempunyai anggota Radeon HD sebagai berikut:
Radeon HD 6250 pipelines 80 unified @ 280MHz
Radeon HD 6290 pipelines 80 unified @ 280MHz – 400MHz
Radeon HD 6310 pipelines 80 unified @ 500MHz
Radeon HD 7310 pipelines 80 unified @ 500MHz
Radeon HD 6320 pipelines 80 unified @ 500MHz – 600MHz
Radeon HD 7340 pipelines 80 unified @ 523MHz – 680MHz

Kinerja 3D HD 6290 terletak di kelas low end, di atas level kartu grafis chipset terintegrasi dari chipset 880M (misalnya Radeon HD 4250).  Karena prosesornya lambat, kemampuan untuk memainkan game sangat terbatas.
Hanya game lama dan mempunyai grafik rendah dapat dijalankan dengan lancar dalam setting low sampai medium, (misalnya Half Life 2). Bahkan game seperti Trackmania Nations akan sangat lancar jika dimainkan dalam detail rendah. Namun, jika dibandingkan dengan kartu grafis terintegrasi di prosesor Atom (GMA 3150), HD 6290 jelas lebih menang performanya.

Benchmark:

3DMark 06 rata-rata 1596 poin.
The Elder Scrolls V: Skyrim (2011) low 8 fps.
Fifa 12 (2011) low 18 fps, medium 11 fps.
F1 2011 (2011) medium 12 fps.
Dirt 3 (2011) low 15 fps medium 12 fps
Call of Duty: Black Ops (2010) low 6 fps, medium 5 fps
Fifa 11 (2010) low 38 fps, ultra 13 fps
Mafia 2 (2010) low 5 fps, medium 4,8 fps, high 4,6 fps
Battlefield: Bad Company 2 (2010) low 9 fps medium 7,2 fps
Trackmania Nations Forever (2008) low 30 fps, high 8 fps
Call of Duty 4 – Modern Warfare (2007): Playable low setting
World of Warcraft (2005) low 47 fps, medium 23 fps

Decoder UVD3 video yang ada memungkinkan untuk decoding video HD menggunakan kartu grafis. Hal ini memungkinkan decoding paralel dari dua MPEG2, H.264 dan VC-1 dan karena itu kompatibel untuk BD-Live. Selain itu, UVD3 baru juga mendukung DivX, Xvid dan MPEG4 Part 2 decoding. Blu-Ray 3D melalui MCV (Multiview Video Coding) dari UVD3 ini tidak didukung karena kekuatan pemrosesan yang rendah. Konsumsi daya dari HD 6290 cukup rendah dikarenakan graphics integrated terintegrasi dalam prosesor. Prosesor secara keseluruhan mengandung bagian northbridge, sebuah controller memori dan GPU ditentukan dengan 9 Watt TDP.

spesifikasi
Codename Zacate
Architecture Terascale 2
Pipelines 80 – unified
Core Speed * 280 – 400 MHz
Shader Speed * 280 – 400 MHz
Shared Memory yes
DirectX DirectX 11, Shader 5.0
technology 40 nm
Features DirectX 11, UVD3, Turbo Core 400MHz

—00—

silakan kunjungi juga posting dan link menarik lainnya berikut ini:

>> Blur Game PC Gameplay Radeon HD 6320

>> Iconptc (ini juga salah satu blog yang saya punyai)

>> Game Battlefield 2142 Verdun with SweetFX

>> Kenapa laptop cepat panas?

>> Test kecepatan Flash Disk dengan Check Flash

>> AMD E350 is Not Enough for Serious Gaming

>> Aneka info Strawberry (Stroberi)

>> Kumpulan artikel tentang kesehatan

>> Manfaat buah manggis untuk kesehatan

Advertisements

Belum lama ini, kakak saya baru saja membeli sebuah laptop baru merk Byon yang bisa dibilang cukup murah, hanya 3 jutaan saja.  laptop kepunyaan kakak saya itu adalah Byon type M8341, dengan prosesor Intel® Pentium® Dual-Core P6200 (@ 2.13 GHz, Cache 3 MB) DDR3 2GB / HDD 500 GB dan kakak saya membelinya dengan harga sekitar Rp.3300000,-
sebenarnya seri Byon M8341 ini mempunyai banyak varian, yang membedakan di tiap varian adalah di bagian prosesor-nya. setiap varian juga mempunyai harga sendiri yang berbeda satu dengan yang lainnya. teknologi yang diusung juga tergolong baru. saya sendiri juga sempat mencoba laptop ini, dan saya cukup terkesan karena walaupun murah tapi tidak murahan.

Byon juga menurut saya termasuk merk laptop yang cukup punya kualitas, lihat saja spesifikasinya:
untuk layar sudah mendukung HD 14″ WXGA LED
prosesor Pentium dual core generasi baru (seri P) dengan performa setara dengan Intel Core 2 duo, yang masih termasuk prosesor kelas mainstream.
memori RAM sudah memakai DDR3 dan bisa diekspansi Up to 8GB
fitur tambahan juga komplet; webcam, Bluetooth, Wifi, Card reader, DVD±RW.
kelemahan laptop ini mungkin hanya di graphics device-nya, karena masih memakai integrated yaitu Intel HD sehingga kemampuannya kurang jika digunakan untuk bermain game ataupun editing grafik/video.
silakan simak kemampuan grafis intel HD secara detail dalam posting saya dengan klik DISINI.

 

laptop tersebut saat ini dijalankan dengan OS Windows 7 Professional (OS tidak termasuk dalam penjualan laptop Byon seri M8341 ini).
kinerja laptop ini lumayan responsif, walaupun banyak widget yang dipasang tapi secara umum saya tidak merasakan laptop ini lelet.
tapi jika aplikasi background yang terlalu banyak yang aktif bisa memperlambat waktu start up, sebaiknya kurangi software yang tidak terlalu dibutuhkan di setting msconfig. khusus untuk kinerja multimedia semisal memainkan video HD, saya rasa laptop ini sudah mumpuni. sedangkan untuk demanding game masih bisa, tetapi dengan setting low atau medium.
silakan simak kemampuan grafis intel HD untuk bermain game secara detail dalam posting saya dengan klik DISINI.

kesimpulan:
dengan harga 3 jutaan dan layar sudah 14 inch, laptop ini  bisa saya sebut sebagai laptop murah. saya rasa tak rugi untuk memilih laptop ini untuk keperluan office dan memainkan multimedia. karena spesifikasi hardware-nya bisa dibilang baru. performa dan kelas secara keseluruhan adalah bisa digolongkan laptop kelas mainstream karena pemilihan hardware prosesor dan graphics nya juga ada di kelas mainstream. untuk memaksimalkan kemampuan laptop ini, maka pasanglah RAM minimal 2 GB (Windows 7) atau minimal 1 GB (Windows XP).

spesifikasi
Intel Pentium P6200 (@ 2.13 GHz, Cache 3 MB), 14 inch HD LED, DVD RW, Intel HD graphihcs (up to 752 MB)
Webcam, Card reader, Bluetooth, Wifi
Interface Provided 3x USB 2.0 , 1 x HDMI , 1x e-SATA
kelengkapan: tas, CD driver, manual book, adapter
kisaran harga
dengan DDR3 1GB / HDD 320 GB Rp.3200000,-
dengan DDR3 2GB / HDD 500 GB Rp.3300000,-

—–00—–

silakan kunjungi juga artikel-artikel tulisan saya lainnya berikut ini:

>> Sudah $82.06 saya dapat dari Triond

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> Creating Home Theater Surround Sound for Your Computer

>> Bersih-bersih Windows dengan antivirus update terbaru

>> Perbanyakan bibit Strawberry lewat stolon

>> Review: Headset Keenion Kdm-219 Value But Powerfull

>> 10 Reasons Why The Tablet PC Become Popular

saya tidak membahas tentang netbook di posting ini, karena secara umum spesifikasi netbook adalah low end yang ditujukan untuk meningkatkan performa baterai/mobilitas. bukankah browsing (internetan) dan office sudah cukup dipenuhi dengan spesifikasi low end?
dikarenan fungsi khusus yang ada pada netbook (baca:untuk internetan), maka netbook dapat dikatakan berbeda platform dengan laptop (notebook).
untuk laptop (notebook) pemilihan hardwarenya didesain berdasarkan fungsi utamanya apakah digunakan untuk Office, mobile, bisnis, presentasi, multimedia, browsing, game, atau editing dan grafis? sehingga secara umum ada 3 penggolongan laptop berdasarkan spesifikasi dan kinerjanya yaitu:

Laptop low-end

– prosesor kelas low end, low budget (laptop murah) dan biasanya juga ultra low voltage
– kapasitas RAM terisi biasanya antara 256 MB sampai 1 GB
– ukuran layar 13 atau 14 inch wide.
– hanya cocok digunakan untuk office dan browsing
– hard disk low performance dan kapasitas kecil
– baterai tahan lama (bisa sampai 4 jam lebih)
– integrated graphics card dengan shared memory, kurang mendukung untuk video HD dan aplikasi 3D.

laptop mid-end

– prosesor kelas mid-end
– ukuran layar standard 14 atau 13 inch wide
– kapasitas RAM terisi biasanya antara 1 GB sampai 4 GB
– cocok untuk all around task (game ringan, browsing, video HD, office)
– daya tahan baterai 2 sampai 3 jam
– bisa integrated atau dedicated graphics card dengan kemampuan directX terbaru tetapi dengan clock rendah dan memory terbatas. lancar memainkan game kasual atau game 3D ringan.

laptop high-end

– prosesor kelas high-end, high budget
– ukuran kapasitas HDD cukup besar
– kapasitas RAM terisi biasanya antara 4 GB sampai 12 GB
– ukuran layar lebar dan besar, 14, 15 atau 17 inch wide
– baterai biasanya boros dengan kisaran pemakaian 2 jam atau kurang
– biasanya laptop jenis ini lebih cepat panas bila dibandingkan dengan laptop kelas mid ataupun low.
– dukungan sound premium, misal Dolby Home Theatre, SRS Premium sound, Realtek HD, Intel HD.
– dukungan input, output yang komplet (HDMI, firewire, exspress card)
– cocok untuk heavy game 3D terbaru, editing grafis, video HD, multimedia
– dedicated/discrete graphics card dengan kemampuan directX terbaru dengan clock tinggi dan memory dedicated besar.
selain bisa dengan lancar memainkan game terbaru, biasanya juga masih bisa memainkan 3d game next generation.

——00—–

Kunjungi juga artikel-artikel menarik berikut:

>> Menikmati indahnya langit malam dengan binokular 

>> Netbook si laptop mini 

>> Benarkah gabung di situs Survey online, kita akan dibayar?

>> Manfaat buah Mangga untuk kesehatan

>> Kumpulan artikel komputer, internet, dan software bagus

>> Makan daun kemangi banyak manfaatnya loh 

Buat anda yang punya budget pas-pasan tapi pengen beli laptop (notebook), maka membeli laptop bekas adalah salah satu solusinya. tetapi membeli laptop bekas dibutuhkan kejelian dan kepandaian menawar harga, sehingga kita bisa mendapat laptop yang masih bagus dengan harga yang terjangkau. Saya sudah 5 tahun lebih memegang laptop, dan sudah berkali-kali saya ganti laptop (kebanyakan laptop bekas) karena memang budget saya terbatas.

Anda sebaiknya mencari info terlebih dahulu spek dan merek notebook yang akan anda beli. Ada sedikit tips dari saya sebelum membeli notebook bekas atau second. Semoga artikel ini bisa memberikan sedikit pertimbangan sebelum membeli notebook. Langsung aja kita bahas soal tips mengenai membeli laptop bekas atau second. Berikut hal-hal mendasar yang patut diperhatikan supaya Anda mendapatkan laptop bekas namun masih bagus dan sangat layak digunakan:

  1.  Cek baterainya. Baterai sangat penting digunakan pada saat mobile berpergian, karena itu Anda harus mengecek baterai laptop bekas itu. Normalnya bisa bertahan antara 45 menit-60 menit dengan pemakaian ketik, baca dan mendengarkan musik. Cek Wifi, bluetooth, webcam dan card reader. Jika ada, tidak ada salahnya mengecek fitur standar laptop ini.
  2. Pertimbangan budget (dana yang tersedia). pertimbangkan antara kebutuhan dengan dana yang tersedia. contoh: apakah perlu membeli “laptop gaming” jika hanya digunakan untuk mengetik dan membuat dokumen Office? ini perlu karena bila sudah cocok dengan notebook tertentu, tapi dananya gak cukup kan jadi kecewa.
  3. Perhatikan bentuk fisiknya. silakan periksa casis, layar laptop dan keyboard atau touchpad. Jika keadaan dari ketiga komponen tersebut masih baik dan bagus berarti laptopnya sama pemilik pendahulunya dirawat dengan baik. Lihat casing laptop. Casing yang baret/ tergores menunjukkan laptop tersebut kurang dirawat. Tentunya hal ini mempengaruhi bagian dalamnya. Apalagi bila sampai retak berarti laptop tersebut sudah pernah jatuh. Lihat layarnya. Apakah ada goresan yang parah, adakah pixel yang mati. Karena layar pada laptop merupakan bagian yang mahal harganya jika rusak. Lihat keyboardnya. Keyboard untuk mengetik juga tidak kalah pentingnya, harganya pun lumayan mahal. Karena itu perlu di cek satu persatu apakah masih berfungsi. Demikian juga dengan tombol fungsi (FN ) dan tombol- tombol shortcut lainnya.
  4. Perhatikan Masalah komponen internal dalam laptop seperti Prosessor , RAM Memori, Kapasitas Harddisk, Baterai. Disini lebih baiknya anda memilih prosessor pentium core 2 duo atau setara, karena aplikasi-aplikasi modern membutuhkan prosesor yang tangguh dan performa tinggi.
  5. Sebagai pertimbangan bisa tanya-tanya dulu silakan bertanya dengan teman, saudara atau tetangga yang sudah lama kenal laptop. hal yang bisa anda tanyakan: merek apa yang paling awet, baterai tahan lama atau tidak, dan trouble-trouble hardwarenya.
  6. Di beberapa toko komputer juga menjual laptop bekas. utamakan untuk membeli di toko komputer yang menjual laptop bekas, karena biasanya mereka juga memberi garansi, tetapi untuk mendapat harga yang sesuai maka anda harus pandai dalam menawar harganya.
  7. Pikirkan dulu sebelum membeli laptop bekas keuntungan dan kerugiannya . Nah mungkin cukup itu aja tips dan trik membeli laptop bekas tapi kualitas bagus. pertimbangkan untuk memilih merk branded seperti Dell, IBM, atau Sony. biasanya merk terkenal lebih terjamin kualitasnya. Selanjutnya semuanya saya serahkan kepada anda.

—-00—-

Silakan kunjungi juga blog saya lainnya:

>> iconptc.blogspot.com

Kunjungi juga artikel-artikel menarik berikut:

>> Mencari tambahan penghasilan lewat survey di internet

>> Internet murah dengan paket internet Three 

>> Daftar VGA untuk Game dan DirectX yang disupport 

>> Kepopuleran Netbook akan dikalahkan PC tablet 

>> Mengetahui performa aneka macam prosesor (pentium, Celeron, dual core, core 2 duo, turion, athlon) 

bagi yang suka mengikuti perkembangan notebook atau laptop, pasti kenal dengan istilah istilah semacam: Centrino, Core Duo, Core 2 Duo, Dual core, Celeron, dll. nah bagi yang belum tahu artinya istilah-istilah tersebut, silakan aja simak penjelasannya di bawah ini.

Berikut adalah deskripsi singkat makna umum istilah-istilah teknis yang diusung sebuah notebook.

Centrino: Centrino merupakan platform yang diperkenalkan oleh Intel pada tahun 2003. Platform Centrino berarti mengguna- kan tiga komponen mobile utama Intel yang telah diuji kompatibilitasnya. Komponen umum Centrino adalah, prosesor mobile Intel, chipset Intel, serta modul wireless Intel. Notebook tanpa label Centrino belum tentu hadir tanpa wireless dan memiliki kinerja yang buruk. Hanya saja, label Centrino menjamin bahwa kinerja tiga komponen tersebut tidak akan menyebabkan konflik dalam penggunaannya.

Core Duo: Core Duo merupakan penerus resmi dari prosesor Pentium M yang tergabung dalam platform Centrino generasi pertama. Core Duo secara teknis merupakan penggabungan dua prosesor Pentium M. Alhasil, potensi kinerja maksimal Core Duo mendekati 15% dibandingkan dengan Pentium M dengan kecepatan yang sama.

Core 2 Duo: Seiring dengan perkembangan teknologi, Intel memperbarui prosesor mobile terbarunya dengan produk Core 2 Duo. Perbedaan antara Core 2 Duo dengan Core Duo cukup signifikan, terutama dengan penyertaan dukungan 64-bit pada Core 2 Duo. Intel menyatakan bahwa kinerja Core Duo berbanding dengan Core 2 Duo pada kecepatan yang sama mencapai 20%. Meskipun pada pengujian-pengujian yang telah CHIP lakukan, perbedaan kinerja pada kecepatan yang sama bervariasi dengan ambang tesngah sekitar 15%.

Discreet graphics: Istilah ini diberikan kepada notebook yang memiliki GPU serta memori GPU terdedikasi. Hasilnya, kemampuan olah grafis pada notebook dengan discreet graphics lebih tinggi dibanding notebook dengan graphics card terintegrasi seperti Intel GMA maupun SIS.

Pentium Dual Core: Akhir-akhir ini banyak sekali merek notebook yang memperkenalkan prosesor Pentium Dual Core. Jangan keliru menyebut prosesor Pentium Dual Core dengan prosesor Core Duo. Secara teknis, Pentium Dual Core adalah turunan dari Core Duo, dengan spesifikasi teknis yang sama kecuali dengan L2 Cache 1 Megabyte. Perlu dicatat bahwa kinerja prosesor akhir-akhir ini umumnya didikte pada kecepatan FSB serta besaran L2 Cache. Alhasil, kinerja Pentium Dual Core sedikit berada di bawah prosesor Core Duo pada kecepatan yang sama.

Celeron: Identik dengan dana terbatas, prosesor entry level dari Intel sekilas mengusung stigma memiliki kinerja yang rendah. Akan tetapi, tidak begitu kenyataannya. Berbasis arsitektur Core 2 Duo, Celeron memiliki kinerja potensial yang cukup tinggi, terutama Celeron seri 4xx pada notebook. Dengan FSB 200 Mhz serta L2 Cache sebesar 512 Kilobyte, wajar saja bila Celeron mobile tidak memiliki kinerja ekstra tinggi. Namun, berkat efisiensi arsitektur, Celeron mobile sudah cukup untuk mengerjakan aplikasi edit dokumen dengan baik serta memroses file multimedia seperti video kualitas DVD.

Turion: Intel bukan satu-satunya produsen prosesor untuk notebook, masih ada AMD dengan produk prosesor Turion-nya. Tawaran prosesor dari AMD ini memang tidak semenarik tawaran notebook dengan prosesor Intel berbasis Core 2 Duo. Akan tetapi, kinerjanya sudah hampir setara dengan Core Duo. Salah satu keunggulan dari Turion 64 X2 adalah sudah mendukung arsitektur 64-bit, sesuatu yang tak dimiliki prosesor mobile Intel selain jajaran prosesor Core 2 Duo. Perbedaan arsitektur yang mendasar antara Turion dengan Core 2 Duo terpaksa menempatkan prosesor tawaran AMD tersebut sebagai produk entry level meskipun memiliki clock speed yang tinggi. Meskipun begitu, karena memiliki kinerja serupa dengan Core Duo, notebook Turion 64 X2 masih cocok digunakan sebagai teman bermain dan bekerja di perjalanan, terutama bila dibarengi dengan banderol harga yang terjangkau.

Linux: Sistem operasi bebas biaya yang sedang populer akhir-akhir ini sebagai sistem operasi alternatif yang tepat guna. Adaptasi sistem operasi ini cenderung lama karena dahulu belum tersedianya aplikasi-aplikasi umum yang terdapat pada sistem operasi terpopuler di dunia, Windows. Perkembangan Linux yang sangat cepat berkat kontribusi komunitas telah mengangkat derajat Linux hampir setara dengan sistem operasi Windows sekarang ini. Sayangnya, software spesifik seperti program akunting dan program penghitung statistik masih belum tersedia pada Linux.

Windows: Sistem operasi berbayar yang terpopuler di dunia ini memang pantas menyandang gelar tersebut. Kontroversi keamanan Windows yang kerap dijadikan olokan para kompetitornya bukanlah sebuah hal yang perlu dikhawatirkan. Pihak Microsoft sendiri secara agresif memberikan update-update dengan interval yang cukup dekat sehinga meminimalkan serangan hacker maupun kerusakan sistem lainnya.

silakan juga simak artikel-artikel saya lainnya:

Convert Your Office Laptop Into Laptop For Gaming

Make Your Own External Battery for Laptops

Fix a Dead Laptop Based From my Experience

Digital Libraries Google Touches Media Magazine

Optimize Your Netbook With This Netbook Tips

Beberapa hari yang lalu laptop saya mati dengan sendirinya setelah saya main game 3D, salah satu penyebab laptop mati total adalah kerusakan yang diakibatkan panas berlebihan pada laptop dan berlangsung pada jangka waktu yang lama. mengapa laptop bisa cepat panas? silakan simak pada posting saya —> Kenapa laptop cepat panas?

setelah itu saya coba hidupkan kembali laptop tersebut tapi tak ada respon, laptop saya mati total. layar, lampu indikator mati dan tidak ada suara kipas prosesor. sejenak saya sempat panik, jangan-jangan laptop saya rusak untuk selamanya, tapi kemudian saya berharap bahwa laptop saya bisa dihidupkan kembali, dengan anggapan saya waktu itu bahwa yang rusak itu bagian power motherboard laptop. malam harinya laptop saya bongkar, dan adaptor saya test ternyata masih berfungsi. yang agak rumit adalah melepas baut sekrup yang ada di laptop karena jumlahnya banyak, variatif dan kadang tempatnya agak terselip diantara komponen-komponen motherboard, sehingga tidak terlihat mata.

sebelum membongkar laptop, saya menyiapkan beberapa alat yaitu: Tang, satu set aneka obeng, lampu motor dan kabel (pengganti multitester karena multitester yang sering saya gunakan sedang rusak).

memperbaiki laptop mati total 1saya mulai dengan membongkar sekrup di bagian bawah laptop kemudian membuka penutup keyboard, melepas keyboard dan kabelnya, melepas heatsink prosesor dan kipasnya, melepas kabel touch pad, melepas DVD ROM dan hard disk, melepas RAM dan WIFI, mencabut kabel layar, kemudian melepas sekrup mainboard. ada dua sekrup yang cukup unik, untuk membukanya saya menggunakan tang. sekrup itu adalah sekrup port monitor eksternal di bagian belakang laptop.

memperbaiki laptop mati total 2

kemudian setelah mainboardnya berhasil terlepas, saya bersihkan debu-debu yang menempel agar komponen dan solderannya bisa terlihat. saya berharap bisa menemukan komponen yang terbakar, tapi ternyata tidak ada dan semua komponen terlihat normal. kemudian saya lihat di bagian bawah motherboard untuk melihat solderan komponen dan jalur perkawatan, ternyata saya melihat di bagian solderan jack power motherboard timahnya sudah aus (saya menduga penyebabnya adalah overheating, karena beberapa hari belakangan sering saya gunakan untuk main game) setelah saya cek ternyata benar arusnya tidak masuk di bagian ini, padahal jack power dari adaptor sudah saya masukkan.

kemudian bagian itu saya kerok pake silet sebelum saya solder kembali, lalu setelah saya solder, motherboard saya tes dengan mencolokkan dengan adaptor dan ketika saya tekan tombol power, Alhamdulillah lampu indikatornya menyala kembali. saya cukup lega karena laptop saya bukan chipset motherbardnya yang rusak.

setelah yakin motherboard normal, saya mulai merakit kembali. kemudian saya mencoba menghidupkan dengan layar, RAM dan hard disk dalam keadaan terpasang. ternyata normal bisa jalan kembali tetapi BIOS harus disetting ulang, tidak bisa langsung booting. saat membongkar laptop, saya sempat pula melepas baterai BIOSnya sehingga setting BIOS kembali ke default. saya sarankan baterai BIOS dan processor tak usah dilepas, biarkan menempel dengan mainboardnya.

untuk kasus lainya mungkin problemnya bisa bermacam-macam. saya menulis ini dengan harapan bisa digunakan untuk referensi bagi anda-anda yang mungkin laptopnya bermasalah yaitu mati total.

——00——

silakan kunjungi juga posting dan link menarik lainnya berikut ini:

> Survey online yg sdh membayar saya jutaan Rupiah

> Membuat baterai eksternal laptop versi 2

> Play Game Grid 2 with low end laptops

> Pengalamanku beli online jam tangan di Ebay

> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt

> 10 Most Beautiful Island in Indonesia

> Spesifikasi Android untuk main game Clash of Clans

> 10 Awesome Health Benefits of Bananas

> Membersihkan Windows dari Virus dengan Antivirus terupdate